Posts made by Dafa Habiburohman

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Video -1

by Dafa Habiburohman -
Nama : Dafa Habiburohman
NPM : 2315031016

Pidato Soekarno pada hari lahir Pancasila menyajikan visi kuat tentang pentingnya Pancasila sebagai dasar ideologi dan panduan utama bagi bangsa Indonesia. Dalam pidatonya, Soekarno menekankan bagaimana Pancasila menjadi pondasi yang menyatukan berbagai elemen bangsa - dari agama, suku, hingga budaya - di bawah bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menggarisbawahi pentingnya persatuan dan kesatuan, menunjukkan kebutuhan akan kerjasama dan toleransi di tengah keberagaman. Pidato tersebut juga mencerminkan semangat anti-kolonialisme dan kemandirian yang menjadi ciri khas kepemimpinan Soekarno, menggambarkan Pancasila sebagai alat pemersatu dan penuntun bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri. Secara keseluruhan, pidato itu menegaskan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar Pancasila yang menjadi identitas dan perekat bangsa Indonesia.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Soal

by Dafa Habiburohman -
Nama : Dafa Habiburohman
NPM : 2315031016

A. Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab : 
  • Dalam konteks pandemi COVID-19, sikap gotong royong dapat diwujudkan melalui berbagai cara, seperti membantu tetangga yang membutuhkan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial untuk mendukung yang terkena dampak, dan mematuhi protokol kesehatan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Gotong royong juga dapat berarti berbagi sumber daya dan informasi, serta mendukung usaha-usaha lokal. Ini mencerminkan semangat kolektivitas dan saling peduli, yang merupakan inti dari gotong royong.

B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawab : 
  • Untuk menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar dan menciptakan keharmonisan, langkah-langkah yang bisa diambil termasuk menghargai dan merayakan perbedaan budaya, agama, dan etnis. Ini bisa dilakukan dengan mengadakan acara komunal yang inklusif, menjalankan dialog antarbudaya, dan membangun pemahaman serta empati terhadap orang lain. Penting juga untuk aktif dalam kegiatan sosial dan komunitas, membangun jaringan kerjasama antar warga, dan menyuarakan toleransi serta persatuan.

C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara!
Jawab :
  • Setiap kelompok, bangsa, atau negara memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasionalnya. Nilai-nilai ini mencerminkan prinsip-prinsip inti yang mengarahkan cara hidup, berinteraksi, dan mengambil keputusan dalam komunitas tersebut. Untuk Indonesia, Pancasila adalah fondasi nilai dan identitas nasional yang meliputi kepercayaan pada Tuhan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai ini mengorientasikan sikap dan perilaku masyarakat serta kebijakan pemerintah.

D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab : 
  • Sikap para pendiri bangsa dalam menanggapi tuntutan perubahan rumusan Pancasila, khususnya terkait dengan aspek Ketuhanan, menunjukkan kebijaksanaan, kearifan, dan semangat inklusivitas. Mereka berupaya menciptakan fondasi negara yang mewadahi keragaman agama dan keyakinan di Indonesia. Ini berkorelasi dengan sikap yang harus kita miliki saat ini, yaitu sikap inklusivitas, toleransi, dan saling menghargai antar umat beragama dan kepercayaan. Dalam konteks modern, ini juga menekankan pentingnya mempertahankan kerukunan dan kesatuan di tengah keragaman, serta menghindari diskriminasi atas dasar agama atau kepercayaan.



Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Soal

by Dafa Habiburohman -
Nama : Dafa Habiburohman
NPM : 2315031016

1. Apakah hubungannya Pendidikan Pancasila dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dan bagaimana urgensinya bagi mahasiswa atau generasi muda?
Jawab : 
  • Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas nasional mahasiswa sebagai generasi muda. Ini menjadi penting karena Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi bangsa Indonesia. Dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, menghargai pluralisme, dan mempraktikkan demokrasi yang sehat. Pendidikan Pancasila juga mempersiapkan generasi muda untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab, memiliki sikap nasionalisme yang kuat, serta mengerti tentang hak dan kewajibannya dalam masyarakat dan negara. Dalam konteks globalisasi dan tantangan modern, pemahaman Pancasila membantu mahasiswa untuk tetap mempertahankan identitas nasional sambil beradaptasi dengan perubahan global.

2. Apakah hal yang paling pokok untuk dipelajari dari pendidikan Pancasila dalam menghadapi perubahan dan manfaatnya dalam menghadapi masa depan?
Jawab : 
  • Hal yang paling pokok yang perlu dipelajari dari pendidikan Pancasila adalah pemahaman mendalam tentang kelima sila Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Mahasiswa perlu memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam berinteraksi dengan beragam latar belakang budaya dan kepercayaan di Indonesia. Pendidikan Pancasila juga membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk berpikir kritis, bertindak adil, dan menghormati keberagaman. Ini penting dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan politik, serta dalam mengantisipasi tantangan masa depan seperti intoleransi, radikalisme, dan isu-isu global lainnya. Dengan nilai-nilai Pancasila, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang positif dan konstruktif.

3. Jelaskan apa sajakah yang menjadi  faktor penghambat dan penunjang diberlakukannya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi!
Jawab : 
  • Faktor Penghambat : Kurangnya pemahaman atau minat mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, metode pengajaran yang kurang menarik atau terlalu teoretis, serta kurangnya aplikasi praktis nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kampus dan masyarakat. Selain itu, tantangan dari pengaruh globalisasi dan teknologi yang mungkin memudarkan nilai-nilai lokal dan nasional.
  • Faktor Penunjang: Penggunaan metode pengajaran yang inovatif dan interaktif, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kegiatan kampus, dukungan dari lembaga pendidikan dan pemerintah, serta kesadaran dan minat yang tinggi dari mahasiswa untuk mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

4. Bagaimanakah yang dimaksud dengan relasi antara pendidikan Pancasila dengan program studi/jurusan anda dan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa?
Jawab : 
  • Pendidikan Pancasila berperan dalam memperkuat karakter dan identitas nasional mahasiswa, tidak tergantung pada program studi/jurusan mereka. Setiap program studi, baik itu sains, sosial, teknik, maupun lainnya, dapat mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulumnya. Ini membantu mahasiswa mengembangkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan prinsip-prinsip Pancasila dalam konteks profesional mereka. Relasi ini penting untuk mencapai tujuan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu dengan membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan etika yang kuat, yang merupakan landasan untuk pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Diskusi Kisah Inspiratif

by Dafa Habiburohman -
Nama : Dafa Habiburohman
NPM : 2315031016

Kesimpulan dari kisah tersebut adalah tentang pentingnya integritas dan kejujuran, bahkan dalam situasi yang menantang secara pribadi. Kisah ini menyoroti bagaimana Drs. Mohammad Hatta, wakil presiden pertama Indonesia dan proklamator kemerdekaan, memegang teguh prinsip-prinsip etika. Meskipun beliau dan istrinya sama-sama menabung untuk memenuhi keinginan pribadi mereka, mereka menghadapi kekecewaan ketika kebijakan pemerintah mengurangi nilai tabungan mereka. Pak Hatta tetap taat pada prinsip tidak membocorkan informasi rahasia negara, bahkan ketika hal tersebut berdampak langsung pada kehidupan pribadinya, menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap tanggung jawab sebagai pemimpin negara. Kisah ini mencerminkan integritas tinggi dan pengorbanan pribadi demi menjaga kepentingan yang lebih besar.

Pancasila Elektro D 23 -> Forum Analisis Video

by Dafa Habiburohman -
Nama : Dafa Habiburohman
NPM : 2315031016

Video tersebut membahas tentang hubungan antara Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai rumusan etika yang penting dalam perkembangan IPTEK .

Salah satu sila Pancasila yang disoroti dalam teks adalah Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila ini mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, di mana setiap ilmuan memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK, menghormati kebebasan orang lain, dan terbuka untuk dikritik .

Selain itu, Sila Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia juga dianggap penting dalam pengembangan IPTEK. Pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, baik dalam hubungan dengan diri sendiri, manusia lain, masyarakat, bangsa, negara, maupun alam lingkungan.

Dalam konteks pengembangan IPTEK, Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa juga dianggap penting karena menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, serta mempertimbangkan maksud dan akibatnya terhadap manusia dan lingkungannya.

Selain itu, Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab memberikan dasar moralitas bahwa pengembangan IPTEK harus bersikap beradab dan bermoral.

Terakhir, Sila Persatuan Indonesia juga dianggap penting dalam konteks pengembangan IPTEK, karena pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa, serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.