Nama:Putri Ayu Bestari
NPM:2313053177
Kelas:3F
A. Identitas jurnal
- Nama Jurnal: Jurnal Ilmiah
- Judul jurnal: PENERAPAN MODEL MORAL REASONING UNTUK MENINGKATKAN KEBERANIAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DAN MENGAMBIL KEPUTUSAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS VIII SMP NU NURUL HUDA PAKIS KABUPATEN MALANG
- Fakultas: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
NPM:2313053177
Kelas:3F
A. Identitas jurnal
- Nama Jurnal: Jurnal Ilmiah
- Judul jurnal: PENERAPAN MODEL MORAL REASONING UNTUK MENINGKATKAN KEBERANIAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT DAN MENGAMBIL KEPUTUSAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS VIII SMP NU NURUL HUDA PAKIS KABUPATEN MALANG
- Fakultas: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
- Volume: 19
- Nomor: 1
- hal: 74-88
Pada jurnal tersebut yang berjudul penerapan model moral reasoning untuk meningkatkan keberanian mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas Vll SMP NU Nurul Huda Pakis Kabupaten Malang,Jurnal tersebut diteliti dalam menjelaskan hakikat dan pelaksanaan demokrasi di Indonesia kondisi di kelas itu secara akademik memiliki kemampuan baik walaupun latar belakang sosial ekonomi siswa heterogen.Pendekatan reasoning dapat juga berfungsi sebagai alat untuk mendorong siswa dalam berpartisipasi aktif di kelas.
Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, teknik wawancara,teknik dokumentasi, penyajian data juga berupa sekumpulan informasi dari hasil rekaman pembelajaran dan pengamatan yang disusun secara kolaborasi antara peneliti,guru dan siswa sehingga mudah dipahami makna yang terkandung di dalamnya.
Pada penelitian tersebut juga terdapat beberapa prosedur dalam tindakan kelas yang menggunakan tiga siklus dan masing-masing siklus memiliki 4 tahapan yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,observasi tindakan, dan refleksi tindakan.
Pada siklus pertama kemampuan guru dan siswa dalam mengelola kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model moral reasoning masuk dalam kategori kurang, Kemudian pada siklus yang kedua kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar dan menggunakan model moral reasoning masuk dalam kategori cukup, kemudian siklus yang ketiga kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model moral reasoning masuk dalam kategori baik karena cara kualitatif terdapat pada siklus ketiga dengan diadakan perbaikan dan penyempurnaan terhadap hal-hal yang belum banyak diketahui siswa agar membuat hasil yang lebih baik dari siklus sebelumnya.
Oleh karena itu,peningkatan dalam model pembelajaran reasoning sangat dibutuhkan dalam pembelajaran, karena tidak hanya meningkatkan kemampuan diri siswa tapi juga dapat menambah pengalaman belajar mengajar mereka.
- Nomor: 1
- hal: 74-88
Pada jurnal tersebut yang berjudul penerapan model moral reasoning untuk meningkatkan keberanian mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas Vll SMP NU Nurul Huda Pakis Kabupaten Malang,Jurnal tersebut diteliti dalam menjelaskan hakikat dan pelaksanaan demokrasi di Indonesia kondisi di kelas itu secara akademik memiliki kemampuan baik walaupun latar belakang sosial ekonomi siswa heterogen.Pendekatan reasoning dapat juga berfungsi sebagai alat untuk mendorong siswa dalam berpartisipasi aktif di kelas.
Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, teknik wawancara,teknik dokumentasi, penyajian data juga berupa sekumpulan informasi dari hasil rekaman pembelajaran dan pengamatan yang disusun secara kolaborasi antara peneliti,guru dan siswa sehingga mudah dipahami makna yang terkandung di dalamnya.
Pada penelitian tersebut juga terdapat beberapa prosedur dalam tindakan kelas yang menggunakan tiga siklus dan masing-masing siklus memiliki 4 tahapan yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,observasi tindakan, dan refleksi tindakan.
Pada siklus pertama kemampuan guru dan siswa dalam mengelola kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model moral reasoning masuk dalam kategori kurang, Kemudian pada siklus yang kedua kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar dan menggunakan model moral reasoning masuk dalam kategori cukup, kemudian siklus yang ketiga kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model moral reasoning masuk dalam kategori baik karena cara kualitatif terdapat pada siklus ketiga dengan diadakan perbaikan dan penyempurnaan terhadap hal-hal yang belum banyak diketahui siswa agar membuat hasil yang lebih baik dari siklus sebelumnya.
Oleh karena itu,peningkatan dalam model pembelajaran reasoning sangat dibutuhkan dalam pembelajaran, karena tidak hanya meningkatkan kemampuan diri siswa tapi juga dapat menambah pengalaman belajar mengajar mereka.