Nama Riski afriansa
NPM 2315031054
Jurnal ini membahas dampak globalisasi dalam era modern, terutama dalam konteks pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Globalisasi, yang terjadi melalui dimensi ruang dan waktu, mempengaruhi segala aspek kehidupan, termasuk ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya. Teknologi informasi menjadi pendorong utama globalisasi, mempercepat pertukaran informasi secara luas di seluruh dunia. Jurnal juga mencermati perubahan dalam pendidikan, dari tradisional ke modern, terutama akibat kemajuan teknologi. Sementara globalisasi membuka peluang, muncul pertanyaan tentang dampaknya terhadap nilai-nilai budaya dan ideologi, khususnya di Indonesia yang menganut Pancasila. Dalam konteks ini, jurnal menyoroti peran Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah yang memegang peranan penting dalam memelihara dan memahamkan generasi muda tentang nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup Indonesia yang plural. Metode pendidikan tersebut didasarkan pada dasar filosofis, sosiologis, dan yuridis, mengaitkan Pancasila dengan sejarah, kebhinekaan masyarakat Indonesia, dan norma hukum yang berlaku.
NPM 2315031054
Jurnal ini membahas dampak globalisasi dalam era modern, terutama dalam konteks pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Globalisasi, yang terjadi melalui dimensi ruang dan waktu, mempengaruhi segala aspek kehidupan, termasuk ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya. Teknologi informasi menjadi pendorong utama globalisasi, mempercepat pertukaran informasi secara luas di seluruh dunia. Jurnal juga mencermati perubahan dalam pendidikan, dari tradisional ke modern, terutama akibat kemajuan teknologi. Sementara globalisasi membuka peluang, muncul pertanyaan tentang dampaknya terhadap nilai-nilai budaya dan ideologi, khususnya di Indonesia yang menganut Pancasila. Dalam konteks ini, jurnal menyoroti peran Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah yang memegang peranan penting dalam memelihara dan memahamkan generasi muda tentang nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup Indonesia yang plural. Metode pendidikan tersebut didasarkan pada dasar filosofis, sosiologis, dan yuridis, mengaitkan Pancasila dengan sejarah, kebhinekaan masyarakat Indonesia, dan norma hukum yang berlaku.