Kiriman dibuat oleh Kadek arjunadika

NAMA:KADEK ARJUNADIKA
NPM:2312011315


1.Apakah itu masalah sosial?

Jawab:Masalah sosial merujuk pada kondisi atau situasi yang melibatkan aspek-aspek masyarakat dan dapat memberikan dampak negatif terhadap individu, kelompok, atau masyarakat secara keseluruhan.Ini dapat melibatkan isu-isu seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, diskriminasi, perumahan yang tidak layak, pengangguran, dan masalah-masalah lain yang mempengaruhi kesejahteraan dan keadilan sosial.

2.Apakah beda dengan masalah hukum?

Jawab:Ya, masalah sosial dan masalah hukum memiliki perbedaan yang signifikan. Masalah sosial lebih berkaitan dengan aspek-aspek sosial, budaya, dan ekonomi dalam masyarakat, seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, atau diskriminasi. Sementara itu,masalah hukum lebih menitikberatkan pada pertanyaan atau konflik yang berkaitan dengan penerapan aturan hukum atau norma-norma yang diatur oleh sistem hukum.
Dengan kata lain, masalah sosial tidak selalu melibatkan pelanggaran hukum, sementara masalah hukum secara khusus berkaitan dengan aspek-aspek hukum dan aturan. Meskipun ada kemungkinan tumpang tindih di antara keduanya, perbedaan fokus ini membantu memahami bagaimana masalah sosial dan masalah hukum memiliki dimensi yang berbeda dalam konteks masyarakat.

3.beri contoh dari masalah sosial dan masalah hukum!

Jawab:
-Masalah sosial: contoh contoh masalah sosial yaitu meliputi kemiskinan,deskriminasi rasial,ketidaksamaan gender,pengangguran,perumahan tidak layak,krisis kesehatan mental,dan masalah pendidikan.Contoh lain masalah sosial seperti yang disebutkan dari video H5P diatas adalah tentang teknologi dan informasi digital.Yang dimana banyaknya nilai tidak sesuai dengan ajaran budaya bangsa Indonesia

-Masalah hukum:contoh-contoh masalah hukum meliputi pelecehan seksual,pelanggaran hak cipta,kasus pidana,kriminalitas,perceraian dan pelanggaran hak kekayaan intelektual.
NAMA:KADEK ARJUNADIKA
NPM:2312011315


Perubahan sosial adalah bentuk peralihan yang merubah tata kehidupan masyarakat yang berlangsung terus menerus karena sifat sosial yang dinamis dan bisa terus berubah yang mencakup pola pikir, sikap sosial, norma, nilai- nilai, dan berbagai pola perilaku manusia di dalam masyarakat.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat:
1.Perkembangan ilmu pengetahuan
2.Jumlah penduduk
3.Pertentangan/pemberontakan
4.Pengaruh masyarakat luar
5.Peperangan
6.Bencana alam.


Sedangkan Perubahan budaya terjadi pada transformasi yang mengacu dalam nilai-nilai, norma-norma, keyakinan, perilaku, dan struktur sosial suatu masyarakat atau kelompok budaya. Ini akan menjadikan perubahan dalam pola interaksi, hubungan sosial, institusi, dan praktik budaya yang terjadi seiring waktu dalan kehidupan masyarakat.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan budaya dalam masyarakat:
1.Gaya hidup
2.Pola komunikasi
3.Teknologi
4.Mata pencaharian
5.Sistem kemasyarakatan dan hukum yang berlaku
6.Keterbukaan pada lapisan masyarakat.


Tanggapan video pembelajaran hari ini:
Video yang diberikan sangat relevan dengan pembelajaran kali ini karena di video tersebut membahas tentang perubahan kebudayaan tentang unsur kehidupan,kesenian dan unsur komunikasi.
Seperti yang dijelaskan Zaman semakin berkembang semakin meningkat dan berkembang dari tahun ke tahun juga fasilitas pun meningkat dan jika pada zaman dahulu jika ingin berkumunikasi harus menggunakan surat yang membutuhkan waktu lama tidak seperti sekarang yang bisa menggunakan handphone yang bisa memudahkan kita dalam berkomunikasi dan sekarang juga musik musik sudah berbeda dengan zaman dahulu,karena zaman sekarang sudah menggunakan musik musik modern beda dengan zaman dahulu dengan menggunakan musik musik tradisional.
Nama:Kadek arjunadika
NPM:2312011315

Seorang pemimpin di Indonesia sebaiknya memiliki sikap-sikap seperti:

1.Inklusif: Mampu menghargai dan memasukkan semua elemen masyarakat serta mendukung keberagaman budaya.
2.Adil: Menyikapi semua orang dan situasi secara adil, tanpa pilih kasih.
3.Komunikatif: Mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif, serta mendengarkan dengan baik.
4.Empati: Memahami perasaan dan kebutuhan orang lain untuk membuat keputusan yang lebih baik.
5.Integritas: Menunjukkan kejujuran dan keberanian untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai moral.
Kepemimpinan Berorientasi pada 6.Solusi: Mampu mengidentifikasi masalah dan mencari solusi dengan proaktif.
7.Berkomitmen: Menunjukkan dedikasi dan keseriusan terhadap tugas kepemimpinan.
8.Kolaboratif: Bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
9.Visi Jangka Panjang: Memiliki visi yang jelas dan mampu menginspirasi orang lain untuk mengikuti visi tersebut.
10.Patriotisme: Mencintai dan berkomitmen untuk memajukan Indonesia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Nama:Kadek arjunadika
NPM :2312011315

1.Apakah perbedaan antara struktur sosial dan kelompok sosial?
= Struktur sosial mengandung dimensi perbedaan sosial yang bersifat vertikal dan horizontal, yaitu diferensiasi sosial. Diferensiasi sosial adalah sebuah pembedaan masyarakat secara horizontal, sehingga tidak memiliki kelas sosial yang timbul akibat adanya diferensiasi sosial tersebut, sedangkan kelompok sosial merupakan kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis, berhubungan satu dengan yang lain, tetapi tidak terikat dengan ikatan organisasi. Kelompok ini bisa muncul secara alamiah, namun bisa juga karena sengaja dibuat.


2.Bagaimana bentuk dari kelompok patembayan?
= Patembayan adalah kelompok sosial yang para anggotanya mempunyai ikatan hanya sementara dan sifatnya sekunder yang terbentuk karena kepentingan tertentu.


3.Bagaimana bentuk kelompok sosial menurut ferdinand tonnies?
=Ferdinand tonnies membedakan kelompok sosial menjadi 2 jenis yaitu gemeinschaft dan gesellschaft 
Dengan penjelasannya:

-Gemeinschaft merupakan kehidupan bersama yang intim, pribadi dan ekslusif.Suatu ketertarikan yang dibawa sejak lahir. Contohnya adalah, ikatan perkawinan, agama, bahasa, adat dan rumah tangga.
-Gesellscaft adalah kehidupan publik sebagai sekumpulan orang yang secara kebetulan hadir bersama, tetapi setiap orang tetap mandiri.Gesellschaft bersifat sementara dan semu. didalam kelompok ini individu pada dasarnya terpisah meskipun ada faktor pemersatu. Contoh gesellschaft adalah ikatan pekerja dan ikatan pengusaha.


4. Apakah perbedaan antara kelompok formal dan informal?
= Kelompok formal adalah kelompok sosial yang terbentuk secara resmi demi mencapai tujuan tertentu. Kelompok sosial formal mempunyai sistem kerja yang jelas dan mempunyai program kerja yang dibangun dalam sistem hubungan kelompok formal, sedangkan kelompok informal merupakan Kelompok yang dibentuk oleh anggotanya itu sendiri yang sesuai dengan kesukaan dan minat mereka.


5.Apakah yang dimaksud kelompok sosial menurut antropologi?
=Menurut antropologi kelompok sosial adalah kelompok manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi.

Secara Antropologi istilah kelompok sosial, dapat dilihat dalam ciri-ciri khas kehidupan berkelompok yaitu:
1.Kerjasama antar individu yang disebabkan karena sifat ketergantungan;

2. Komunikasi antar individu yang diperlukan guna melaksanakan kerjasama;

4.Pembagian kerja yang tetap antara berbagai macam subkesatuan atau golongan individu dalam kelompok untuk melaksanakan berbagai macam fungsi hidup;

5. Ketergantungan individu dengan individu lain dalam kelompok
sebagai akibat dari pembagian kerja;

6. Diskriminasi yang diadakan antara individu-individu warga kelompok dan individu-individu dari luar