གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Maulidia Ghantha Putri 2312011294

Nama: Maulidia Ghantha Putri
NPM : 2312011294
Dosen pengampu : Hj. Wati Rahmi Ria S.H., M.H

Seorang pemimpin yang efektif harus menginspirasi dan memotivasi semua orang dalam perusahaan untuk mencapai visi yang ingin dituju bersama. Pemimpin harus menjadi teladan bagi orang lain atau bagi masyarakat yang dipimpinnya. Pemimpin yang efektif harus memiliki sifat-sifat yang dapat berkontribusi terhadap berkembangnya suatu bisnis. Ada banyak sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, di antaranya adalah dapat mengendalikan diri dan memiliki kemampuan persuasif.
Nama : Maulidia Ghantha Putri
Npm : 2312011294
Dosen pengampu : Hj. Wati Rahmi Ria, S.H., M.H

1. Masalah Sosial merupakan segala permasalahan yang bersumber dari adanya ketidaksesuaian nilai nilai yang ada di masyarakat. Masalah sosial ini terjadi akibat adanya isu-isu yang mengandung ulasan provokatif yang memicu masyarakat memiliki pandangan negatif terhadap situasi sekitarnya.

2. Masalah sosial dan masalah hukum berbeda, Masalah sosial merupakan suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok, sedangkan Masalah hukum adalah pelanggaran terhadap hukum yang berlaku di masyarakat. Perbedaan utama antara masalah sosial dan masalah hukum adalah bahwa masalah sosial tidak selalu merupakan pelanggaran hukum.

3. Contoh masalah sosial dan masalah hukum adalah masalah teknologi dan informasi digital (menyebarkan berita hoax). Contoh lainnya adalah kemiskinan dan korupsi
Nama : Maulidia Ghantha Putri
NPM : 2312011294

dosen pengampu : Hj. Wati Rahmi Ria, S.H., M.H.,

- Perubahan sosial merujuk pada transformasi dalam struktur, perilaku, dan interaksi antarindividu atau kelompok dalam masyarakat. Sementara itu, perubahan budaya mencakup pergeseran dalam nilai, norma, kepercayaan, serta cara hidup yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kedua fenomena ini sering saling terkait, dan perubahan dalam salah satu aspek dapat mempengaruhi yang lain dalam dinamika masyarakat.

- Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan sosial dan kebudayaan dalam masyarakat bisa berasal dari berbagai aspek. Beberapa faktor utama meliputi:

1. Teknologi: Perkembangan teknologi sering menjadi pendorong utama perubahan dalam masyarakat, mempengaruhi cara berkomunikasi, bekerja, dan berinteraksi.

2. Globalisasi: Interaksi antarnegara dan pertukaran informasi global dapat mengubah pola pikir, gaya hidup, dan nilai-nilai di tingkat lokal.

3. Perubahan Ekonomi: Transformasi dalam sektor ekonomi, seperti industrialisasi atau transisi ke ekonomi digital, dapat memengaruhi pekerjaan, pendapatan, dan struktur sosial.

4. Perubahan Demografi: Perubahan dalam struktur populasi, seperti pertumbuhan penduduk atau penuaan penduduk, dapat memicu perubahan dalam tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

5. Perubahan Politik: Perubahan dalam sistem politik dan pemerintahan dapat mempengaruhi kebijakan, hak-hak warga, dan dinamika kekuasaan dalam masyarakat.

6. Perubahan Lingkungan: Krisis lingkungan atau perubahan iklim dapat memicu adaptasi sosial dan budaya untuk mengatasi tantangan baru.

7. Perubahan Nilai dan Norma: Evolusi nilai-nilai sosial dan norma-norma budaya dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti perubahan pendidikan, media massa, atau perubahan struktur keluarga.

8. Ketidaksetaraan dan Konflik: Konflik sosial atau ketidaksetaraan dapat menjadi pemicu perubahan dalam upaya untuk mencapai perubahan sosial yang lebih adil atau meredakan ketegangan.

9. Pendidikan: Perubahan dalam sistem pendidikan dapat memengaruhi pengetahuan, sikap, dan nilai-nilai yang diadopsi oleh generasi muda.
Nama : Maulidia Ghantha Putri
Npm : 2312011294
Kelas : AL E1

1. Apakah perbedaan antara struktur sosial dan kelompok sosial?
Struktur sosial merupakan pengaturan institusi yang khas dan stabil di mana manusia dalam suatu masyarakat berinteraksi dan hidup bersama, sedangkan kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Tujuan dibentuknya kelompok sosial adalah untuk mewujudkan penerapan nilai-nilai sosial yang ada dan dibutuhkan dalam suatu struktur sosial pada suatu masyarakat.

2. Bagaimana bentuk dari kelompok patembayan?
Patembayan (gesellschaft) adalah kelompok sosial yang anggota- anggotanya memiliki ikatan lahir yang pokok untuk jangka waktu yang pendek. Ciri-ciri kelompok patembayan :
a. hubungan antaranggota bersifat formal.
b. memiliki orientasi ekonomi dan tidak kekal.
c. memperhitungkan nilai guna (utilitarian).
d. lebih didasarkan pada kenyataan sosial.

3. Apakah perbedaan antara kelompok formal dan informal?
Kelompok formal adalah kelompok yang dibentuk oleh manajemen suatu organisasi untuk menyelesaikan suatu tugas, sedangkan kelompok informal merupakan Kelompok yang dibentuk oleh anggotanya itu sendiri yang sesuai dengan kesukaan dan minat mereka.