Nama : Anisa Kurnia Suci
Npm : 2356031029
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kehadiran filsafat dalam pendidikan tinggi, bahkan dalam kehidupan manusia, sangatlah penting. Hal ini terlihat dalam pengajaran filsafat ilmu di semua bidang profesional di tingkat sarjana, pascasarjana, dan doktoral. Filsafat ilmu juga dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan bangsa secara ilmiah yang berujung pada melemahnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila.
Melemahnya pemahaman dan penghayatan masyarakat dapat diatasi dengan menghidupkan dan memperbarui nilai-nilai Pancasila. Dalam kerangka ini, nilai-nilai Pancasila yang memiliki ilmu pengetahuan dan hakekat pengetahuan dapat dikaji melalui filsafat ilmu. Secara ontologis ( Pancasila
mempunyai ajaran dan nilai-nilai luhur, seperti mengembangkan sikap saling menghormati dan menyayangi sesama manusia, di mana Tuhan mempunyai peranan dalam memberikan petunjuk pada umat manusia ) , secara epistemologis ( Pancasila mempunyai sumber pengetahuan dan wawasan kebangsaan yang sudah seharusnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari ), secara aksiologis ( nilai-nilai Pancasila memiliki sumbangan berarti bagi kehidupan umat manusia, nilai-nilai luhur untuk saling membantu dan memberikan rasa keadilan sosial harus diejawantahkan dalam setiap aspek kehidupan manusia).
Npm : 2356031029
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kehadiran filsafat dalam pendidikan tinggi, bahkan dalam kehidupan manusia, sangatlah penting. Hal ini terlihat dalam pengajaran filsafat ilmu di semua bidang profesional di tingkat sarjana, pascasarjana, dan doktoral. Filsafat ilmu juga dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan bangsa secara ilmiah yang berujung pada melemahnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila.
Melemahnya pemahaman dan penghayatan masyarakat dapat diatasi dengan menghidupkan dan memperbarui nilai-nilai Pancasila. Dalam kerangka ini, nilai-nilai Pancasila yang memiliki ilmu pengetahuan dan hakekat pengetahuan dapat dikaji melalui filsafat ilmu. Secara ontologis ( Pancasila
mempunyai ajaran dan nilai-nilai luhur, seperti mengembangkan sikap saling menghormati dan menyayangi sesama manusia, di mana Tuhan mempunyai peranan dalam memberikan petunjuk pada umat manusia ) , secara epistemologis ( Pancasila mempunyai sumber pengetahuan dan wawasan kebangsaan yang sudah seharusnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari ), secara aksiologis ( nilai-nilai Pancasila memiliki sumbangan berarti bagi kehidupan umat manusia, nilai-nilai luhur untuk saling membantu dan memberikan rasa keadilan sosial harus diejawantahkan dalam setiap aspek kehidupan manusia).