གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Alexandrio Ariel Rafidan

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Alexandrio Ariel Rafidan གིས-
Nama : Alexandrio Ariel Rafi dan
Npm : 2315061071
Kelas : PSTI C

Analisis jurnal tersebut menyoroti pentingnya nilai-nilai demokrasi dalam konteks pemilihan umum di Indonesia, khususnya dalam implementasi Sila Keempat Pancasila. Pemilihan umum daerah dipandang sebagai salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila, mencakup aspek-aspek seperti kedaulatan rakyat, musyawarah, kejujuran, dan asas kekeluargaan. Meskipun demikian, dalam praktiknya, terdapat sejumlah tantangan yang menghambat upaya untuk mewujudkan demokrasi yang sesuai dengan cita-cita Pancasila.

Tantangan tersebut antara lain termasuk konflik internal, interpretasi yang tidak selaras terhadap nilai-nilai demokrasi, dan ketidakjelasan dalam regulasi terkait pemilihan umum. Bahkan dengan adanya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang mengatur pemilihan kepala daerah, masih terdapat masalah seperti pelanggaran kampanye dan penyebaran ujaran kebencian di media sosial yang merusak proses demokratis.

Meskipun demikian, jurnal menegaskan bahwa pemilihan umum yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila Keempat, adalah krusial untuk membangun demokrasi yang matang di Indonesia. Oleh karena itu, langkah-langkah untuk memperkuat implementasi nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam pemilihan umum harus terus ditingkatkan. Dengan mempertegas konsistensi dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan, diharapkan pemilihan umum dapat mencerminkan semangat demokrasi yang sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia, yang pada gilirannya akan mendukung terwujudnya pemerintahan yang demokratis dan stabil.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

Alexandrio Ariel Rafidan གིས-
Nama : Alexandrio Ariel Rafidan
NPM : 2315061071
Kelas : TI C

Pancasila dan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi (IPTEK) memiliki hubungan erat yang saling terkait. IPTEK merupakan hasil kreasi manusia yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan penggunaannya dapat memberikan dampak positif atau negatif tergantung pada tujuan yang dikejar.

Ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki keterkaitan yang tak terpisahkan, di mana ilmu pengetahuan berperan sebagai sumber dari teknologi, dan teknologi sebagai implementasi dari ilmu pengetahuan. Keduanya saling melengkapi dalam evolusinya.

Pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kemajuan ilmu dan teknologi sangat diakui. Perkembangan IPTEK, baik pada masa kini maupun di masa depan, berlangsung dengan cepat. Prinsip Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang dianggap sebagai hal yang mutlak dalam konteks bangsa Indonesia, mungkin berbeda dengan pandangan sekular yang umumnya diadopsi oleh cendekiawan Barat, yang sering menjadi acuan dalam riset ilmiah.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Alexandrio Ariel Rafidan གིས-
Nama : Alexandrio Ariel Rafidan
NPM : 2315061071
Kelas : TI C

Dalam jurnal ini, dilakukan sebuah penelitian untuk menilai dampak dari mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Pancasakti Tegal dengan melibatkan 103 mahasiswa dari program studi Matematika. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang berfokus pada sikap mahasiswa terhadap kemajuan Iptek. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa secara keseluruhan, sikap mahasiswa terhadap perkembangan Iptek cenderung positif. Mereka menyadari pentingnya menggunakan teknologi dengan tanggung jawab, memanfaatkan Iptek untuk mempermudah proses belajar dan berbisnis, serta melakukan seleksi terhadap informasi yang diterima melalui media sosial. Analisis regresi mengungkapkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa terhadap kemajuan Iptek. Dalam konteks keseluruhan penelitian, dapat disimpulkan bahwa sekitar 28,2% variabilitas sikap mahasiswa terhadap perkembangan Iptek dapat dijelaskan oleh variabel mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila, sedangkan faktor lain di luar penelitian turut memengaruhi sisa variabilitas tersebut. Dengan mempertimbangkan temuan ini, disarankan agar generasi muda, khususnya mahasiswa, memainkan peran penting dalam memelihara karakter bangsa di tengah tantangan kemajuan Iptek, sambil tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila sebagai landasan negara.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

Alexandrio Ariel Rafidan གིས-
Nama : Alexandrio Ariel Rafidan
NPM : 2315061071
Kelas : TI C

Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Menurut saya pribadi, sistem etika perilaku politik saat ini perlu dilakukan perubahan dalam budaya politik guna mencapai sistem yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan pemerintah beroperasi secara efektif, adil, dan transparan. Kesesuain dengan nilai nilai Pancasila juga masih belum maksimal sebab masih banyak oknum oknum pelanggar hukum yang bisa bebas berkeliaran.

Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi .
Etika generasi muda pada tempat tinggal saya sendiri masih terbilang kurang baik. Terdapat beberapa kejadian yang menurut saya menandakan adanya cara berpikir dan Kompas moral yang salah. Hal tersebut disebabkan oleh penyebaran konten negatif di media sosial, tindakan kekerasan, dan kurangnya rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan sehingga tidak tertanamkan rasa untuk sopan dan peduli terhadap orang lain
Adapun solusi untuk mengatasi dekadensi moral yang terjadi saat ini adalah dengan menanamkan pendidikan nilai Pancasila di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Membangun karakter yang didasarkan pada prinsip-prinsip kejujuran, keadilan, serta kesadaran akan tanggung jawab, dapat menjadi langkah penting dalam menangani permasalahan ini. Partisipasi keluarga dalam menanamkan nilai-nilai yang positif juga memiliki peran krusial. Melalui kerjasama ini, potensialnya tercipta untuk menciptakan generasi muda yang memiliki etika yang lebih kokoh, mencerminkan nilai-nilai mulia Indonesia.