གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Alaaddin Al-Gerafi

Nama: Alaaddin Ali Ahmed Al-Gerafi
Npm: 2217051164
Kelas: A
Analisis video Geopolitik Indonesia

Geopolitik Indonesia adalah studi mengenai hubungan antara geografi dan politik di Indonesia. Konsep Geopolitik Indonesia menekankan pentingnya Pancasila sebagai ideologi nasional dalam menentukan kebijakan politik di tengah kondisi geografis Indonesia. Teori Geopolitik Indonesia ini pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada sesi BPUPKI tanggal 1 Juni 1945.

Dalam perspektif masyarakat Indonesia, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait geopolitik Indonesia:

1. Realisasi kepulauan sebagai unit politik.

2. Realisasi kepulauan sebagai unit ekonomi.

3. Realisasi kepulauan sebagai unit sosial-budaya.

4. Realisasi kepulauan sebagai unit pertahanan keamanan.

Secara keseluruhan, Indonesia adalah negara kesatuan dalam bentuk Republik yang terdiri dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, serta antara benua Asia dan Australia. Geopolitik Indonesia mempertimbangkan tantangan dan peluang geografis yang unik dihadapi oleh negara ini, dengan Pancasila sebagai prinsip panduan dalam politik nasional untuk mengatasi tantangan tersebut.
Nama: Alaaddin Ali Ahmed Al-Gerafi
Npm: 2217051164
Kelas: A

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Tanggapan saya terhadap isi artikel adalah konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste merupakan permasalahan yang serius dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Indonesia. Artikel ini memberikan gambaran yang cukup rinci mengenai kronologi konflik, faktor-faktor penyebab, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah konflik serupa di masa depan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Hal positif yang bisa diambil setelah membaca artikel ini adalah kesadaran akan kompleksitas dan sensitivitas konflik di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Konflik tersebut tidak hanya terkait dengan masalah perbatasan dan klaim wilayah, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial budaya dan sejarah antara kedua negara.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas?
Menurut pendapat saya, jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, wilayah dan bangsa Indonesia akan menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mengelola perbatasan dan mengatasi konflik komunal. Konsepsi wawasan nusantara memberikan pandangan yang luas tentang pentingnya menjaga keutuhan dan kesatuan wilayah Indonesia, termasuk dalam penanganan perbatasan dan konflik yang terjadi di wilayah tersebut.