Nama : Dita Adelia Cahyani
NPM : 2215071045
Kelas : B
Tugas : Pretest
Meski demokrasi dianggap gaduh, disamping itu memiliki alasan yang paling utama yaitu negara yang sistem demokrasinya baik lebih mampu mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang. Demokrasi juga dinilai sebagai cara yang paling efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik dan meningkatkan partisipasi publik.
Menurut salah satu pengajar ilmu politik di Taiwan, apabila kita bandingkan negara demokrasi dengan non-demokrasi secara umum, negara demokrasi lebih kaya. Demokrasi juga mempunyai angka korupsi yang lebih rendah. Warga negara demokrasi memiliki lebih banyak jaminan atas hak asasi manusia.
Disisi lain, demokrasi bukanlah berati sistem pemerintahan yang sempurna. Indonesia juga mengalami perangkingan yang drop sama seperti halnya dengan negara yang lain. alasan mengapa demokrasi ini krisis yaitu rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan para politikus, penurunan jumlah keanggotaan parpol, hingga regulasi pemerintah yang kurang transparan.
Tugas : Posttest
Menurut analisis saya, indonesia merupakan termasuk dalam salah satu top 5 negara demokrasi terbesar di dunia. Meskipun pilar sistem demokrasi di negara ini telah berkembang dengan baik, namun hakikat demokrasi untuk melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik di semua tingkatan masih perlu mendapat perhatian. Selain itu, demokrasi juga memiliki tantangan tersendiri seperti kondisi sosial, ekonomi, politik serta hukum yang masih kurang memadai. Rasa tidak kepercayaan pada hasil pemilu terhadap penyelengara pemilu dan partai politik terhadap masyarakat juga masih sangat minim.
Untuk mencapai tujuan indonesia menjadi negara yang yaitu berdemokratis tinggi serta mewujudkan pemilu yang damai yaitu dengan cara meumbuhkan sikap saling percaya antara penyelenggara pemilu, partai politik serta masyarakat. Ini menjadi syarat utama terbangunnya demokrasi yang berkualitas dan penopang terwujudnya stabilitas politik dan keamanan dalam masyarakat.
Dengan begitu, konflik dalam pemilu bisa diminimalisir jika peserta pemilu (parpol), penyelenggara pemilu, pemerintah, dan institusi penegak hukum mampu menunjukkan profesionalitas dan independensinya, tidak partisan dan memiliki komitmen yang tinggi dalam menyukseskan pemilu.
Dengan cara lain juga, Media massa bisa menjadi pemasok berita yang obyektif dan melakukan kontrol sosial yang berpihak pada rakyat.
NPM : 2215071045
Kelas : B
Tugas : Pretest
Meski demokrasi dianggap gaduh, disamping itu memiliki alasan yang paling utama yaitu negara yang sistem demokrasinya baik lebih mampu mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang. Demokrasi juga dinilai sebagai cara yang paling efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik dan meningkatkan partisipasi publik.
Menurut salah satu pengajar ilmu politik di Taiwan, apabila kita bandingkan negara demokrasi dengan non-demokrasi secara umum, negara demokrasi lebih kaya. Demokrasi juga mempunyai angka korupsi yang lebih rendah. Warga negara demokrasi memiliki lebih banyak jaminan atas hak asasi manusia.
Disisi lain, demokrasi bukanlah berati sistem pemerintahan yang sempurna. Indonesia juga mengalami perangkingan yang drop sama seperti halnya dengan negara yang lain. alasan mengapa demokrasi ini krisis yaitu rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan para politikus, penurunan jumlah keanggotaan parpol, hingga regulasi pemerintah yang kurang transparan.
Tugas : Posttest
Menurut analisis saya, indonesia merupakan termasuk dalam salah satu top 5 negara demokrasi terbesar di dunia. Meskipun pilar sistem demokrasi di negara ini telah berkembang dengan baik, namun hakikat demokrasi untuk melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik di semua tingkatan masih perlu mendapat perhatian. Selain itu, demokrasi juga memiliki tantangan tersendiri seperti kondisi sosial, ekonomi, politik serta hukum yang masih kurang memadai. Rasa tidak kepercayaan pada hasil pemilu terhadap penyelengara pemilu dan partai politik terhadap masyarakat juga masih sangat minim.
Untuk mencapai tujuan indonesia menjadi negara yang yaitu berdemokratis tinggi serta mewujudkan pemilu yang damai yaitu dengan cara meumbuhkan sikap saling percaya antara penyelenggara pemilu, partai politik serta masyarakat. Ini menjadi syarat utama terbangunnya demokrasi yang berkualitas dan penopang terwujudnya stabilitas politik dan keamanan dalam masyarakat.
Dengan begitu, konflik dalam pemilu bisa diminimalisir jika peserta pemilu (parpol), penyelenggara pemilu, pemerintah, dan institusi penegak hukum mampu menunjukkan profesionalitas dan independensinya, tidak partisan dan memiliki komitmen yang tinggi dalam menyukseskan pemilu.
Dengan cara lain juga, Media massa bisa menjadi pemasok berita yang obyektif dan melakukan kontrol sosial yang berpihak pada rakyat.