Primus Januarius Djawa Rato
2215071058
Kelas B
S1 Teknik Geodesi
Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah suatu bangsa. Terdapat beberapa macam teori geopolitik di dunia, yaitu: Teori Geopolitik Frederich Ratzel, Teori Geopolitik Rudolf Kjellen, Teori Geopolitik Karl Haushofer, Teori Geopolitik Halford Mackinder, Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan serta Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller
Teori geopolitik Indonesia dicetuskan pertama kali oleh Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945. Prinsip geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah. Konsep wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia merupakan wawasan nasional yang bersumber dari pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia. Hakikat dari Wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah indonesia. Cara pandang Bangsa Indonesia terhadap geopolitik Indonesia yaitu; perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik, perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi, perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya serat perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan.
Kehidupan Bernegara dalam konsep NKRI dicantumkan dalam Pasal 1 ayat 1 UUD Negara RI 1945 yang isinya:
"Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk republik".
Sebagai Negara kesatuan Republik Indonesia, Kesatuan wilayah Indonesia mencakup, kesatuan politik hukum, sosial-budaya, serta pertahanan dan keamanan. Keunggulan bangsa Indonesia menerapkan geopolitik adalah sbb;
1. Jumlah dan potensi penduduknya cukup besar
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya
3. Letak wilayah yang strategis, dan masih banyak lagi