Kiriman dibuat oleh Dewi Sabrina

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Dewi Sabrina -
Nama : Dewi Sabrina
NPM : 2218031072
Prodi : Farmasi

A. Tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah benar adanya bahwa banyak sekali berita hoax yang telah tersebar. Oleh karena itu kita harus bijak dalam memilah dahulu berita yang belum diketahui secara pasti kebenarannya. Hal yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif dari berita hoax yaitu dengan menanamkan prinsip pada diri sendiri untuk selalu mencari tahu lebih dalam lagi tentang kebenaran berita yang sedang tersebar.

B. Pengaruh pengembangan IPTEK pada media sosial banyak sekali negatifnya. Dengan berita-berita hoax yang seakan meyakinkan, orang-orang akan ikut membenarkan berita-berita tersebut. Solusinya adalah dengan mensosialisasikan bahwa banyak sekali hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan saat menggunakan IPTEK agar tidak mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara.

C. Menurut saya, solusi untuk hal tersebut dalam bidang farmasi yaitu dengan terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Indonesia untuk kita meneliti dan menemukan obat-obat yang tidak kalah hebat dengan obat-obatan dari negara lain.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum diskusi

oleh Dewi Sabrina -
Nama : Dewi Sabrina
NPM : 2218031072
Prodi : Farmasi

Analisis jurnal 14 a dengan judul “Pentingnya Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Menghadapi Perkembangan IPTEK”

Di zaman modern yang serba digital ini, IPTEK sangat memberikan perubahan besar ada semua orang. IPTEK memberikan dampak positf namun tidak dapat dipungkiri IPTEK juga memberikan dampak negatif. Oleh karena itu, IPTEK perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa.
Menurut jurnal ini, implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi perkembangan IPTEK dapat dilakukan dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai pedoman harus ditanamkan agar masyarakat dapat membedakan baik buruknya kemajuan teknologi.

Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk memperkua pengimplementasian nilai-nilai Pancasila :
1. Melalui dunia pendidikan.
2. Penyuluhan atau sosialisasi.
3. Memperkenalkan nilai-nilai Pancasila melalui media masa.
4. Menolak dengan tegas paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.
5. Menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak.
6. Bersikap kritis dan bijak.

Analisis jurnal 14 b dengan judul "Teori Kebenaran Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu"

Pancasila memiliki peranan yang luas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Fungsi dana perannya pun terus berkembang seiring berjalannya waktu.
Konsep Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu yaitu:
1. setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK itu sendiri.
3. nilai-nilai Pancasila berperan normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia yang mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
4. setiap perkembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Dewi Sabrina -
Nama : Dewi Sabrina
NPM : 2218031072
Prodi : Farmasi
Tugas menganalisis jurnal

Hal yang saya dapatkan setelah membaca jurnal tersebut adalah bahwa kemajuan teknologi dapat menyebabkan perubahan yang besar dalam segala aspek dan berdampak besar pula terhadap dunia pendidikan. Dimana informasi-informasi yang beredar mulai mengubah pola hidup dan pola pikir masyarakat.

Menurut penelitian pada jurnal ini, banyak mahasiswa yang sudah mempunyai kemampuan pengembangan Pancasila yang baik, dimana mereka merupakan generasi muda penerus bangsa. Dalam kehidupan yang dimana IPTEK dapat berkembang pesat ini kita harus memiliki sikap jujur, toleransi yang tinggi dan memiliki pemahaman lebih mendalam terhadap Pancasila. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila berperan penting untuk membangun pemahaman para generasi penerus bangsa terhadap Pancasila.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Dewi Sabrina -
Nama : Dewi Sabrina
NPM : 2218031072
Prodi : Farmasi
Tugas menganalisis video

Dari video tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa IPTEK atau Ilmu Pengetahuan dan Teknologi merupakan hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu manusia dalam menjalani kehidupan dimana IPTEK dapat berdampak positif maupun negatif.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal yang penting dalam proses perkembangan IPTEK yang sangat cepat ini. Maka dari itu, sila-sila Pancasila menjadi etika dalam perkembangan IPTEK, yaitu:
- Pada sila pertama, para pengembang IPTEK harus memikirkan apakah hal yang dilakukan merugikan manusia atau tidak.
- Pada sila kedua, Pancasila sebagai dasar bahwa dalam pengembangan IPTEK, manusia harus beradab dan bermoral.
- Pada sila ketiga, perkembangan IPTEK diharapkan mampu mengembangkan rasa nasionalisme, serta keluhuran bangsa bagi umat manusia.
- Pada sila keempat, setiap ilmuan harus memiliki hak kebebasan dan membebaskan orang lain untuk berkarya, serta memiliki sikap terbuka terhadap kritik dan saran.
- Pada sila kelima, dalam implementasi pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Dewi Sabrina -
Nama : Dewi Sabrina
NPM : 2218031072
Prodi : Farmasi

A. Menurut pendapat saya, etika perilaku politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Peristiwa ini dapat kita perhatikan bahwa masih banyak penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila seperti adanya ketidakadilan yang menunjukkan dengan jelas adanya kesenjangan sosial dan masih banyak orang yang tidak menghargai orang lain sehingga tidak saling menghormati.

B. Tidak sepenuhnya, namun etika generasi muda di sekitar saya sudah cukup baik. Namun masih ada juga yang kurang baik dimana dengan itu solusi nya adalah :
1. Pendidikan karakter yang dimulai dari orang tua, dimana orang tua adalah guru moral untuk mengarahkan anak-anaknya.
2. Penerapan nilai-nilai religius sesuai agama dan kepercayaan tiap individu.
3. Memberikan pengawasan terhadap perilaku anak di luar rumah.