Nama : Abiyyu Bahy Gazy
NPM :2215012069
Kelas : A
Keberhasilan pemilu tidak lepas dari kemauan mereka yang berkecimpung di segala bidang, terutama bidang politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan.
Namun, masih banyak persoalan yang dapat membahayakan penyelenggaraan pemilu yang demokratis.
Kerangka keamanan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya dan politik yang relatif stabil dan stabil mendukung terselenggaranya pemilu yang demokratis.
Berdasarkan keadaan di atas, antologi ini mempertimbangkan dinamika sosial dan politik menjelang pemilu serentak 2019. Antologi ini juga memuat hasil analisis komprehensif terhadap penyelenggaraan pemilu serentak 2019 yang diperlukan untuk pengambilan keputusan politik, termasuk minimalisasi kemungkinan ancaman pemilu terhadap pencapaian demokrasi yang terkonsolidasi.
Demokrasi dimaknai sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
- Dari sisi negara bermakna pengembangan pelembagaan mekanisme penciptaan kepercayaan semua aktor politik, serta pengembangan penguatan kapasitas administratifyang menyertai pelembagaan yang telah dibentuk
- Dari sisi masyarakat merujuk pada pelembahaan penguatan peran serta masyarakat dalam aktivitas politik formal di tingkat formal
Penyelenggaraan demokrasi ini dapat dilihat dalam pemilihan pemilihan umum (pemilu).
Pemilu ini dapat dilaksanakan secara serentak, seperti halnya pada pemilu 2019 yang melangsungkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dalam waktu bersamaan.
2. Kegagalan partai politik, banyak parpol yang gagal dalam proses kaderisasi sehingga marak partai yanng memilih mencalonkan kalangan selebritis sebagai caleg.
4. Politisasi Birokrasi, ketidaknetralan birokrasi dalam pemilu bisa berakibat lemahnya kinerja pemerintah karena keseimbangan relasi antara politik dan birokrasi berpengaruh pada proses pembangunan.
Prises pendalaman demokrasi memerlukan peran penting terkait pemilu dan elemen-elemen kekuatan lainnya, seperti aktor, sipil, media massa, media sosial, dan lembaga survei.
Karena hal ini lah terkait pemilu, penyelenggara pemilu, pemerintah, dan institusi penegak hukum perlu bersinergi secara profesional dalam memperbaiki kepercayaan publik terhadap pilpres dan sistem demokrasi.