Nama : Muhammad Ihsan Fuadi
Npm : 2255011011
TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA
DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Di zaman yang penuh dengan persaingan ini, makna dan nilai-nilai Pancasila harus tetap diamalkan dalam
kehidupan kita, agar keberadaannya tidak hanya dijadikan sebagai simbol semata. Pancasila dalam sejarah
perumusannya melalui proses yang sangat panjang oleh para pendiri negara ini.
Istilah ideologi berasal dari kata idea yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita sedangkan logos
berarti ilmu. Ideologi secara etimologis artinya ilmu tentang ide-ide (The Science Of Ideas) atau ajaran tentang
pengertian dasar.
Pancasila merupakan sebuah ideologi bangi bangsa Indonesia sebab Pancasila merupakan suatu kepercayaan
yang dianggap satu-satunya ideologi yang paling tepat dalam menjalan system kenegaraan republik Indonesia.
Pancasila sebagai ideologi dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ia
berperan dan berfungsi sebagai dasar dan sekaligus tujuan dari berbagai bidang kehidupan yang terus berkembang
itu seirama dengan perkembangan aspek masyarakat dan perubahan zaman dari masa ke masa. Ada hubungan timbal
balik atau interaksi antara dinamika kehidupan dengan Pancasila dan ideologi
Sejarah revolusi dimulai dari 1.0, 2.0, 3.0, hingga 4.0. Fase merupakan real change dari perubahan yang ada. 1.0
ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektifitas dan efisiensi aktivitas manusia, 2.0 dicirikan oleh
produksi massal dan standarisasi mutu, 3.0 ditandai dengan penyesuaian massal dan fleksibilitas manufaktur
berbasis otomasi dan robot. 4.0 selanjutnya hadir menggantikan 3.0 yang ditandai dengan cyber fisik dan
kolaborasi manufaktur (Hermann et al, 2015; Irianto, 2017). Istilah 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai
oleh pemerintah Jerman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur.
Npm : 2255011011
TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA
DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Di zaman yang penuh dengan persaingan ini, makna dan nilai-nilai Pancasila harus tetap diamalkan dalam
kehidupan kita, agar keberadaannya tidak hanya dijadikan sebagai simbol semata. Pancasila dalam sejarah
perumusannya melalui proses yang sangat panjang oleh para pendiri negara ini.
Istilah ideologi berasal dari kata idea yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita sedangkan logos
berarti ilmu. Ideologi secara etimologis artinya ilmu tentang ide-ide (The Science Of Ideas) atau ajaran tentang
pengertian dasar.
Pancasila merupakan sebuah ideologi bangi bangsa Indonesia sebab Pancasila merupakan suatu kepercayaan
yang dianggap satu-satunya ideologi yang paling tepat dalam menjalan system kenegaraan republik Indonesia.
Pancasila sebagai ideologi dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ia
berperan dan berfungsi sebagai dasar dan sekaligus tujuan dari berbagai bidang kehidupan yang terus berkembang
itu seirama dengan perkembangan aspek masyarakat dan perubahan zaman dari masa ke masa. Ada hubungan timbal
balik atau interaksi antara dinamika kehidupan dengan Pancasila dan ideologi
Sejarah revolusi dimulai dari 1.0, 2.0, 3.0, hingga 4.0. Fase merupakan real change dari perubahan yang ada. 1.0
ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektifitas dan efisiensi aktivitas manusia, 2.0 dicirikan oleh
produksi massal dan standarisasi mutu, 3.0 ditandai dengan penyesuaian massal dan fleksibilitas manufaktur
berbasis otomasi dan robot. 4.0 selanjutnya hadir menggantikan 3.0 yang ditandai dengan cyber fisik dan
kolaborasi manufaktur (Hermann et al, 2015; Irianto, 2017). Istilah 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai
oleh pemerintah Jerman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur.