NAMA: CHOIRINI ABDILLAH
NPM: 2215012075
KELAS: A
JURNAL DEMOKRASI
Demokrasi dimaknai sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Proses demokrasi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu budaya politik, perilaku aktor, dan kekuatan-kekuatan politik. Pendalaman demokrasi dapat diartikan sebagai berikut
- Dari sisi negara bermakna pengembangan pelembagaan mekanisme penciptaan kepercayaan semua aktor politik, serta pengembangan penguatan kapasitas administratifyang menyertai pelembagaan yang telah dibentuk
- Dari sisi masyarakat merujuk pada pelembahaan penguatan peran serta masyarakat dalam aktivitas politik formal di tingkat formal
Penyelenggaraan demokrasi ini dapat dilihat dalam pemilihan pemilihan umum (pemilu). Salah satu pelaksanaan pemilu adalah pemilihan untuk presiden (pilpres). Pemilu ini dapat dilaksanakan secara serentak, seperti halnya pada pemilu 2019 yang melangsungkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dalam waktu bersamaan. Namun pemilu pada tahun ini memiliki masala-masalah, antara lain:
1. Berebut suara muslim, munculnya isu yang memandang Islam meruugikan pada akhirnya melahirkan ide untuk menngusung pasangan calon (paslon) yang di dalamnya terdapat representasi ulama. Berebut suara muslim merupakan hal logis yang selalu terjadi setiap pemilu.
2. Kegagalan partai politik, banyak parpol yang gagal dalam proses kaderisasi sehingga marak partai yanng memilih mencalonkan kalangan selebritis sebagai caleg.
3. Masyarakat umum, masih banyak pihak yang tidak menyadari pentingnya nilai-nilai dalam pilar kebangsaan sehingga terdapat perpecahan karena berbeda dalam memilih caleg.
4. Politisasi Birokrasi, ketidaknetralan birokrasi dalam pemilu bisa berakibat lemahnya kinerja pemerintah karena keseimbangan relasi antara politik dan birokrasi berpengaruh pada proses pembangunan.
Tantangan pendalaman demokrasi semakin besar ketika kondisi sosial, ekonomi, politik, dan hukum kurang memadai. Hal ini berdampapk pada ketidakstabilan nasional. Prises pendalaman demokrasi memerlukan peran penting terkait pemilu dan elemen-elemen kekuatan lainnya, seperti aktor, sipil, media massa, media sosial, dan lembaga survei. Karena hal ini lah terkait pemilu, penyelenggara pemilu, pemerintah, dan institusi penegak hukum perlu bersinergi secara profesional dalam memperbaiki kepercayaan publik terhadap pilpres dan sistem demokrasi.