Nama: Muhammad Aminulloh
NPM: 2215011035
Kelas: B
1.Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
2.Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
3.Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?
Jawab
1. setelah membaca artikel tersebut ketika kita membuat keputusan, perlu mempertimbangkan semua perspektif, dan keputusan yang dibuat harus dibuat oleh semua orang, bukan hanya pemangku kepentingan tertentu. Itu harus menjadi sesuatu yang menguntungkan pihak-pihak yang terlibat.
Yang perlu kita garap dengan konsep berbangsa dan berbangsa adalah membangun konsep untuk mencapai persatuan, bukan untuk menimbulkan perpecahan. Perubahan regulasi yang dilakukan lebih ditujukan untuk mempersatukan semua kelompok ketimbang menumbangkan beberapa partai dan institusi politik.
2. UUD pada hakekatnya merupakan hukum dasar tertinggi dan dasar pembuatan peraturan perundang-undangan lain yang lebih rendah.
Konstitusi sangat penting bagi suatu negara karena merupakan pedoman yang mengatur hukum negara, menciptakan kekuasaan, dan menjamin hak asasi manusia agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang. Pemerintah tidak dapat bertindak sewenang-wenang karena konstitusi membatasi kekuasaan.
3. Contoh perbuatan inkonstitusional yaitu korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara. Salah satu contohnya adalah kasus Setya Novanto yang melakukan korupsi e-KTP. Menurut saya, kejadian ini sangat meresahkan. Secara khusus, pejabat itu mengatakan bahwa ketua DPR RI terpilihnya adalah Setya Novanto, dan orang yang terlalu percaya harus bertanggung jawab sebagai ketua DPR sebenarnya tidak tepat. tidak. Apalagi soal E-KTP yang menjadi keniscayaan masyarakat, wakil rakyat melakukan kasus korupsi dan tentunya menghabiskan banyak uang. Polisi yang tidak konstitusional ini pantas mendapatkan hukuman maksimal untuk mencegah polisi lain mengikuti jejak mereka nanti.
NPM: 2215011035
Kelas: B
1.Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut dan hal apa yang harus dibenahi dalam konsep berbangsa dan bernegara sesuai dengan artikel tersebut!
2.Apa sebenarnya hakikat dari konstitusi itu dan apa pentingnya konstitusi bagi suatu negara, seperti halnya Indonesia dengan adanya UUD NRI 1945?
3.Sebutkan contoh perilaku pejabat negara yang tidak konstitusional! Layakkah mendapat hukuman yang maksimal atau di beri kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya?
Jawab
1. setelah membaca artikel tersebut ketika kita membuat keputusan, perlu mempertimbangkan semua perspektif, dan keputusan yang dibuat harus dibuat oleh semua orang, bukan hanya pemangku kepentingan tertentu. Itu harus menjadi sesuatu yang menguntungkan pihak-pihak yang terlibat.
Yang perlu kita garap dengan konsep berbangsa dan berbangsa adalah membangun konsep untuk mencapai persatuan, bukan untuk menimbulkan perpecahan. Perubahan regulasi yang dilakukan lebih ditujukan untuk mempersatukan semua kelompok ketimbang menumbangkan beberapa partai dan institusi politik.
2. UUD pada hakekatnya merupakan hukum dasar tertinggi dan dasar pembuatan peraturan perundang-undangan lain yang lebih rendah.
Konstitusi sangat penting bagi suatu negara karena merupakan pedoman yang mengatur hukum negara, menciptakan kekuasaan, dan menjamin hak asasi manusia agar pemerintah tidak bertindak sewenang-wenang. Pemerintah tidak dapat bertindak sewenang-wenang karena konstitusi membatasi kekuasaan.
3. Contoh perbuatan inkonstitusional yaitu korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara. Salah satu contohnya adalah kasus Setya Novanto yang melakukan korupsi e-KTP. Menurut saya, kejadian ini sangat meresahkan. Secara khusus, pejabat itu mengatakan bahwa ketua DPR RI terpilihnya adalah Setya Novanto, dan orang yang terlalu percaya harus bertanggung jawab sebagai ketua DPR sebenarnya tidak tepat. tidak. Apalagi soal E-KTP yang menjadi keniscayaan masyarakat, wakil rakyat melakukan kasus korupsi dan tentunya menghabiskan banyak uang. Polisi yang tidak konstitusional ini pantas mendapatkan hukuman maksimal untuk mencegah polisi lain mengikuti jejak mereka nanti.