Nama: Astrid Debora R.C. Marpaung
NPM: 2218011168
Kelas: Genap (B)
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Artikel ini menyadarkan pentingnya penyelesaian konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Artikel ini menggarisbawahi perlunya analisis terhadap konflik tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa di masa depan. Hal ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya perdamaian dan stabilitas di wilayah perbatasan. Artikel ini menggambarkan sentimen negatif yang masih ada antara warga Indonesia dan Timor Leste, yang dipengaruhi oleh sejarah kolonialisme dan perpisahan yang kompleks antara kedua negara. Pemahaman akan faktor-faktor ini dapat membantu dalam membangun kerja sama yang lebih baik dan mengurangi konflik di masa depan.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Tanpa konsep wawasan nusantara, risiko terjadinya perpecahan, konflik antarwilayah, dan ketimpangan pembangunan akan meningkat. Konsepsi wawasan nusantara juga memberikan landasan bagi pengelolaan sumber daya alam, pemanfaatan laut, serta hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga. Dengan mengadopsi konsepsi wawasan nusantara, Indonesia dapat membangun stabilitas, kesejahteraan, dan persatuan dalam keragaman untuk mencapai tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Konsepsi wawasan nusantara mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini dapat mengurangi potensi konflik antarwarga atau kelompok yang berasal dari berbagai daerah.Konsepsi wawasan nusantara juga mendorong adanya pemahaman dan penghormatan terhadap batas-batas wilayah serta ketegasan dalam menyelesaikan masalah perbatasan. Dalam artikel tersebut, konflik terjadi akibat adanya perselisihan mengenai batas wilayah antara Indonesia dan Timor Leste. Dengan mengimplementasikan konsepsi wawasan nusantara, penyelesaian delimitasi dan demarkasi batas dapat dilakukan secara tegas dan adil, menghindari tindakan sepihak yang dapat memicu ketegangan.Selain itu, konsepsi wawasan nusantara juga melibatkan aspek sosial dan budaya, termasuk membangun hubungan yang harmonis antarwarga Indonesia dengan warga negara lain, termasuk warga negara Timor Leste. Dengan mempromosikan saling pengertian, kerjasama, dan dialog antarbudaya, konflik antarwarga dapat diminimalisir.