Posts made by Lila Diamonda Asya

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video-2

by Lila Diamonda Asya -
Nama: Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108
Kelas:Bioter c


SEJARAH KEMERDEKAAN RI
Peristiwa sejarah sebelum proklamasi RI

Pada tanggal 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika serikat, memicu bersatunya persekutuan Amerika serikat, Britania raya, Belanda, Hindia Belanda, dan sejumlah negara jajahan Inggris serta sejumlah negara Amerika latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang.
Puncak dari perang sekutu ini adalah dijatuhkannya bom atom ke kota Hiroshima Jepang pada tanggal 6 Agustus 1945. Nyaris setengah penduduk Hiroshima meninggal dunia, bom atom kedua dijatuhkan sekutu ke kota Nagasaki 3 hari kemudian.
6 hari paskah pemboman Nagasaki Jepang menyerah pada sekutu. Indonesia memanfaatkan hal ini dua hari kemudian bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya yaitu tepat pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video-1

by Lila Diamonda Asya -
Nama: Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108
Kelas:Bioter c


Limbah Pabrik Cemari Lingkungan

Dalam video tersebut terlihat warga desa Pekalongan Jawa tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian salah satu penyebabnya adalah tercemarnya sungai dan warga merasa tidak nyaman dengan limbah pabrik yang dibuang karena menimbulkan bau.
Limbah yang dibuang ke sungai berasal dari 6 pabrik pakaian, menurut kesaksian salah satu pemilik pabrik mereka tidak mengetahui bagaimana cara mengolah dari limbah itu sendiri.
Para warga mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa jika saluran limbah tidak cepat-cepat ditutup.
Solusinya
Sebaiknya pemerintah bergerak cepat untuk menutup saluran pembuangan limbah ke sungai karena pembuangan limbah ke sungai akan menyebabkan sungai menjadi tercemar dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Diskusi Pertemuan 14

by Lila Diamonda Asya -
Nama: Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108
Kelas:bioter c

ARTIKEL A

Pentingnya implementasi nilai nilai Pancasila dalam menghadapi perkembangan IPTEK


Indonesian telah memasuki zaman modern, dimana kemajuan pesat terjadi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan peradaban manusia berubah secara signifikan.
Dampak positif dari perkembangan IPTEK
-Menunjang kegiatan produksi, dengan
adanya kemajuan IPTEK terciptalah
berbagai mesin-mesin canggih yang dapat
digunakan untuk menunjang dihasilkannya
suatu barang atau jasa tentunya dengan
hasil yang lebih baik, waktu yang lebih
cepat, dan hasil yang lebih banyak
-Memudahkan komunikasi dengan orang
lain
-memudahkan proses pembelajaran
Dampak negatif IPTEK
-Carding, yaitu pembobolan kartu kredit
melalui internet untuk mendapatkan kode
kartu, penipuan melalui pesan singat,
pembajakan akun
-Membuat ketergantungan dan rasa malas,
karena terlalu nyaman dan dimudahkan
oleh teknologi orang-orang bisa saja
timbul rasa malas dan sangat tergantung
pada teknologi
-Mengandung unsur kekerasan bahkan
pornografi.
Pancasila sebagai dasar negara dipercaya sebagai perisai pelindung bangsa,bangsa Indonesia sendiri telah memiliki akar budaya dan religi yang kuat sejak dulu,jika IPTEK di biarkan berkembang tanpa di dasari oleh ideologi takutnya akan membawa kehancuran bagi masyarakat itu sendiri.

ARTIKEL B
TEORI KEBENARAN PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILMU


Pancasila
mempunyai fungsi dan peranan yang sangat
luas dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara. Fungsi dan peranan
itu terus berkembang sesuai dengan tuntutan
zaman. Itulah sebabnya, Pancasila memiliki
berbagai predikat sebagai sebutan nama yang
menggambarkan fungsi dan peranannya.
Pancasila sebagai ideologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan
agama dari bangsa Indonesia. Pancasila
sebagai ideologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktivitas kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,
demikian pula halnya dalam aktivitas ilmiah.
Oleh karena itu, perumusan Pancasila
sebagai dasar pengembangan ilmu bagi
aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan
sesuatu yang bersifat niscaya.Bangsa Indonesia
memiliki akar budaya dan religi yang kuat
dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan
masyarakat sehingga manakala
pengembangan ilmu tidak berakar pada
ideologi bangsa, sama halnya dengan
membiarkan ilmu berkembang tanpa arah
dan orientasi yang jelas.
Ada
tiga alasan yang menjadi landasan perlunya
Pancasila ditelusuri secara ilmiah yakni: 1.
Menteri Roeslan Abdulgani yang pada
seminar Manipol di Bandung pada tanggal 28
Januari 1961 menyatakan bahwa Presiden
Soekarno menghendaki penarikan ke atas
(perumusan teori Pancasila, khususnya
Filsafat Pancasila) dan penarikan ke bawah
ajaran Pancasila (tingkat penjabaran dan
pelaksanaannya, yang boleh disebut dengan
sikap hidup). 2. Jawaban Presiden Soekarno
dalam rapat DPA sebelum 28 Januari 1961
yang menegaskan bahwa Sosialisme
Indonesia dan ajaran Pancasila bersifat
ilmiah dan religius. Ilmiah dalam arti: 1)
suatu ajaran ilmiah, yang bersifat khusus
berlaku bagi waktu, tempat, keadaan,
golongan manusia, atau bangsa tertentu; 2)
lebih tinggi tingkatnya daripada itu ialah
suatu teori ilmiah yang meliputi segala faktor
tadi yang lebih luas; dan 3) tingkat yang lebih
tinggi lagi ialah sistem kefilsafatan yang
terluas dalam segala faktornya, sampai dapat
mencapai tingkat dan luas yang abstrak,
umum, dan universal. 3. Ketetapan MPRS
no. II/MPRS/1960/ yang menentukan tentang
pembangunan mental berdasarkan Pancasila
yang menghendaki pula berfikir secara
abstrak, secara ilmiah dan secara filsafati terhadap Pancasila .
Teori Kebenaran Pancasila
Dalam lingkup perbincangan
kefilsafatan, sistem filsafat Pancasila harus
memenuhi tiga teori kebenaran, yakni teori
kebenaran koherensi, korespondensi, dan
pragmatik.

dapat di simpulkan dari kedua arti sama sama membahas mengenai pentingnya peran ideologi Pancasila bagi masyarakat dalam menghadapi perkembangan IPTEK

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

by Lila Diamonda Asya -
Nama:Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108
Kelas: bioter c


URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

penulis:Eka setyorini
Tahun:2018



Pancasila adalah dasar negara atau
pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD
1945, dan sekaligus cita hukum
(rechtssidee) negara Indonesia karena
bersumber pada pandangan dan falsafah
hidup yang mendalam, dimana tersimpul
ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa
Indonesia. Pancasila sebagai idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari bangsa Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi bangsa
Indonesia mengakomodir seluruh
aktifitas kehidupan bermasyarakat,
berbangas dan bernegara demikian juga
dalam aktifitas ilmiah. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya
dan religi yang kuat dan tumbuh sejak
lama dalam kehidupan masyarakat
sehingga manakala pengembangan ilmu
tidak berakar pada idiologi bangsa, sama
halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi
yang tidak jelas .Perkembangan iptek pada gilirannya
bersentuhan dengan nilai-nilai budaya
dan agama sehingga disatu pihak
dibutuhkan semangat obyektifitas
dipihak lain iptek perlu
mempertimbangkan nilai-nilai budaya
dan agama dalam pengembangannya agar
tidak merugikan umat manusia.
Pancasila merupakan satu kesatuan
dari sila-sila Pancasila haruslah
merupakan sumber nilai, kerangka
berpikir dan serta sebagai asas moralitas
bagi pembangunan ilmu pengethuan dan
teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan
dalam sila-sila Pancasila yang merupakan
sebuah sistem etika, diantaranya
1.Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak.
2.Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang
Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek.
3.Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa
terpelihara
4.Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas
kepentingan demokrasi
5.Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian

Kelebihan
Pembahasan mengenai urgensi penegasan Pancasila disampaikan secara jelas

Kekurangan
tidak di sebutkan tujuan pada jurnal ini

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video

by Lila Diamonda Asya -
Nama:Lila Diamonda Asya
Npm:2217061108
Kelas: bioter c


Judul: Pancasila Sebagai Dasar Pengambangan iptek

Iptek adalah karya hasil manusia pada dasarnya karya tersebut digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. Iptek dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif.
Nilai-nilai yang ada pada Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi.
Dasar ketuhanan yang maha esa yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak jika diikuti pandangan-pandangan sekuler dunia barat yang ilmunya dipelajari dan menjadi rujukan para cendekiawan seperti berjalan berlawanan.
Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan iptek
1. Sila ketuhanan yang maha esa
Mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta keseimbangan antara rasional dan irasional antara akal dan kehendak.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar-dasar molaritas bahwa manusia dalam membangun iptek harus bersikap beradab karena iptek adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral
3. Sila persatuan Indonesia
Mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme dalam sila-sila yang lain.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Mendasari pengembangan iptek secara demokratis artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengkomprentasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya,manusia dengan manusia,manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungan.