Nama : Fatima Azzahra Gumay
NPM : 2215012035
Kelas : A
Prodi : S1 Arsitektur
Sebagai bentuk rasa cinta terhadap Indonesia sudah seharusnya setiap warga negara memahami negara sendiri dari beragam aspek untuk bisa memahaminya. Masyarakat Indonesia bisa mempelajari wawasan nusantara dengan mempelajari wawasan nusantara akan tumbuh jiwa nasionalisme pada setiap warga negara Indonesia. Wawasan berasal dari kata wawas atau bahasa Jawa yang berarti pandangan, tinjauan atau pengertian indrawi. Selanjutnya muncul kata mawas yang berarti memandang meninjau atau melihat. Adapun pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI yang meliputi darat, laut, udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik ekonomi sosial budaya dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia antar kelompok dan konteks sosiologi, politis serta pantangan yang harus dihindari adalah perbuatan tindakan yang menanggapi norma-norma, etika, moral, nilai Agung atau tindakan anarkis menuju ke arah disintegrasi bangsa Indonesia. Wawasan nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan Negera Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah sehingga wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia.
Wawasan Nusantara telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat internasional melalui Deklarasi Djuanda dan Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1982. Prinsip negara kepulauan Ajib elago menjadi landasan bagi kebijakan wilayah negara kepulauan Indonesia. Pembinaan dan pengembangan Wawasan Nusantara mencakup pandangan tentang kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan, dengan tujuan mencapai persatuan dan kesatuan bangsa.
Wawasan Nusantara mencakup pandangan tentang kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, termasuk kesatuan nasional di bawah Ketetapan MPR tahun 1993 dan 1998.
Karena mengetahui pentingnya wawasan nusantara, kita dapat memperkokoh kadar pemahaman nusantara dengan:
1. Pendidikan formal
2. Pendidikan non formal
3. Media informasi