Posts made by Fatima Azzahra Gumay

Nama : Fatima Azzahra Gumay
NPM : 2215012035
Kelas : A
Prodi : S1 Arsitektur

A. Artikel tersebut menyampaikan bahwa situasi penegakan HAM di Indonesia pada tahun 2019 masih buruk. Beberapa masalah yang diidentifikasi meliputi pelanggaran HAM berat di masa lalu, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi berbasis gender, kegagalan dalam mencapai keadilan dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM, serta penjatuhan hukuman kejam di luar pengadilan. Meskipun demikian, ada beberapa perkembangan positif seperti langkah reformasi dan komitmen untuk meratifikasi perjanjian HAM internasional. Masyarakat sipil juga terlibat aktif dalam memperjuangkan HAM.

B. Demokrasi di Indonesia mencerminkan nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia dalam beberapa aspek. Salah satu prinsip yang menjadi ciri khas demokrasi Indonesia adalah "Berke-Tuhanan yang Maha Esa," yang menunjukkan hubungan erat antara kehidupan berdemokrasi dengan keberagamaan dan keyakinan masyarakat Indonesia.

C. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, mengandung prinsip-prinsip seperti persatuan, keadilan sosial, dan demokrasi yang merupakan landasan bagi praktik demokrasi di Indonesia. Namun, tantangan muncul dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip ini secara konsisten dan menyeluruh di semua tingkatan pemerintahan dan masyarakat. Dalam hal UUD 1945, walaupun secara teori menjamin hak asasi manusia, terdapat kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang masih terjadi di Indonesia. Misalnya, pelanggaran hak asasi manusia di Papua, pembatasan kebebasan berekspresi, dan diskriminasi berbasis gender yang masih menjadi permasalahan serius. Pentingnya penegakan hukum yang adil dan perlindungan hak asasi manusia dalam praktik demokrasi tidak boleh diabaikan. Pemerintah perlu memperkuat lembaga-lembaga penegak hukum dan menjalankan sistem peradilan yang independen dan adil untuk menangani pelanggaran hak asasi manusia.

D. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama memang memiliki pengaruh besar dalam memobilisasi loyalitas dan emosi rakyat. Kekuatan kharisma mereka seringkali digunakan untuk mempengaruhi pendapat dan tindakan massa, bahkan dalam situasi yang melibatkan tumbal atau pengorbanan yang tidak jelas tujuannya.
Nama : Fatima Azzahra Gumay
NPM : 2215012035
Kelas : A
Prodi : S1 Arsitektur

Sebagai bentuk rasa cinta terhadap Indonesia sudah seharusnya setiap warga negara memahami negara sendiri dari beragam aspek untuk bisa memahaminya. Masyarakat Indonesia bisa mempelajari wawasan nusantara dengan mempelajari wawasan nusantara akan tumbuh jiwa nasionalisme pada setiap warga negara Indonesia. Wawasan berasal dari kata wawas atau bahasa Jawa yang berarti pandangan, tinjauan atau pengertian indrawi. Selanjutnya muncul kata mawas yang berarti memandang meninjau atau melihat. Adapun pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI yang meliputi darat, laut, udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik ekonomi sosial budaya dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia antar kelompok dan konteks sosiologi, politis serta pantangan yang harus dihindari adalah perbuatan tindakan yang menanggapi norma-norma, etika, moral, nilai Agung atau tindakan anarkis menuju ke arah disintegrasi bangsa Indonesia. Wawasan nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan Negera Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah sehingga wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia.

Wawasan Nusantara telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat internasional melalui Deklarasi Djuanda dan Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1982. Prinsip negara kepulauan Ajib elago menjadi landasan bagi kebijakan wilayah negara kepulauan Indonesia. Pembinaan dan pengembangan Wawasan Nusantara mencakup pandangan tentang kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan, dengan tujuan mencapai persatuan dan kesatuan bangsa.
Wawasan Nusantara mencakup pandangan tentang kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, termasuk kesatuan nasional di bawah Ketetapan MPR tahun 1993 dan 1998.
Karena mengetahui pentingnya wawasan nusantara, kita dapat memperkokoh kadar pemahaman nusantara dengan:
1. Pendidikan formal
2. Pendidikan non formal
3. Media informasi