གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Farhan Abdul Ghoni

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal

Farhan Abdul Ghoni གིས-
Nama: Farhan Abdul Ghoni
NPM : 2211031100
Kelas : AKT C

1. Peralihan sistem etika politik dari masa orde baru ke masa reformasi merupakan dorongan positif yang dapat mengubah pemerintahan menjadi lebih baik dengan adanya undang-undang nomor 22 tahun 1999. Meskipun sistem pemerintahan telah beralih, akan tetapi pemerintah secara tidak langsung tetap mempertahankan birokrasi yang lama. yang menjadi perhatian khusus sampai saat ini adalah ketidakmampuan pemerintah dalam menjalani tugas, seperti tidak melayani masyarakat dengan baik.

Paradigma pemerintahan yang dibangun dimasa lalu tetap dipertahankan dan menjadi akar masalah pemerintahan dan birokrasi sehingga mengancam demokratisasi.
Paradigma pemerintahan yang keliru seperti itulah yang tetap dipertahankan sehingga menjadi salah satu ciri kelemahan kinerja jajaran pemerintahan sampai detik ini. Persimpangan antar etika dan paradigma pemerintahan semakin mencuat dan menghadapkan diri pada problematika etik. Paradigma pemerintahan yang seharusnya dibangun, tetapi berbalik menjadi kelemahan jajaran pemerintah yang dihadapkan dengan polemik etik, seperti indepndence, partialy, integrity, transparency, dan efficiency.

Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas sudah jelas sekali dapat disimpulkan bahwa sistem etika politik saat ini tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan demokrasi yang adil, kebebasan berpolitik yang adil, dan hukum politik yang adil tanpa memandang perbedaan derajat.

2. Tidak ada kesempurnaan di dunia ini baik dari segi positif maupun negatif. Begitu juga dengan dekandensi moral yang baru-baru ini marak terjadi di kalangan anak-anak muda Indonesia.

Etika para generasi muda di lingkungan saya sebagian mengalami dekadensi moral dan sebagian tidak mengalami dekadensi moral. Terjadinya dekadensi moral pada saat ini sulit untuk dihindari , seperti budaya asing yang lebih diminati oleh kalangan generasi muda yang dapat merusak moral dan tidak mencerminkan etika yang baik.

Salah satu solusi yang tepat dan dapat digunakan untuk mencegah terjadinya dekadensi moral adalah dengan pengarahan orang tua kepada anak sejak dini. Kesadaran orang tua dalam mendidik anak sangatlah penting agar
anak tersebut dapat menjadi generasi yang baik dan dapat berkontribusi dalam melakukan pencegahan terjadinya dekadensi moral di masa depan.

Selain itu, pemerataan pendidikan formal dengan sistem yang baik juga dapat mencegah terjadinya dekadensi moral. Pengarahan melalui pendidikan Formal dapat membentuk karakteristik siswa yang nasionalis sehingga budaya asing buruk yang masuk dapat disaring oleh siswa tersebut dengan menggunakan pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan Formal.

Pernyataan di atas sesuai dengan apa yang disampaikan oleh KI Hajar Dewantara mengenai ilmu psikologi anak. Beliau mengatakan bahwa ada dua hal yang dapat mempengaruhi karakteristik anak, yaitu faktor internal dan eksternal yang dimana arahan orang tua merupakan faktor internal. Sedangkan pendidikan formal merupakan faktor eksternal.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal

Farhan Abdul Ghoni གིས-
NAMA: Farhan Abdul Ghoni
NPM. : 2211031100
KELAS: AKT C

A. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!

Pendapat mengenai proses pendidikan di tengah pandemi menurut saya adalah kurang efektif. Hal ini sudah sangat jelas mengingat pada masa pandemi pemerintah menerapkan sistem pendidikan yang dilaksanakan melalui daring akan tetapi fasilitas-fasilitas untuk mendukung kegiatan tersebut tidak merata dan kurang memadai sehingga banyak siswa yang tidak dapat mendapatkan pendidikan pada saat itu.

B. Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?

1. Pemerataan fasilitas pendidikan ke seluruh Indonesia agar para siswa yang tidak memiliki perlengkapan tersebut dapat melaksanakan pendidikan secara daring.

2. Menanamkan pola pikir positif pada diri sendiri agar senantiasa bersyukur kepada Tuhan yang maha esa dan sabar atas segala cobaan dan ujian yang telah diberikan.

3. Berusah mencari solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah pendidikan baik dari pemerintahan sendiri maupun masyarakat.

C. Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!

1. Program MNC peduli dari MNC group berupa pemberian sumbangan kepada masyarakat dengan tujuan menggerakkan ekonomi serta mengurangi beban masyarakat, seperti pemberian obat-obatan secara gratis, vaksinasi gratis, sembako gratis dan lain sebagainya.

Menurut saya, kegiatan positif di atas merupakan sikap terpuji yang harus di lestarikan demi menjaga kerukunan serta menjaga diri dari sifat sombong sehingga terciptalah lingkungan yang damai dan tentram.

D. Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

hakikat Pancasila adalah sesuatu yang terkandung dalam nilai-nilai yang terdapat pada sila Pancasila yang harus dijadikan sebab, sehingga dijadikan sebagai dasar negara. Pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sendiri mudah diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat baik secara individu maupun kelompok, seperti gotong royong, melakukan kegiatan sumbangan, dan lain sebagainya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

Farhan Abdul Ghoni གིས-
Nama: Farhan Abdul Ghoni
NPM. : 2211031100
KELAS: AKT C

Pancasila merupakan falsafah yang memiliki peran penting terhadap perilaku bangsa Indonesia dan merupakan pedoman bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa Indonesia. Sedangkan Filsafat adalah pemikiran mendalam tentang pendidikan berdasarkan filsafat. Keterkaitan antara Pancasila dengan filsafat merupakan pedoman penting yang harus dipelajari dan diterapkan sehingga nilai-nilai Pancasila yang adil dan baik mampu melindungi bangsa Indonesia dari penyimpangan moral.
Hal ini dapat dibuktikan dengan pendidikan mengenai nilai-nilai Pancasila yang memiliki arah yang sama dengan ilmu filsafat ,seperti larangan SARA, Toleransi, dan lain sebagainya. Selain itu, Pancasila juga merupakan filsafat karena Pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berfikir bangsa.