Nama : Farras Salwa An-Najah
NPM : 2251031024
Kelas : AKT C
Analisis soal 2
A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Etika Politik Pancasila merupakan percabangan dari filsafat politik Pancasila yang memandang baik dan buruknya suatu perbuatan maupun perilaku politik dengan dasar Filsafat Politik Pancasila. Adapun definisi Filsafat Politik Pancasila yaitu segenap keyakinan yang diperjuangkan penganutnya dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia berdasarkan Pancasila. (https://voi.id/berita/46327/etika-politik-pancasila-nilai-nilai-dan-contoh-penerapannya)
Namun nyatanya, etika perilaku politik di Indonesia saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang dikarenakan masih kurangnya rasa kesadaran diri dari oknum-oknum politik. Bentuk-bentuk pelanggaran etika perilaku politik dapat berupa korupsi, suap jual beli jabatan, penyalahgunaan kekuasaan, dll.
Sebagai contoh pelanggaran etika perilaku politik, yakni kasus korupsi Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua Mikael Kambuaya. dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pembangunan ruas jalan Kemiri-Depapre, Jayapura. (https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200312013712-12-482680/kasus-suap-eks-pejabat-pemprov-dituntut-8-tahun-penjara).
Dari pelanggaran etika perilaku politik tersebut dapat kita ketahui bahwa korupsi adalah perbuatan yang melanggar nilai-nilai etika pancasila. Pada sila pertama, jika kita melakukan tindakan korupsi berarti sama saja kita telah membohongi Tuhan. Sila kedua, Dengan melakukan korupsi, berarti sama saja telah melangggar sila kedua ini karena telah melakukan tindakan yang memperlakukan kekuasaan dan kedudukan sebagai tempat untuk mendapatkan hal yang diinginkan demi kebahagiaan diri sendiri dan juga membuat orang lain menjadi rugi karena tindakan korupsi tersebut. Sila ketiga, Korupsi merupakan tindakan yang dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat sehingga hal tersebut akan membuat rakyat merasa menjadi terintimidasi dan tidak peduli lagi terhadap tindakan yang telah dilakukan oleh pemerintah. Sila keempat, korupsi itu sama saja telah melakukan tindakan dengan keputusan sendiri dan hal itu tidak baik karena dalam menentukan dan melakukan segala sesuatu haruslah berdasarkan keputusan bersama karena Indonesia sangat menjunjung tinggi musyawarah. Sila kelima, tindakan korupsi menunjukan ketidakadilan antar pemerintah dan masyarakat karena telah menggunakan sesuatu yang bukan haknya untuk dijadikan kenikmataan bagi diri sendiri tanpa memikirkan tujuan awalnya hal tersebut dilakukan. (https://binus.ac.id/character-building/pancasila/sila-sila-pancasila-terhadap-tindakan-korupsi/)
B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlaq), kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlaq, nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan masyarakat.
Menurut saya, etika generasi muda yang ada disekitar saya masih masih banyak yang belum sesuai dengan nilai-nilai etika norma Pancasila. Sebagai contoh, yakni hilangnya kejujuran, hilangnya rasa tanggungjawab, rendahnya rasa disiplin, kurangnya rasa peduli terhadap sesama dan lingkungan, kurangnya rasa hormat baik kepada sesama bahkan orangtua.
Menurut saya, sebagai solusi alangkah baiknya apabila para orangtua dapat menanamkan Pendidikan karakter sejak dini, mampu menanamkan rasa kesadaran diri untuk dapat memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan baik, Memperluas wawasan dan pengetahuan dalam ranah ilmu pengetahuan dan kehidupan sosial, dan Mengadakan pendidikan moral dan pengembangan karakter pada mata pelajaran yang diajarkan di sekolah.