Posts made by Farel adiswara 2251031040

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Video

by Farel adiswara 2251031040 -
Nama : Farel Adi swara
Npm : 2251031040
Kls : akuntansi D

Pancasila dan IPTEK
IPTEK adalah hasil karya manusia,karya tersebut pada dasarnya digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan sehari harinya.oleh karena itu,IPTEK digunakan oleh manusia untuk suatu kepentingan,baik kepentingan yang memberikan dampak negatif maupun positif.

Sila sila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK :
1. Sila ketuhanan yang maha esa
Dalam sila ini,IPTEK tidak hanya memperhatikan hasil temuan / ciptaan nya saja,melainkan juga memperhatikan tentang manfaatnya,apakah manfaatnya berdampak positif atau tidak terhadap manusia.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab.karena IPTEK adalah hasil kebudayaan manusia yang beradab dan juga bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia
Mengklompementasikan universalitas dan internasionalisme ( kemanusiaan) dalam sila sila yang lainnya.pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme,kebebasan bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian dari umat manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis.artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK ,ilmuan juga harus menghormati & menghargai kebebasan orang lain & juga memiliki sikap yang terbuka untuk di kritik,dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan yang lainnya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Mengklompementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan tuhannya.

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Soal

by Farel adiswara 2251031040 -
Nama : Farel Adi swara
Npm : 2251031040
Kls : Akt D

A. Menurut saya,etika perilaku politik saat ini sangatlah buruk.banyak pelaku pelaku politik yang menyimpang dengan nilai nilai Pancasila.
Cukup banyak penyimpangan etika tidak sesuai yang dilakukan oleh para pelaku politik,diantaranya adalah :
1. Ketika sudah menjabat,pelaku politik cenderung melupakan janji yang diberikan olehnya sebelum mereka terpilih.
Sumber : https://megapolitan.kompas.com/read/2013/01/26/02491622/nan?page=all
2. Para pelaku politik kebanyakan anti kritik.
Dalam hal ini,banyak sekali bukti bukti yang ada dan sudah diketahui masyarakat. Contohnya : komika yang bernama bintang Emon mengkritik kasus novel Baswedan ,namun tidak lama dari itu muncul tuduhan ancaman penjara ke bintang Emon dengan alasan kasus narkoba,namun tidak lama setelah berita itu ada,bintang Emon langsung memberikan sebuah bukti berupa hasil test urine yang negatif,/ bisa dibilang bintang Emon tidak mengkonsumsi narkoba. Hal ini membuktikan bahwa pelaku politik masih mempunyai sikap anti kritik.
Sumber : https://www.kompas.com/hype/read/2020/06/16/110659766/nasib-bintang-emon-usai-bikin-video-kasus-novel-baswedan-dituduh-narkoba?page=all
3. Para pelaku politik cenderung tidak mau mendengarkan aspirasi rakyat.
Bahkan ketua DPR RI pun tidak mau mendengarkan suara/ pendapat salah satu anggotanya yang berasal dari partai PKS .hal ini terjadi ketika DPR RI sedang melakukan sidang omnimbus law / UU cipta kerja.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201113062949-32-569252/puan-akui-matikan-mik-politikus-demokrat-di-rapur-omnibus-law
4. Adanya politik adu domba / penggiringan opini publik tanpa bukti yang digunakan untuk melawan pesaing politik.
Sumber : https://nasional.tempo.co/read/1517427/icw-sebut-buzzer-giring-opini-publik-tanpa-data-dan-bukti-yang-akurat
5. Masih maraknya para pelaku politik yang melakukan korupsi.
Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/934743/13/kejagung-kembali-tetapkan-satu-tersangka-kasus-korupsi-impor-garam-1667823116
Dan lain lain.
Jadi,menurut saya etika perilaku politik saat ini tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila.


B. Menurut saya,etika & nilai generasi muda yang ada di sekitar saya belum mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Dikarenakan masih banyak penyimpangan yang dilakukan oleh generasi muda saat ini. Hal hal itu adalah :
1. Maraknya pergaulan bebas
Masih banyaknya pergaulan bebas yang dilakukan oleh generasi muda di sekitar saya,salah satu hal yang dilakukan adalah meminum alkohol.
Sumber : https://www.kompasiana.com/devypuspitass/636263a708a8b5298e28c972/maraknya-pergaulan-bebas-di-kalangan-remaja
2. Masih ada generasi muda yang tidak toleransi
Hal ini disebabkan oleh kurangnya edukasi tentang toleransi sejak kecil dan adanya sikap tidak terbiasa dengan perbedaan di lingkungan sekitarnya, sehingga ketika berada di luar lingkungan aslinya mereka akan menganggap bahwa dirinya lah yang paling benar dan orang lain tidak.
Sumber : https://www.republika.co.id/berita/qseinn428/tiga-hal-penyebab-hilangnya-toleransi-di-masyarakat
3. Kurangnya kejujuran
Hal ini disebabkan oleh kebiasaan yang dilakukan oleh beberapa generasi muda , sehingga akibat beberapa generas muda telah terbiasa,hal ini sulit untuk dihilangkan. Contoh : menyontek saat ujian.
Sumber : https://kuninganmass.com/maraknya-bentuk-bentuk-ketidakjujuran-dalam-hal-akademik-mencontek-dikalangan-anak-sekolah-dasar/
Dan lain lain.
Oleh karena itu,menurut saya etika dan nilai generasi muda yang ada di sekitar saya belum sesuai dengan apa yang dianut oleh bangsa Indonesia.

Solusi :
1. Memberikan edukasi sejak kecil tentang hal hal yang baik,contohnya sikap toleransi dan kejujuran.
Karena jika sudah di edukasi dan dilakukan sejak kecil,hal ini akan menjadi sebuah kebiasaan yang nantinya akan terus dilakukan oleh generasi muda.
2. Perlunya perhatian dari orang tua agar dapat mengontrol anaknya .
Karena Rata- rata pelaku pergaulan bebas yang dilakukan oleh generasi muda itu disebabkan oleh kurangnya perhatian dari orang tua.
3. Melakukan etika dan nilai norma yang sesuai harus tidak hanya dilakukan oleh generasi muda saja.menurut saya,generasi tua juga harus melakukan etika dan nilai norma yang sesuai juga.karena menurut saya,generasi tua adalah contoh bagi generasi muda ,hal hal yang dilakukan oleh generasi tua biasanya akan ditiru oleh generasi muda,oleh karena itu menurut saya generasi tua juga harus menerapkan etika dan nilai norma yang baik.
Dan lain lain

Akuntansi B Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Farel adiswara 2251031040 -
Farel adi swara
2251031040

Filsafat pendidikan adalah pemikiran yang mendalam tentang
pendidikan berdasarkan filsafat. Apabila kita hubungkan fungsi Pancasila dengan sistem
pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan, maka Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa
yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, sistem pendidikan nasional Indonesia
wajar apabila dijiwai, didasari dan mencerminkan identitas Pancasila. Pancasila adalah falsafah
yang merupakan pedoman berperilaku bagi bangsa Indonesia yang sesuai dengan kultur bangsa
Indonesia. Pendidikan karakter memang seharusnya diambil dari nilai-nilai yang terkandung
dalam Pancasila. Agar tercipta manusia Indonesia yang cerdas, berperilaku baik, mampu hidup
secara individu dan sosial, memenuhi hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat
pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis, dan reigius.
Prinsip-Prinsip Filsafat Pancasila
Pancasila ditinjau dari kausal Aristoteles dapat dijelaskan sebagai berikut.
a. Kausa Materialis, maksudnya sebab yang berhubungan dengan materi/bahan, dalam hal ini
Pancasila digali dari nilai-nilai sosial budaya yang ada dalam bangsa Indonesia sendiri.
b. Kausa Formalis, maksudnya sebab yang berhubungan dengan bentuknya, Pancasila yang
ada dalam pembukaan UUD ’45 memenuhi syarat formal (kebenaran formal).
c. Kausa Efisiensi, maksudnya kegiatan BPUPKI dan PPKI dalam menyusun dan merumuskan
Pancasila menjadi dasar negara Indonesia merdeka.
d. Kausa Finalis, maksudnya berhubungan dengan tujuannya, tujuan diusulkannya Pancasila
sebagai dasar negara Indonesia merdeka.
Inti atau esensi sila-sila Pancasila meliputi:
a. ke-Tuhanan, yaitu sebagai kausa prima;
b. kemanusiaan, yaitu makhluk individu dan makhluk sosial;
c. kesatuan, yaitu kesatuan memiliki kepribadian sendiri;
d. kerakyatan, yaitu unsur mutlak negara, harus bekerja sama dan gotong royong; dan
e. keadilan, yaitu memberikan keadilan kepada diri sendiri dan orang lain yang menjadi haknya.