Kiriman dibuat oleh Desi Astri

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-1

oleh Desi Astri -
Nama: Desi Astri
NPM: 2218031008
Prodi: Farmasi

Dalam video tersebut, warga Kabupaten Pekalongan memprotes enam pabrik pakaian yang membuang limbah ke sungai. Mereka menggelar demonstrasi mematikan sistem pembuangan limbah. Pembuangan limbah tersebut mencemari sungai dan juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Karena itu, warga setempat memprotes dan menuntut aparat menutup pabrik-pabrik tersebut.

Dalam hal ini, saya percaya bahwa peran teknologi canggih dapat digunakan untuk memecahkan masalah saat ini. Serta penggunaann alat-alat modern (alat pengolahan limbah). Setiap pabrik harus memiliki fasilitas pengolahan limbah dimana limbah diolah sebelum dibuang. Peran masyarakat dan pemerintah juga diperlukan untuk mengecek apakah pabrik tersebut memenuhi standar pengelolaan limbah yang berlaku atau tidak agar tidak merugikan warga dan penduduk sekitar.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Desi Astri -
Nama: Desi Astri
NPM: 2218031008
Prodi: Farmasi

Analisis Jurnal
Saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) mengalami kemajuan pesat dan perkembangan yang luar biasa. Perkembangan iptek tidak lepas dari keadaan yang melengkapinya, sehingga iptek selalu berkembang dalam ruang kebudayaan. Kemudian, karena perkembangan iptek bersinggungan dengan nilai-nilai budaya dan agama, maka di satu sisi diperlukan semangat objektivitas, dan di sisi lain iptek harus memperhatikan nilai-nilai budaya dan agama. dikembangkan agar tidak merugikan umat manusia. Bangsa Indonesia harus mendasarkan hidupnya pada Pancasila dan menghadapi perkembangan yang terjadi.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum diskusi

oleh Desi Astri -
Nama : Desi Astri
NPM : 2218031008
Prodi : Farmasi

Berdasarkan artikel 14a dan 14b tersebut, dapat saya simpulkan bahwa:

Artikel 14a menjelaskan bahwa seiring kehidupan berkembang di era digital ini, perubahan yang lebih besar terjadi dalam kehidupan manusia. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya memberikan dampak positif, seperti kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat memberikan dampak negatif. Untuk menghindari hal tersebut, pengembangan iptek harus mampu menyesuaikan dan memperhatikan nilai-nilai ideologi bangsa, agar tidak merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.

Sebagai bangsa Indonesia, kita harus senantiasa mengadopsi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita harus selalu memanfaatkan dan memanfaatkan perkembangan ini dengan cara yang bermanfaat bagi kita, orang lain, dan masyarakat Indonesia.

Terdapat 3 hal yang dapat disimpulkan dari artikel 14b, meliputi:
1. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
a). Tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
b). Aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya
hakekat manusia,
c). Suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
d). Pemanfaatan pada semua pihak, dan
e). Terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya
3. Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.

Sekian hal-hal yang dapat saya simpulkan, mohon maaf apabila terdapat kekeliruan.
Terimakasih

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Desi Astri -
Nama: Desi Astri
NPM: 2218031008
Prodi: Farmasi

Globalisasi adalah tersebarluasnya pengaruh ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang ada di setiap penjuru dunia ke penjuru dunia yang lain.
Globalisasi berlangsung melintasi dimensi ruang dan waktu. Saat ini perkembangan teknologi sangat pesat dan berkat perkembangan teknologi ini memudahkan kita untuk mendapatkan dan mencari informasi. Teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu faktor pendukung utama globalisasi.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat mempengaruhi perubahan di berbagai bidang kehidupan, dan tidak dapat kita hindari. Banyak hal positif yang bisa diambil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, namun banyak juga hal negatif yang harus kita hindari. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dan ditekankan di masyarakat. Dan generasi muda sekarang harus tahu bagaimana memilih yang baik atau buruk dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mengikuti nilai-nilai Pancasila.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Desi Astri -
Nama: Desi Astri
NPM: 2218031008
Prodi: Farmasi

Video ini berjudul "PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN IPTEK"
IPTEK merupakan ilmu yang mempelajari tentang perkembangan teknologi berdasarkan ilmu pengetahuan.
Sila-sila Pancasila yang dalam pengembangan iptek:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Nilai ini mengajarkan kita untuk memikirkan dan mempertimbangkan sesuatu yang merugikan sekitar ataupun tidak.

2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Nilai ini berisi menjelaskan tentang bagaimana cara kita bersikap dengan beradab dan bermoral terhadap perkembangan IPTEK

3. Sila Persatuan Indonesia
Nilai-nilai ini mengajarkan kita untuk mengembangkan rasa nasionalisme, serta keluhuran bangsa sebagai umat manusia di dunia.

4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan.
Nilai-nilai yang mengajarkan kita untuk menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta memiliki sikap yang terbuka jika dikritik atau atau dikaji ulang.

5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Nilai-nilai ini mengajarkan kita untuk menjaga keseimbangan keadilan dalam pengembangan IPTEK