Posts made by Riski Fasha Juniansyah Putra 2251031035

RISKI FASHA J.P
2251031035
AKT D

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

Indonesia sebenarnya memiliki nilai-nilai tradisional yang juga ditanamkan sejak dahulu, seperti: nilai-nilai budaya, agama, dan adat istiadat yang bermacam-macam bentuknya dari Sabang hingga Merauke.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya antara lain seperti: kejujuran, keteladanan, sportifitas, toleransi, tanggung jawab, reputasi, disiplin, etos kerja, gotong royong, dan lain-lain.
Nilai-nilai tersebut sangat dihormati dan dipatuhi oleh segenap elemen masyarakat hingga saat ini dan juga diimplementasikan di dalam pemerintahan.
Bahkan mengenai etika politik dan pemerintahan yang diatur di dalam perundangan, secara khusus ada juga aturan yang menegaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada publik, seorang pejabat negara harus siap mundur dari jabatannya apabila merasa dirinya telah melanggar kaidah dan sistem nilai, ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan negara.
Apa yang terjadi di Indonesia saat ini masih ada yang belum sesuai dengan Pancasila, karena jika menyoroti secara khusus terkait etika politik dan pemerintahan di kalangan elite politisi dan pejabat negara di Indonesia, nilai-nilai tradisional Indonesia yang tertanam yang telah disebutkan tadi tidak nampak terlihat pada diri mereka.

sumber: https://www.franswinarta.com/news/kurangnya-etika-politik-dalam-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara/

B. Sebagian generasi muda sudah menerapkan etika menurut nilai nilai Pancasila. Nilai yang baik seperti bertoleransi antar agama, adil dalam berteman, bersatu untuk mencapai sesuatu yang di inginkan untuk kepentingan bersama. Nilai yang buruk seperti pergaulan bebas, memaksakan untuk agama yang dianut, tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.

Dekadensi moral merupakan suatu kemerosotan moral yang terjadi pada individu yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu.

Untuk menghindari salah pergaulan ada beberapa hal yang harus di perhatikan
1.pandai memilah dan memilih teman dekat.
2.Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter seseorang, terutama dalam mengenalkan pendidikan agama sejak dini.
3.Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok.
4.Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok.
5.Mampu memanfaatkan Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebaik-baiknya.

https://sumbar.kemenag.go.id/v2/post/23937/tips-mengatasi-kerusakan-moral%C2%A0khususnya-para-remaja-islam.html
RISKI FASHA JUNIANSYAH PUTRA
2251031035
AKUNTANSI D
1. Menurut saya kurang nya efisen pada preoses pembelajaran secara daring dikarnakan kurang nya pengetahuan pengunakan teknologi dan sulit nya untuk melakukan pembelajaran secara daring untuk yang tidak mempunyai hp atau lain.
2. Dimana di butuhkan nya perhatian pemerinta terhadap masyarakat kalangan menegah kebawah yang dimana banyak dari mereka tidak bisa mengikuti proses pembelajaran melalui online
3. Pengalaman saya di organisasi waktu SMA adalah salah satu pengembangan karakter yang berjiwa pancasila, yang dimana di organisasi sendiri di ajarkan untuk berkerja sama,gotong royong,menghargai orang lian bersikap jujur dan di ajarkan nya saya menjadi pemimpin
4. Yang dimaksud dengan pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku adalah bahwa Pancasila adalah disiplin ilmu yang menjadi dasar masyarakat Indonesia dalam bersikap, bersosial dan berpikir.
NAMA : RISKI FASHA JUNIANSYAH PUTRA
NPM : 2251031035
AKUNTANSI D
Filsafat adalah berpikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. hubungan fungsi Pancasila dengan sistem pendidikan ditinjau dari filsafat pendidikan yaitu Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang menjiwai dalam kehidupan sehari-hari.
Prinsip-prinsip Filsafat Pancasila
Pancasila ditinjau dari kausal Aristoteles yaitu kausa Materialis, Kausa Formalis, Kausa Efisiensi, Kausa Finalis
Inti atau esensi sila-sila Pancasila Meliputi
1. Ke-Tuhanan, yaitu sebagai kausa prima
2. Kemanusiaan, yaitu makhluk individu dan makhluk sosial
3. Kesatuan, yaitu kesatuan memiliki kepribadian sendiri
4. Kerakyatan, yaitu unsur mutlak negara, harus bekerja sama dan gotong royong
5. Keadilan, yaitu memberikan keadilan kepada diri sendiri dan orang lain yang menjadi haknya
pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Adapun kriteria manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat atau bangsa, secara umum adalah nilai-nilai sosial tertentu yang banyak dipengaruhi oleh budaya masyarakat dan bangsanya. Oleh karena itu, hakikat dari pendidikan karakter dalam konteks pendidikan di Indonesia adalah pedidikan nilai, yakni pendidikan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya bangsa Indonesia sendiri, dalam rangka membina kepribadian generasi muda
RISKI FASHA JUNIANSYAH PUTRA
2251031035
AKT D
Jadi pancasila itu pedoman bagi bangsa indonesia ,yang di mana menjadi arah dan tujuan yang di mana akan menjadi indonesia yang adil dan makmur
Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang didiami oleh berbagai kelompok masyarakat yang beraneka ragam, baik adat istiadat, budaya maupun kepercayaan. Keberagaman ini adalah suatu kekayaan dan suatu kekuatan bagi indonesia. Di Negara yang memiliki keragaman diperlukan suatu unsur perekat yang universal (kepercayaan akan adanya Tuhan). Adanya keberagaman adalah karena kehendak Tuhan. Jika kita sudah mampu untuk saling menghormati, dan toleransi, maka kita akan mampu menjadi manusia yang beradab yang mampu menciptakan persatuan dan melahirkan manusia-manusia bijak yang dapat berlaku adil. Untuk mencapai cita-cita masyarakat yang adil dan makmur kita harus membenahi hal-hal mendasar tersebut.