Kiriman dibuat oleh Winda Ningrum

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Jurnal

oleh Winda Ningrum -
Winda Ningrum
2255011007

Secara etimologi, istilah “ilmu” adalah sebagai arti dari kata science yang berarti pengetahuan.
Secara terminologi, pengertian ilmu
sekurang-kurangnya mencakup tiga hal,
yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode untuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Sementara itu,
pengetahuan, menurut Jujun Surya Sumantri digolongkan menjadi tiga macam, yaitu etika (pengetahuan tentang baik dan buruk), estetika (pengetahuan tentang indah dan jelek), dan logika (pengetahuan tentang benar dan salah). Ilmu dan pengetahuan merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan, namun tidak selamanya bahwa pengetahuan itu sebagai ilmu, melainkan pengetahuan yang diperoleh dengan cara-cara tertentu berdasarkan kesepakatan para ilmuwan. Ilmu sebagai pengetahuan adalah pengertian ilmu pada umumnya. Ilmu dikatakan sebagai aktivitas adalah serangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilaksanakan manusia sebagaimana dikatakan oleh Charles Singer, ilmu adalah proses yang membuat pengetahuan. Istilah
ilmu juga merupakan suatu metode untuk
memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenarannya.
Tiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang menunjukkan satu pemahaman bahwa ilmu terbentuk oleh aktivitas (activity) manusia yang dilakukan dengan cara atau metode tertentu sehingga pada akhirnya menghasilkan suatu pengetahuan yang sistematis. Untuk mendapatkan pengetahuan yang sistematis, maka harus dilakukan oleh manusia yang mempunyai kemampuan rasional, melakukan aktivitas kognitif (berkaitan dengan pengetahuan) dan mempunyai tujuan keilmuan. Ilmu adalah serangkaian aktivitas manusia yang rasional dan kognitif, dilakukan dengan beberapa metode berupa prosedur sehingga menghasilkan pengetahuan yang sistematis mengenai gejala-gejala alam, masyarakat, atau manusia dengan tujuan untuk mendapatkan kebenaran, pemahaman, memberikan penjelasan atau melakukan penerapan. Singkatnya, ilmu merupakan rangkaian aktivitas berpikir yang bersifat sistematis, objektif, ber metode agar menghasilkan pengetahuan yang objektif pula.

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Video

oleh Winda Ningrum -
Winda Ningrum
2255011007

IPTEK adalah ilmu hasil karya manusia yang berguna untuk membantu kehidupan manusia dalam bermasyarakat yang dimana berkembang dengan sangat cepat, dengan adanya IPTEK tentu saja pasti ada dampak baik dan buruk. Pancasila merupakan pedoman hidup bagi masyarakat Indonesia yang tentu saja berpengaruh dalam penerapan IPTEK dimasyarakat.

Sila ke 1
Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan harus tetap mengikuti batas-batas agama dan tidak menyimpang dari ajarannya.

Sila ke 2
Nilai kemanusiaan harus diutamakan dalam perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Sila ke 3
Seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan, perhatikan nilai-nilai yang mempersatukan Indonesia, bukan memecah belah

Sila ke 4
pengembangan iptek secara demokratis artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik.

Sila ke 5
perkembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan antara manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat, maupun manusia dengan alam lingkungannya.

Teknik Sipil B -> Forum Diskusi Artikel Pertemuan 13

oleh Winda Ningrum -
Winda Ningrum
2255011007

Pentingnya Pancasila sebagai ideologi Negara adalah untuk memperlihatkan peran ideologi sebagai penuntun moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga ancaman-ancaman yang datang untuk negeri ini dapat dicegah dengan cepat. Pancasila menghadapi tantangan dalam sikap prilaku kehidupan yang menyimpang dari norma-norma masyarakat umum, tantangan terbesar dalam pada masa sekarang ini adalah tantangan narkoba dan terorisme.
Revolusi industri 4.0 banyak membawa perubahan dalam kehidupan manusia. 4.0 secara fundamental telah mengubah cara beraktivitas manusia dan memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia kerja. Pengaruh positif 4.0 berupa efektifitas dan efisiensi sumber daya dan biaya produksi meskipun berdampak pada pengurangan lapangan pekerjaan. 4.0 membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dalam literasi digital, literasi teknologi, dan literasi manusia. Revolusi Industri 4.0 merupakan sebuah persoalan yang akan menjadi tantangan besar bagi Negara Indonesia agar dapat bersaing dengan Negara-negara luar, sehingga Negara Indonesia menjadi Negara yang kuat yang berasaskan kepada Ideologi Pancasila. Dalam menghadapi tantangan revolusi 4.0 bangsa Indonesia harus menanamkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan kerakyatan, serta berasaskan kepada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Teknik Sipil B -> Forum Diskusi 1

oleh Winda Ningrum -
Nama : Winda Ningrum
NPM : 2255011007

Menurut saya sangat penting karena nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia, artinya mampu mengendalikan iptek agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia dan juga kemajuan teknologi yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Ada begitu banyak agama yang berbeda di Indonesia. Jadi kita harus meningkatkan toleransi.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab: Biarpun jaman sekarang sudah lebih modern, kita manusia tetap membutuhkan adab. Terutama di jejaring sosial. Jangan sembarangan saat mengutarakan pendapat di media sosial.
3. Persatuan Indonesia: Selalu ciptakan rasa persatuan dan kesatuan agar kita tidak salah menggunakan media sosial yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
4. : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan : Tidak ada larangan dalam menggunakan media sosial, namun kita harus bisa menggunakan media sosial.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: Menciptakan keadilan sosial di media sosial. Kita yang selalu memperhatikan waktu harus pintar dalam menggunakan media sosial. Karena ketika kita bertindak buruk di media sosial, itu bukan hanya tentang kita, tapi juga tentang orang lain.

Teknik Sipil B -> Forum Analisis Soal

oleh Winda Ningrum -
Nama : Winda Ningrum
NPM : 2255011007

1. Sistem etika prilaku politik saat ini belum sesuai dengan sila sila yang terkandung dalam Pancasila karena banyaknya keluhan dan laporan masyarakat menyayangkan sikap aparatur pemerintah yang tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Hal itu wajar menyebabkan tingginya ketidakpercayaan masyarakat terhadap jajaran pemerintah. Tingginya ketidakpercayaan masyarakat mengindikasi adanya kesalahan dalam melaksanakan paradigma pemerintah. Ditambah lagi sebagian para birokrat yang memiliki sikap tidak terpuji seperti melayani masyarakat dengan kasar serta tidak acuh dengan masyarakat sangat tidak mencerminkan sila ke-2 Pancasila.

2. Etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya mulai menurun dan juga kurang mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Adapun solusinya yaitu pengawasan orang tua dan juga pembelajaran di lingkungan rumah, meningkatkan pendidikan moral dan agama baik di sekolah maupun dilingkungan tempat tinggal, memberikan pendidikan karakter sejak dini kepada anak, melakukan sosialisasi terhadap moral moral generasi muda.