གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ramadhan Fuady Rakha Sofwan

Nama : RAMADHAN FUADY RAKHA SOFWAN
NPM : 2215012010
KELAS : B
Untuk pertama kalinya pemilu parlemen dan presiden digelar bersamaan pada pemilu serentak 2019. pemilu ini adalah pemilu kelima dalam era transisi demokrasi di Indonesia, Keterlibatan mereka yang terlibat dalam berbagai bidang, seperti politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan, sangat berperan dalam keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Namun, masih ada berbagai tantangan yang dapat membahayakan keberlangsungan pemilu yang demokratis, sehingga diperlukan pemetaan kondisi sektoral secara menyeluruh sebelum pilkada serentak 2019 berlangsung. Kerangka politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, dan politik keamanan yang stabil mendukung terselenggaranya pemilu yang demokratis. Antologi ini mempertimbangkan dinamika sosial dan politik menjelang pemilu serentak 2019, dengan data yang dikumpulkan dari penelitian kualitatif di sembilan kota dan tujuh provinsi. Antologi ini juga memuat analisis komprehensif terhadap penyelenggaraan pemilu serentak 2019 yang diperlukan untuk pengambilan keputusan politik dan minimalisasi kemungkinan ancaman pemilu terhadap terwujudnya demokrasi yang terkonsolidasi. Salah satu masalah dalam pemilu adalah praktik pemimpin daerah yang menggunakan birokrasi untuk kepentingan politik jangka pendek, seperti mutasi, merekrut dan menempatkan orang-orang yang dipercayai, dan menggunakan segala perangkat birokrasi untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan. Meskipun keberadaan birokrasi dapat digunakan untuk kepentingan bersama, namun pada saat yang sama juga dapat menjadi alat untuk kepentingan politik tertentu.
NAMA: RAMADHAN FUADY RAKHA SOFWAN
NPM:2215012010
KELAS: B
Demokrasi sering kali terlihat gaduh karena melibatkan banyak pemangku kepentingan yang memiliki sudut pandang, kepentingan, dan prioritas yang berbeda-beda. Dalam sistem demokrasi, orang-orang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat mereka dan memperjuangkan kepentingan mereka, yang dapat menghasilkan diskusi, perdebatan, dan bahkan konflik.
Namun, meskipun terlihat gaduh, demokrasi memberikan kesempatan bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik dan mempengaruhi arah pemerintahan mereka. Proses gaduh ini sering kali merupakan bagian alami dari proses demokrasi, dan ketika dijalankan dengan baik, dapat memungkinkan munculnya solusi dan keputusan yang lebih baik dan lebih inklusif untuk kepentingan semua pihak.