Kiriman dibuat oleh Ramadhan Fuady Rakha Sofwan

Nama: RAMADHAN FUADY RAKHA SOFWAN
NPM: 2215012010
Kelas: B S1 Arsitektur
Demokrasi adalah salah satu bentuk nyata dari sila keempat Pancasila, yang menekankan "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan". Dengan demikian, pelaksanaan pemilihan umum daerah di Indonesia dapat menjadi manifestasi dari nilai-nilai sila keempat Pancasila. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat, transparansi, musyawarah dan perwakilan, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, diharapkan pemerintahan yang demokratis dan adil dapat terwujud bagi seluruh rakyat Indonesia.

Secara umum, masyarakat Indonesia memahami demokrasi sebagai proses pemilihan langsung untuk mengisi jabatan pemerintahan dan politik yang kosong. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai demokrasi dalam sila keempat Pancasila digunakan sebagai upaya untuk mengurangi ketegangan sosial yang dapat timbul akibat kampanye politik oleh partai-partai. Dengan semangat demokratis, masyarakat akan menerima pemerintah daerah yang terpilih.

Oleh karena itu, peran partai politik sangat penting dalam mewujudkan konsep, fungsi, dan peran negara yang meyakini sistem demokrasi. Namun, dalam praktiknya, banyak partai politik yang tidak sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai demokrasi dalam sila keempat Pancasila tersebut.
Nama : RAMADHAN FUADY RAKHA SOFWAN
Npm: 2215012010
Kelas : B
Prodi: S1 Arsitektur

Geopolitik adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pengambilan kebijakan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor geografis suatu wilayah. Beberapa teori geopolitik yang terkenal meliputi kontribusi dari tokoh seperti Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, serta kelompok Guilio Douhet, William Mitchell, Saversky, dan JFC Fuller.

Dalam konteks Indonesia, teori geopolitik menekankan pentingnya Pancasila sebagai ideologi nasional yang menjadi pijakan dalam menentukan kebijakan politik negara, terutama dalam menghadapi tantangan yang berkaitan dengan wilayah geografis Indonesia.

Tujuan wawasan nusantara sebagai bagian dari geopolitik Indonesia secara umum tercermin dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah untuk melindungi seluruh bangsa Indonesia dan keberagaman budaya yang ada, serta mencapai kesejahteraan umum, meningkatkan pendidikan nasional, serta berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian abadi dan keadilan sosial dalam tatanan dunia.