Nama: Rifa Salsabila An Najwa
Npm: 2215012044
Kelas: B
Prodi: Arsitektur
Perkembangan demokrasi di Indonesia , memiliki 5 tahap
1). masa revolusi : perkembangan demokrasi pada masa ini sangat terbatas
2). Parlementer (1945-1959) : ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia , tetapi demokrasi ini ialah demokrasi yang gagal karena :
a. Dominannya politik aliran, sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik ( partai Islam, partai nasionalis, dan partai non Islam)
b. Basis sosial ekonomi yang masih sangat lemah
c. Persamaan kepentingan antara presiden Soekarno dan angkatan darat, yang sama-sama tidak senang dengan proses politik yang berjalan
3). Terpimpin (1959-1965) : politik pada masa ini didominasi oleh tolak ukur yang sangat kuat antara ketiga kekuatan politik yang utama pada waktu itu, yakni ABRI, Soekarno, dan PKI
4). Orde Baru
a. Pancasila (Orba) : pada 3 tahun awal kekuasaan seolah-olah akan didistribusikan kepada masyarakat , namun setelah 3 tahun dominannya oleh ABRI
b. Birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik
c. Pembatasan peran dan fungsi partai politik
d. Campur tangan pemerintah dalam persoalan parpol dan publik
e. masa mengambang monolit Isa si ideologi negara,dan inkorporasi lembaga non pemerintahan
5). Reformasi (1998-sekarang) : Demokrasi Pancasila dan berkarakteristik berbesan dengan orde baru namun mirip dengan demokrasi parlementer
Npm: 2215012044
Kelas: B
Prodi: Arsitektur
Perkembangan demokrasi di Indonesia , memiliki 5 tahap
1). masa revolusi : perkembangan demokrasi pada masa ini sangat terbatas
2). Parlementer (1945-1959) : ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia , tetapi demokrasi ini ialah demokrasi yang gagal karena :
a. Dominannya politik aliran, sehingga membawa konsekuensi terhadap pengelolaan konflik ( partai Islam, partai nasionalis, dan partai non Islam)
b. Basis sosial ekonomi yang masih sangat lemah
c. Persamaan kepentingan antara presiden Soekarno dan angkatan darat, yang sama-sama tidak senang dengan proses politik yang berjalan
3). Terpimpin (1959-1965) : politik pada masa ini didominasi oleh tolak ukur yang sangat kuat antara ketiga kekuatan politik yang utama pada waktu itu, yakni ABRI, Soekarno, dan PKI
4). Orde Baru
a. Pancasila (Orba) : pada 3 tahun awal kekuasaan seolah-olah akan didistribusikan kepada masyarakat , namun setelah 3 tahun dominannya oleh ABRI
b. Birokratisasi dan sentralisasi pengambilan keputusan politik
c. Pembatasan peran dan fungsi partai politik
d. Campur tangan pemerintah dalam persoalan parpol dan publik
e. masa mengambang monolit Isa si ideologi negara,dan inkorporasi lembaga non pemerintahan
5). Reformasi (1998-sekarang) : Demokrasi Pancasila dan berkarakteristik berbesan dengan orde baru namun mirip dengan demokrasi parlementer