NAMA : I KETUT FIRDAN SLOKANTARA
NPM : 2255012004
KELAS :B
PRODI : S-1 ARSITEKTUR
Pertama, penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang kompleks. Meskipun pemerintahan Presiden Jokowi telah mengutamakan kebijakan dan reformasi hukum sebagai prioritas, masih terdapat kesenjangan antara harapan masyarakat dengan kenyataan yang ada. Tingginya angka kriminalitas, narkoba, korupsi, dan permasalahan hukum lainnya, seperti pungutan liar, menjadi indikasi bahwa penegakan hukum belum optimal. Masalah ini tidak hanya berkaitan dengan lemahnya karakter aparat penegak hukum dan birokrasi yang tidak amanah, tetapi juga dengan proses penegakan hukum yang dipertanyakan oleh pencari keadilan.
Kedua, reformasi hukum menjadi agenda penting dalam upaya meningkatkan penegakan hukum di Indonesia. Presiden Jokowi telah membentuk lembaga-lembaga hukum guna memerangi pungutan liar pada area-area pelayanan publik. Hal ini menunjukkan komitmen Presiden dalam memperbaiki sistem hukum dan memberantas korupsi. Namun, meskipun upaya tersebut telah dilakukan, reformasi hukum masih belum mencapai hasil yang memuaskan, dan masyarakat masih merasakan dampak dari tingginya tingkat korupsi dan permasalahan hukum lainnya.
Ketiga, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum perlu ditingkatkan. Dalam hal ini, transparansi, kejujuran, dan kewibawaan aparat penegak hukum serta birokrasi menjadi faktor kunci. Masyarakat membutuhkan keyakinan bahwa hukum ditegakkan secara adil dan setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum. Selain itu, proses penegakan hukum yang kredibel dan efektif juga menjadi penting agar masyarakat merasa bahwa negara benar-benar melindungi dan menjaga kepentingan mereka. Oleh karena itu, perbaikan sistem penegakan hukum dan peningkatan integritas aparat penegak hukum menjadi agenda yang perlu diperhatikan oleh pemerintah.
Dalam rangka mengatasi tantangan tersebut, perlu adanya komitmen yang kuat dari pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk terus melakukan reformasi hukum, memperbaiki sistem penegakan hukum, dan meningkatkan kualitas aparat penegak hukum. Hal ini akan berdampak positif dalam menciptakan keadilan, keamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.