Posts made by Riska Miliasari 2213054031

Nama : Riska Miliasari
Npm : 2213054031
Kelas : 3A

1). Apa yang kamu ketahui tentang Komunikasi non verbal khususnya Postur dan ekspresi wajah (perilaku mata dan kontak mata)?
Komunikasi nonverbal adalah bentuk komunikasi yang dilakukan seseorang kepada orang lain tanpa menggunakan kata-kata. Komunikasi nonverbal memainkan peran penting dalam cara kita menyampaikan informasi dan makna di baliknya, serta cara kita menafsirkan tindakan atau pesan dari orang lain kepada kita. Terdapat beberapa jenis komunikasi nonverbal, seperti ekspresi wajah, kontak mata, dan postur tubuh :
a. Ekspresi wajah
Ini adalah salah satu jenis komunikasi nonverbal yang memiliki peran besar. Saat berkomunikasi, ekspresi wajah seseorang adalah hal pertama yang akan terlihat, bahkan sebelum kita mendengar apa yang akan lawan bicara katakan. Dari ekspresi wajah, ada banyak sekali informasi yang bisa didapatkan. Ekspresi wajah juga disebut komunikasi nonverbal yang paling universal. Hal ini karena rata-rata orang akan menunjukkan ekspresi wajah yang sama untuk emosi tertentu.
b. Kontak mata
Tatapan mata juga memainkan peran penting dalam komunikasi nonverbal. Cara seseorang melihat, menatap, dan berkedip dinilai bisa menunjukkan berbagai emosi yang ada pada dirinya. Misalnya, ketika Anda bertemu eorang yang Anda sukai atau hormati, biasanya kecepatan berkedip akan meningkat dan pupil mata membesar.
Tatapan mata pun sering dijadikan patokan untuk menentukan apakah seseorang sedang berkata jujur atau tidak. Kontak mata yang normal dan stabil sering dianggap sebagai tanda bahwa seseorang mengatatakan kebenaran dan dapat dipercaya. Sebaliknya, jika sedang berbohong, orang akan cenderung mengalihkan tatapannya.
c. Postur tubuh
Postur tubuh juga merupakan salah satu jenis komunikasi nonverbal yang dapat menyampaikan banyak informasi. Bila dikombinasikan dengan gerak tubuh tertentu, postur tubuh bisa memberikan banyak informasi. Misalnya, berdiri tegak dengan meletakkan tangan di pinggul cenderung menunjukkan sikap yang tegas dan berkuasa.

2). Peranan Komunikasi non verbal khususnya Postur dan ekspresi wajah (perilaku mata dan kontak mata) dalam pembelajaran?
a. Kontak mata, kontak mata merupakan sinyal yang penting dari komunikasi interpersonal. Selain itu, kontak mata mengisyaratkan ketertarikan terhadap orang lain. Dalam pengajaran, kontak mata juga membuka arus komunikasi antara pengajar dan siswa sehingga dapat menumbuhkan perhatian, kehangatan dan kredibilitas.
b. Bahasa tubuh, bagaimana cara seseorang berjalan, berdiri, duduk atau berbicara dapat menyampaikan pesan yang beragam kepada orang lain. Selain itu, cara berbicara saling berhadapan antara pengajar dan siswa dengan gerak tubuh tidak terlalu kaku dapat mengkomunikasikan keramahan dan sikap menerima. Sedangkan di lain pihak, berbicara dengan cara membelakangi lawan bicara atau berhadapan tetapi mata melihat lantai atau langit-langit menunjukkan ketidaksukaan atau ketidaktertarikan.
Nama : Riska Miliasari
Kelas : 3A
Npm : 2213054031

yang saya ketahui mengenai komunikasi nonverbal adalah proses transmisi pesan dari pengirim (komunikator) kepada penerima (komunikan) tanpa menggunakan kata-kata dan simbol huruf. Komunikasi verbal juga dikenal sebagai “bahasa diam”. Pesan tersebut dapat dikomunikasikan melalui kontak mata, ekspresi wajah, bahasa dan gerak tubuh. Informasi dan pesan yang dikomunikasikan secara non-verbal tidak tertulis atau diucapkan.

-Gerakan Tubuh “Kinesik”
dalam komunikasi non mulut , gerakan tubuh atau kinesik meliputi hubungan mata, aktualisasi diri paras , isyarat serta sikap tubuh. Gerakan tubuh umumnya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya: untuk mengilustrasikan atau mengungkapkan sesuatu; menunjukkan perasaan, contohnya memukul meja buat membagikan kemarahan; buat mengatur atau mengendalikan percakapan atau buat melepaskan ketegangan.

-Gesture
Menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti mata dan tangan untuk mengkomunikasikan berbagai makna. Pesan ini berfungsi untuk mengungkapkan:
1) Mendorong atau membatasi
2) Menyesuaikan atau mempertentangkan
3) Responsif atau tak responsif
4) Perasaan positif atau negatif
5) Memperhatikan atau tidak memperhatikan
6) Melancarkan atau tidak reseptif
7) Menyetujui atau menolak