Kiriman dibuat oleh Aprita Fahria Zahra 2213053259

Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Video 2

Pengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Moral

Nilai-nilai moral yang ada di dalam masyarakat ada pada urgensi pendidikan, perkembangan iptek menjadi faktor utama kemerosotan nilai yang terjadi pada remaja-remaja di Indonesia. Sehingga permasalahan nilai moral ini selalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia untuk menemukan solusi yang baik bagaimana cara mengatasi permasalahan moral pada sistem pendidikan yang ada pada saat ini. Moral sendiri memiliki arti tidak terwujud.

Pendidikan moral adalah usaha nyata dalam membentuk moralitas anak didik menjadi generasi bangsa yang takwa kepada Tuhan yang maha esa juga memiliki etika yang baik dalam bermasyarakat. Dikemukakakan oleh Suseno dalam Sigit Mulyono tahun 2011 bahwa kata moral mengacu pada baik buruknya manusia sebagai manusia sehingga bidang moral adalah bidang manusia dari segi baiknya manusia. Sehingga bidang moral adalah bidang manusia yang dilihat dari segi kebaikannya.

Moral adalah aturan atau suatu ajaran tentang baik buruk, layak tidak layak dan benar atau salah yang bersumber dari diri sendiri yang diajarkan oleh agama, orang tua, dan lingkungan dalam bertingkah laku sehari-hari. Adanya rasa kemanusiaan dan rasa menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dapat melahirkan moral yang baik serta memiliki nilai musyawarah untuk rakyat serta keadilan bagi masyarakatnya.

3 faktor yang menyebabkan krisis pendidikan di Indonesia yaitu, 1) kurangnya pendidikan moral dalam lingkungan keluarga, 2) adanya pengaruh dari globalisasi, 3) kurangnya peran dari agama, lingkungan dan setiap diri individu sendiri. Pemerintah dan masyarakat harus turun tangan dalam membenahi lingkungan moral setiap individu dan memberikan lingkungan baru dalam membangun tumbuh kembang seseorang dalam pendidikan moral dan karakter.

Moral merupakan sesuatu yang harus ditanamkan dalam setiap diri individu untuk mengembangkan bangsa dan negaranya. Memiliki nilai moral dalam diri individu akan menjadi cerminan dalam bersikap sesuai dengan ketentuan yang ada dan telah ditetapkan sehingga disenangi oleh orang di sekitarnya
Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Video 1

Refleksi Moral Hidup Dalam Kehidupan Manusia

Tujuan dari video tersebut yaitu memberikan refleksi wawasan dalam etika hidup manusia dan menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai dan menumbuhkan kesadaran sepenuhnya untuk menghargai pada setiap fase penting dalam kehidupan manusia. Dalam video tersebut juga terdapat contoh perilaku refleksi moral dalam kehidupan manusia seperti bersedekah kepada orang yang lebih membutuhkan, membantu seorang pedagang menyeberangi jalan, memberi makan seekor anjing dan menyiram tanaman.

Dari contoh video tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kebaikan yang kita tunjukkan kepada sesama seperti dalam video tersebut membuat hidup kita dan lingkungan sekitar kita menjadi lebih bahagia. Sikap-sikap baik juga harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menolong dan membantu sesama kita tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama, kepercayaan, ekonomi, atau tempat asal. Ketika kita terhubung dengan rasa syukur, kita mempengaruhi orang lain, membantu orang lain hidup sesuai dengan ajaran Tuhan, dan hidup kita menjadi lebih tenang dan kita dikelilingi dengan orang-orang baik.

Oleh karena itu, ada baiknya kita memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan dan orang-orang di sekitar kita agar semakin banyak orang baik di dunia ini dan di sekitar kita. Sikap kita terhadap kehidupan manusia saat ini adalah kita harus banyak bersyukur, kita harus berbuat baik kepada sesama, kita harus memaafkan dan menyayangi sesama kita, walaupun ada yang membenci kita. Kita harus menghormati kehidupan orang-orang di sekitar kita dan hidup sesuai dengan ajaran dan keyakinan yang kita percayai. Kita harus saling menghormati dan menjalani hidup tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama, atau kepercayaan.
Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Jurnal 2

#Identitas Jurnal :
Judul : PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Volume : 1
Nomor : 2
Halaman : 54-56
Tahun Terbit : 2015
Nama Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani

#Pendahuluan
Dahulu Indonesia dikenal sebagai negara yang ramah, berpenduduk penuh etika dan sopan santun. Masyarakat masih menjunjung tinggi tata krama dalam pergaulan sebagaimana anak bersikap kepada orang yang lebih tua maupun hubungan antar teman. Namun seiring laju perkembangan zaman dan perubahan cepat dalam teknologi informasi telah merubah sebagian besar masyarakat dunia terutama remaja.Sebagaimana telah diketahui dengan adanya kemajuan informasi di satu sisi remaja merasa diuntungkan dengan adanya media yang membahas seputar masalah dan kebutuhan mereka. Dengan adanya hal tersebut, media telah menyumbang peran besar dalam pembentukan budaya dan gaya hidup yang akan mempengaruhi moral remaja. Hilangnya moral para remaja adalah suatu hal yang telah banyak disaksikan di seluruh pelosok bumi nusantara, termasuk di Indonesia. Moral remaja yang telah hilang termasuk dalam kenakalan remaja.

#Pembahasan
Moral adalah karakter atau nilai yang ada atau melekat pada pribadi seseorang atau pada setiap individu. karena moral melekat pada diri setiap manusia dan dalam kapasitas manusia. Pencegahan penurunan moral perlu adanya penanaman internalisasi baik bersifat pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan pancasila, pendidikan karakter.

Perlu adanya tripusat yang informal seperti keluarga dan masyarakat misalnya dalam keluarga bagaimana orang tua dalam keluarga mendidik anaknya dengan baik dan benar, dengan cara menanamkan sifat dan sikap yang baik serta sopan dan santun sejak dini melalui contoh-contoh sederhana yaitu menanamkan nilai-nilai agama dalam diri anak untuk meyakini tuhannya.

Bersikap sopan tidak hanya kepada orang tua tetapi kepada semua orang. Serta mengajarkan contoh-contoh kecil terhadap anak seperti mencium tangan kepada kedua orang tua ketika hendak pergi ke sekolah atau kemanapun.
Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Tanya Jawab:

8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral anak dirumah yaitu :

1. Fungsi Keagamaan
Cara yang dapat dilakukan oleh kedua orang tua di rumah dalam menanamkan fungsi keagamaan kepada anak yaitu dengan cara mengajarkan untuk mengaji, memberikan anak nasihat, mangajak anak ikut kajiah, memerintahkan anak utnuk selalu beribadah, dan lain sebagainya.

2. Fungsi Sosial Budaya
Orang tua dapat memberi kan fungsi sosial budaya di rumah kepada anak dengan cara memberikan tontonan tentang wawasan serta sosial budaya dan lain lain.

3. Fungsi Cinta Kasih
Fungsi cinta kasi dapat orang tua berikan kepada anak di rumah dengan cara memberikan rasa peduli serta perhatian lebih kepada anak dan lain sebagainya

4. Fungsi Perlindungan
Fungsi perlindungan sendiri dapat diberikan oleh orang tua di rumah yaitu dengan cara memberika anak rasa aman.

5. Fungsi Reproduksi
Fungsi ini sendiri dapat orang tua berikan kepada anak yaitu wawasan yang cukup edukatif.

6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Fungsi selanjutnya dapat orang tua berikan di rumah yaitu dengan cara mengajak anak untuk bersosialisasi kepada tetangga maupun lingkungan sekitarnya serta memfasilitasi pendidikan yang memadai.

7. Fungsi Ekonomi
fungsi ekonomi sendiri dpt orang tua berikan dengan cara membiayai kebutuhan anak untuk pendidikan maupun biaya hidup lainnya.

8. Fungsi Pembinaan Lingkungan
Terakhir fungsi pembinaan lingkungan dapat dilakukan kepada orang tua untuk anak dengan cara memberi tahu ada hal yang tidak boleh dilakukan dan ada hal yang boleh dilakukan
Nama : Aprita Fahria Zahra
NPM : 2213053259
Kelas : 3H

Analisis Jurnal 1

#Identitas Jurnal
Judul : Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalam Masyarakat
Nama Jurnal : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik
Volume : 3
Nomor : 2
Halaman : 197-200
Tahun Terbit : 2015
Nama Penulis : James

#Pendahuluan
Budaya global yang dibangun dengan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan, teknologi khususnya media informasi telah membawa berbagai perubahan, terutama perubahan tata nilai dalam kehidupan manusia. Perubahan tata nilai ini beraspek ganda, pada satu sisi membawa kemajuan yang konstruktif tetapi pada sisi lain membawa ragam-ragam kerusakan atau deskruktif terhadap moralitas manusia.

#Pembahasan
Penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang. Narkoba menjadi salah satu permasalahan moralitas dalam masyarakat. Sasaran dan yang menjadi korban narkoba pada umumnya adalah anak-anak, siswa sekolah, remaja pemuda dan mahasiswa. Hal ini mengakibatkan secara perlahan membunuh, melumpuhkan dan merusak generasi bangsa ini. Akibatnya agar generasi kedepan menjadi generasi bodoh dan lumpuh, baik akal dan rohani serta rusak mental spiritual, generasi bangsa ini menjadi kurang (the lost generation).

Pola hidup (Life Style), Ada berbagai pola hidup yang merusak moral manusia, beberapa diantaranya yang sangat relevan dan actual dalam kehidupan masyarakat kita adalah: Free sex (seks bebas). Pornografi, Istilah pornografi terdiri dari dua kata, yakni “porno” dan “grafis”. Konsumerisme dan materialism, Orang yang berpola hidup konsumerisme tidak dapat dibedakan dengan orang yang berpola hidup meterialisme.

Faktor yang perlu kita perhatikan, yaitu:
1. Faktor spiritual, ajaran agama adalah benteng utama bagi kita untuk membentengi kita dari perbuatan- perbuatan yang melanggar moral.
2. Faktor keluarga, Memelihara keharmonisan keluarga dan ketentraman rumah tangga sangat menentukan bagi pencegahan dan keterlibatan anggota keluarga masuk kedalam permasalahan moralitas yand ada.
3. Faktor lingkungan dan pergaulan adalah salah satu faktor yang sering menyebabkan orang jatuh kedalam permasalahan moralitas.
4. Faktor Pendidikan, secara umum semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin luas pengetahuan dan pengalamannya. Dengan demikian, seseorang itu akan semakin memahami mana yang baik untuk dilakukan dan mana yang tidak baik untuk dilakukan.