Nama: Aprita Fahria Zahra
NPM: 2213053259
Kelas: 3H
Analisis Video
Jurnal : Dinamika Pendidikan
Nomor : 2
Tahun Terbit : 2008
Judul : PENTINGNYA PENDIDIKAN NILAI DI ERA GLOBALISASI
Nama Penulis : Hidayati
Era informasi dan globalisasi sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berdampak hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Nilai - nilai yang sementara ini dipegang masyarakat mulai bergeser dan di tinggalkan. Mendidik tidak harus berurusan dengan nilai nilai. Maka, pendidikan nilai merupakan agenda yang mesti ada dalam setiap penyelenggaraan pendidikan.
Nilai-nilai yang sementara ini dipegang kuat oleh masyarakat mulai bergeser dan ditinggalkan. Sementara nilai-nilai yang menggantikannya tidak selalu dengan landasan kepercayaan atau keyakinan masyarakat, sehingga penyimpangan nilai semakin subur dan berkembang.
Ada 4 kelompok nilai yang tersusun secara hierarki menurut Max Scheler dalam YB Adimassana 2000:2, yaitu :
1. Nilai religius
2. Nilai kejiwaan
3. Nilai kehidupan
4. Nilai kenikmatan.
Empat macam nilai ini harus disusun secara benara, dengan maksud yang paling tinggi itulah yang di prioritaskan. Pendidikan nilai merupakan bagian integral dalam pendidikan karena melibatkan pembentukan sikap, watak dan kepribadian peserta didik.
Dalam menghayati nilai-nilai, perlu ada kemahiran untuk menangkap nilai-nilai lewat pengalaman-pengalaman nyata. Pendidikan nilai akan berhasil jika peserta didik ada disposisi batin yang benar, antara lain sikap terbuka dan percaya, jujur, rendah hati, bertanggungjawab, berniat baik, dan taat melaksankan nilai-nilai. Nilai itu tidak dapat dipaksakan dari luar, melainkan masuk ke dalam hati kita secara lembut ketika hati kita secara bebas membuka diri.
NPM: 2213053259
Kelas: 3H
Analisis Video
Jurnal : Dinamika Pendidikan
Nomor : 2
Tahun Terbit : 2008
Judul : PENTINGNYA PENDIDIKAN NILAI DI ERA GLOBALISASI
Nama Penulis : Hidayati
Era informasi dan globalisasi sebagai akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berdampak hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Nilai - nilai yang sementara ini dipegang masyarakat mulai bergeser dan di tinggalkan. Mendidik tidak harus berurusan dengan nilai nilai. Maka, pendidikan nilai merupakan agenda yang mesti ada dalam setiap penyelenggaraan pendidikan.
Nilai-nilai yang sementara ini dipegang kuat oleh masyarakat mulai bergeser dan ditinggalkan. Sementara nilai-nilai yang menggantikannya tidak selalu dengan landasan kepercayaan atau keyakinan masyarakat, sehingga penyimpangan nilai semakin subur dan berkembang.
Ada 4 kelompok nilai yang tersusun secara hierarki menurut Max Scheler dalam YB Adimassana 2000:2, yaitu :
1. Nilai religius
2. Nilai kejiwaan
3. Nilai kehidupan
4. Nilai kenikmatan.
Empat macam nilai ini harus disusun secara benara, dengan maksud yang paling tinggi itulah yang di prioritaskan. Pendidikan nilai merupakan bagian integral dalam pendidikan karena melibatkan pembentukan sikap, watak dan kepribadian peserta didik.
Dalam menghayati nilai-nilai, perlu ada kemahiran untuk menangkap nilai-nilai lewat pengalaman-pengalaman nyata. Pendidikan nilai akan berhasil jika peserta didik ada disposisi batin yang benar, antara lain sikap terbuka dan percaya, jujur, rendah hati, bertanggungjawab, berniat baik, dan taat melaksankan nilai-nilai. Nilai itu tidak dapat dipaksakan dari luar, melainkan masuk ke dalam hati kita secara lembut ketika hati kita secara bebas membuka diri.