Kiriman dibuat oleh Safira Hapsari 2206061017

PKn D3 Perkantoran -> PRETEST

oleh Safira Hapsari 2206061017 -
NAMA : SAFIRA HAPSARI
NPM : 2206061017

1. Sebagai warga negara yang baik, perlu dan penting kiranya kita mawas diri dan mengikuti anjuran pemerintah setempat dengan niat baiknya. Pandemi COVID-19 sebaiknya ditangani bersama-sama. Bahu-membahu antara negara dan warga merupakan jalan terbaik untuk memutus penyebaran wabah yang melanda kita saat ini.

2.Negara tidak berkonstitusi berarti tidak memiliki landasan dan tidak memiliki aturan. Tanpa adanya sebuah konstitusi kemungkinan tercapainya sebuah tujuan negara sangat kecil karena tidak tercipta sebuah persepsi yang sama antar individu dalam sebuah negara

3.-Sikap intoleran terhadap Bhineka Tunggal Ika yang mengusung ideologis selain pancasila.
Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untukmemajukan Negeri.
-Permasalahan Korupsi yang merajalela di Indonesia merupakan salah satufaktor utama timbulnya permasalahan ketimpangan sosial.

4.Menurut saya, arti penting persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia adalah agar tak mudah terpecah belah. Persatuan dan kesatuan sangat penting untuk mempertahakan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.
Arti penting persatuan dan kesatuan bagi Bangsa Indonesia juga melambangkan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI terbentuk atas persatuan dan kesatuan atas persamaan nasib, budaya, wilayah, serta prinsip-prinsip yang ada.

Fisip-Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Safira Hapsari 2206061017 -
NAMA : SAFIRA HAPSARI
NPM : 2206061017

Analisi yang saya dapat dari jurnal INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik puposive sampling.

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah warisan kejeniusan dari proses filsafati para founding father. Penjelasan Archipelago dalam buku Yudilatif (Negara Paripurna, 2012:2) menjelaskan bahwa Pancasila merupakan warisan dari nusantara yang
sesuai dengan karakteristik alam yang
terdapat lautan luas yang berisi gugusan
pulau-pulau.
Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi
untuk diotak atik secara kritis. Oleh karena itu, Pancasila seolah-olah terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan. Kesannya Pancasila boleh dibanggakan tetapi tidak boleh dilakukan kritikan (Dawam Raharjo, 2015).
Sekarang ini pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi.Bukan hanya pemahamannya saja tetapi juga pengetahuan tentang sila-sila Pancasila
ada yang sama sekali tidak hafal. Hal tersebut dibuktikan oleh hasil survei yang
dilakukan oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) yang mengatakan bahwa dari 100 orang terdapat 24 orang yang tidak hafal setiap sila dari Pancasila (JPNN, 2018).
Pada era reformasi Pancasila seolah olah telah memudar eksistensinya dikalangan generasi milenial. Hal tersebut dibuktikan ketika dilakukan wawancara oleh
peneliti kepada beberapa mahasiswa di bulan Februari 2018 masih ada yang tidak
paham mengenai Pancasila dan bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila

Fisip-Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Safira Hapsari 2206061017 -

NAMA : SAFIRA HAPSARI

NPM : 2206061017


1.Sebagai nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila menjadi pedoman dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Karena negara Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya, maka diperlukan alat pemersatu Keragaman tersebut.

Urgensi mata kuliah pendidikan pancasila bagi mahasiswa atau kaum muda adalah sebagai bekal mahasiswa untuk memahami hak dan kewajibanya sebagai warga negara.


2.-Tidak bersifat egois dan selalu mementingkan kepentingan kelompok terlebih dahulu.

-Mau menghargai pendapat dan opini orang lain.

-Menjaga iman dan juga ketakwaan kita terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa.

-Mau adil kepada siapapun.

-Memiliki perilaku yang bermoral dan juga hormat kepada siapapun


3.Faktornya pemuda zaman sekarang menganggap pancasila sebagai simbol negara dan mulai melupakan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.Padahal pancasila yang menjadi dasar negara dan sumber dari segala hukum dan peraturan peraturan perundang-undangan adalah nafas bagi eksitensi bangsa Indonesia


4.Relasi antara tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa dan tujuan pendidikan pancasila adalah tidak lain untuk mendidik generasi muda agar menjadi generasi muda yang cerdas , namun memiliki jiwa pancasila ,dan memiliki moral yang baik