གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Vanny Rahmaniar

Sejarah seni B -> Diskusi -> topik diksusi -> Re: topik diksusi

Vanny Rahmaniar གིས-
Nama : vanny rahmaniar Npm : 2213043060 Kelas : B Tari Cangget Adat Pepadun Sejarah Tari Cangget Tarian ini merupakan wujud kegembiraan atas kemenangan betan subing saat mengalahkan raja bajau. Tarian Cangget termasuk ke dalam angkatan tua yang hadir bahkan pada masa Hindu-Buddha di Lampung. Jadi bisa dipastikan bahwa tarif ini sudah ada bahkan sebelum masa pendudukan Jepang di Nusantara. Tari Cangget awalnya dibawakan sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan. Pada tahun 1942 tepatnya pada masa pendudukan Jepang, tarif ini mulai berkembang di wilayah Lampung. Tarian ini bukan hanya dibawakan untuk upacara pernikahan tetapi juga saat kirab budaya dan ajang lainnya. Sejak saat itu pula Tari Canget sering kali menjadi seperti ajang pencarian jodoh. Hal ini dikarenakan banyak muda-mudi Lampung yang akhirnya bermesraan dan menikah berawal dari Tari Cangget. Tari Cangget terdiri dari beberapa macam, yaitu: 1.Cengget Nyambuk Temui, tarian yang dibawakan pemuda dan pemudi dalam upacara menyambut tamu agung yang berkunjung. 2. Cangget Bakha, tari yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi pada saat bulan purnama atau selesai panen. 3. Cangget Penganggik, tari yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat menerma anggota baru (dari anak-anak ke dewasa). 4. Cangget Pilangan, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudia daat mereka melepas anggota keluarga yang akan menikah. 5. Cangget Agung, tariyang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat ada upacara adat pengangkatan seseorang menjadi Kepala Adat. Makna Tari Cangget Menurut filosofi yang ada, tari adat Cangget memiliki makna sebagai harapan di mana seseorang yang diberi gelar diharapkan dapat menjalankan kewajibannya dan menjadi panutan di lingkungannya. Hingga sekarang perlengkapan ini masih banyak dibawakan pada acara resmi keadatan dan juga acara formal. Fungsi Tari Cangget Tari Cangget awalnya berfungsi sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan. Tari Melinting adat sai batin Sejarah Tari Melinting Tari Melinting merupakan sebuah peninggalan dari Kerajaan Melinting yang dahulu terletak di Labuhan Meringgai, Lampung Timur. Tari ini pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting II pada abad ke 16 lalu dan merupakan salah satu tarian tertua dari Kerajaan Melinting. Awalnya, Tari Melinting hanya dipertontonkan pada acara gawi adat Kerajaan Melinting saja, dan hanya orang – orang di lingkungan kerajaan yang mengenalnya. Pada zaman itu, peralatan ini hanya bisa dibawakan oleh putera dan puteri Ratu Melinting saja. Beberapa abad kemudian, tepatnya di tahun 1958, barulah Tari Melinting mulai diperkenalkan kepada masyarakat umum. Seiring berjalannya waktu, Tari Melinting menjelma menjadi tentara rakyat Lampung. Hingga saat ini, Tari Melinting kerap ditampilkan pada acara – acara besar seperti upacara penyambutan, perayaan, maupun acara budaya yang diselenggarakan di Lampung. Makna Tari Melinting Tari melinting memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagian dengan apa yang sudah mereka dapatkan. Fungsi Tari Melinting Tari Melinting pada awalnya hanya berfungsi sebagai tari yang hanya dipertunjukkan untuk acara pemberian gelar atau Gawi Adat di lingkungan keratuan. Namun seiring berjalannya waktu, tari ini dapat ditampilkan oleh siapapun dan dalam acara apapun. Kebanyakan tentara ini sekarang digunakan untuk penyambutan tamu, festival pertunjukan dan budaya, acara adat hingga sebagai media promosi daerah Lampung. Tentu hal tersebut dilakukan sebagai cara dan upaya dalam atmosfer bumi Melinting agar generasi muda dapat terus melanjutkannya. Fungsi Tari Melinting Tari Melinting pada awalnya hanya berfungsi sebagai tari yang hanya dipertunjukkan untuk acara pemberian gelar atau Gawi Adat di lingkungan keratuan. Namun seiring berjalannya waktu, tari ini dapat ditampilkan oleh siapapun dan dalam acara apapun. Kebanyakan tentara ini sekarang digunakan untuk penyambutan tamu, festival pertunjukan dan budaya, acara adat hingga sebagai media promosi daerah Lampung. Tentu hal tersebut dilakukan sebagai cara dan upaya dalam atmosfer bumi Melinting agar generasi muda dapat terus melanjutkannya. Fungsi Tari Melinting Tari Melinting pada awalnya hanya berfungsi sebagai tari yang hanya dipertunjukkan untuk acara pemberian gelar atau Gawi Adat di lingkungan keratuan. Namun seiring berjalannya waktu, tari ini dapat ditampilkan oleh siapapun dan dalam acara apapun. Kebanyakan tentara ini sekarang digunakan untuk penyambutan tamu, festival pertunjukan dan budaya, acara adat hingga sebagai media promosi daerah Lampung. Tentu hal tersebut dilakukan sebagai cara dan upaya dalam atmosfer bumi Melinting agar generasi muda dapat terus melanjutkannya.

Sejarah seni B -> Diskusi -> topik diksusi -> Re: topik diksusi

Vanny Rahmaniar གིས-
Nama : vanny rahmaniar Npm : 2213043060 Kelas : B Tari Cangget Adat Pepadun Sejarah Tari Cangget Tarian ini merupakan wujud kegembiraan atas kemenangan betan subing saat mengalahkan raja bajau. Tarian Cangget termasuk ke dalam tarian tua yang hadir bahkan pada masa Hindu-Buddha di Lampung. Jadi dapat dipastikan bahwa tarian ini sudah ada bahkan sebelum masa pendudukan Jepang di Nusantara. Tari Cangget awalnya dibawakan sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan. Pada tahun 1942 tepatnya pada masa pendudukan Jepang, tarian ini mulai berkembang di wilayah Lampung. Tarian ini bukan hanya dibawakan untuk upacara pernikahan tetapi juga saat kirab budaya dan ajang lainnya. Sejak saat itu pula Tari Cangget sering kali menjadi seperti ajang pencarian jodoh. Hal ini dikarenakan banyak muda-mudi Lampung yang akhirnya berkenalan dan menikah berawal dari Tari Cangget. Tari Cangget terdiri dari beberapa macam, yaitu: 1.Cengget Nyambuk Temui, tarian yang dibawakan pemuda dan pemudi dalam upacara menyambut tamu agung yang berkunjung. 2. Cangget Bakha, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat bulan purnama atau selesai panen. 3. Cangget Penganggik, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat menerma anggota baru (dari anak-anak ke dewasa). 4. Cangget Pilangan, tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudia daat mereka melepas anggota keluarga yang akan menikah. 5. Cangget Agung, tarianyang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat ada upacara adat pengangkatan seseorang menjadi Kepala Adat. Makna Tari Cangget Menurut filosofi yang ada, tari adat Cangget memiliki makna sebagai harapan di mana seseorang yang diberi gelar diharapkan dapat menjalankan kewajibannya dan menjadi panutan di lingkungannya. Hingga sekarang tarian ini masih banyak dibawakan pada acara resmi keadatan dan juga acara formal. Fungsi Tari Cangget Tari Cangget awalnya berfungsi sebagai ritual adat seperti panen dan mengantar orang yang akan naik haji. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman, tarian ini mulai dikenal masyarakat sebagai hiburan. Tari Melinting adat sai batin Sejarah Tari Melinting Tari Melinting merupakan sebuah peninggalan dari Kerajaan Melinting yang dulu terletak di Labuhan Meringgai, Lampung Timur. Tari ini pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting II pada abad ke 16 lalu dan merupakan salah satu tarian tertua dari Kerajaan Melinting. Awalnya, Tari Melinting hanya dipertontonkan pada acara gawi adat Kerajaan Melinting saja, dan hanya orang – orang di lingkungan kerajaan yang mengenalnya. Pada zaman itu, tarian ini hanya boleh dibawakan oleh putera dan puteri Ratu Melinting saja. Beberapa abad kemudian, tepatnya di tahun 1958, barulah Tari Melinting mulai diperkenalkan kepada masyarakat umum. Seiring berjalannya waktu, Tari Melinting menjelma menjadi tarian rakyat Lampung. Hingga saat ini, Tari Melinting kerap ditampilkan pada acara – acara besar seperti upacara penyambutan, perayaan, maupun acara budaya yang diselenggarakan di Lampung. Makna Tari Melinting Tari melinting memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur dan kebahagian dengan apa yang sudah mereka dapatkan. Fungsi Tari Melinting Tari Melinting pada awalnya hanya berfungsi sebagai tarian yang hanya dipertunjukkan untuk acara pemberian gelar atau Gawi Adat dilingkungan keratuan. Namun seiring berjalannya waktu, tari ini dapat ditampilkan oleh siapapun dan dalam acara apapun. Kebanyakan tarian ini sekarang digunakan untuk penyambutan tamu, pertunjukan festival dan budaya, acara adat hingga sebagai media promosi daerah Lampung. Tentu hal tersebut dilakukan sebagai cara dan upaya dalam melestarikan tarian Melinting agar generasi muda dapat terus melanjutkannya.