Kiriman dibuat oleh YUNIA SAPUTRI

Nama : Yunia Saputri

NPM : 2217051106

Kelas : C

Prodi : S1 Ilmu Komputer


Dalam video tersebut membahas tentang Ketahanan Nasioanal. Dimana Ketahanan nasional adalah keuletan, ketangguhan, keterampilan suatu bangsa dan kemampuan mengembangkan potensi untuk menghadapi tantangan yang akan datang. Ancaman tersebut berasal dari berbagai sumber, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung, dan dari dalam maupun luar. Ancaman langsung dapat datang dari negara seperti Belanda yang pernah menyerang Indonesia secara fisik. Ancaman dari luar negeri seperti Amerika Serikat yang memiliki keinginan untuk menjajah Indonesia. Ancaman juga bisa datang dari dalam negeri, misalnya dari kelompok yang ingin menghancurkan kesatuan negara. Selain itu, ada juga ancaman tidak langsung yang terjadi secara ekonomi, di mana lahan dibeli secara bertahap dan penduduk asli diusir. Semua contoh ini merupakan ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan terhadap keutuhan negara. Beberapa hal yang diserang dalam konteks ini adalah integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional.

Ancaman terhadap ketahanan nasional terdiri dari unsur trigatra dan pancagatra. Unsur trigatra meliputi lokasi dan kondisi geografis Indonesia, keadaan dan kekayaan alam, serta kemampuan penduduk. Ancaman trigatra ini melibatkan potensi ancaman yang dapat timbul dari faktor-faktor tersebut. Sementara itu, unsur pancagatra terdiri dari ideologi (seperti kejadian G30 S PKI), politik (pembatasan kebebasan berpendapat), ekonomi, sosial budaya (tradisi), dan hankam (pertahanan dan keamanan).

Aspek trigatra memiliki perwujudan alamiah sebagai berikut: pertama, letak dan posisi geografis yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan potensi laut dan darat. Kedua, sumber daya alam yang perlu dikelola secara nasional agar kesadaran pemanfaatan kekayaan alam dapat terwujud. Ketiga, keadaan dan kemampuan penduduk yang dapat ditingkatkan melalui peningkatan pendidikan.

Sementara itu, aspek pancagatra juga memiliki perwujudan alamiah. Pertama, dalam hal ideologi, penting untuk menciptakan rangkaian nilai yang mampu menampung aspirasi berbagai kelompok masyarakat. Kedua, integritas dapat diwujudkan melalui sistem demokrasi yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh rakyat Indonesia. Ketiga, aspek ekonomi membutuhkan sarana, modal, dan teknologi yang memadai untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan ekonomi. Keempat, aspek sosial budaya mencakup tradisi, pendidikan, dan kepemimpinan yang memiliki peran penting dalam membangun identitas dan kesatuan bangsa. Kelima, aspek hankam (pertahanan dan keamanan) memerlukan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kestabilan dan keamanan negara.

Sebagai seorang pelajar, kita memiliki kewajiban untuk menjaga ketahanan nasional dengan belajar yang rajin sehingga bisa bersaing dengan bangsa lain.


Nama : Yunia Saputri

NPM : 2217051106

Kelas : C

Prodi : S1 Ilmu Komputer


Analisis saya dari video tersebut adalah sebagai berikut :

Video tersebut membahas tentang geopolitik Indonesia, yang merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang mengkaitkan kebijakan dengan masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Terdapat beberapa macam teori geopolitik, seperti teori Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC.

Konsep geopolitik Indonesia mengandalkan Pancasila sebagai ideologi nasional dan mengedepankan prinsip membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah daripada hanya mempertimbangkan masalah wilayah. Wawasan Nusantara juga menjadi konsep geopolitik Indonesia yang menjunjung kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah. Bangsa Indonesia memandang kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan.

Sebagai negara kesatuan, Republik Indonesia memiliki wilayah yang mencakup kesatuan politik, hukum, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan. Oleh karena itu, Indonesia adalah negara kesatuan yang wilayahnya terdiri dari ribuan pulau yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta di antara Benua Asia dan Australia.


Nama : Yunia Saputri

NPM : 2217051106

Kelas : C

Prodi : S1 Ilmu Komputer


Analisis  Soal!

A.   Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Jawab : Analisis dari artikel tersebut adalah sebagai berikut : 

Artikel tersebut membahas tentang kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019. Beberapa lembaga menyatakan bahwa masih terdapat banyak masalah yang perlu ditangani oleh pemerintah, seperti pelanggaran HAM berat di masa lalu dan konflik sumber daya alam. Meskipun ada perkembangan positif seperti upaya reformasi dan komitmen untuk meratifikasi perjanjian HAM internasional, tahun 2019 tetap dianggap sebagai tahun kelam dalam hal HAM di Indonesia.

Hal positif yang saya dapatkan  setelah membaca artikel ini adalah adanya langkah reformasi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik. Selain itu, gerakan masyarakat seperti gerakan mahasiswa dan komunitas masyarakat di beberapa daerah menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam memperjuangkan hak-hak mereka di tengah tekanan dan ancaman.


B.    Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia!  Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi  Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?

Jawab : Berikut adalah analisis saya mengenai demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai istiadat/budaya asli Indonesia : Pendapat saya tentang demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia adalah bahwa demokrasi haruslah mengakomodasi keberagaman budaya dan pandangan yang ada dalam masyarakat. Indonesia sebagai negara dengan keberagaman budaya yang kaya perlu menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi yang memperhatikan hak-hak minoritas dan melindungi keragaman tersebut.

Prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa menunjukkan bahwa keberagaman agama dan keyakinan harus dihormati dan diakui dalam sistem politik dan hukum negara. Namun, penting juga untuk memastikan bahwa prinsip tersebut tidak disalahgunakan untuk mendiskriminasi atau membatasi hak-hak individu yang berbeda keyakinan.


C.    Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?

Jawab : 

Praktik demokrasi Indonesia saat ini masih menghadapi beberapa tantangan dalam hal kesesuaian dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta penegakan nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi di Indonesia telah memberikan ruang bagi partisipasi politik, kebebasan berekspresi, dan pemilihan umum, masih terdapat masalah seperti pembatasan kebebasan berekspresi, pelanggaran HAM, dan diskriminasi.

Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai yang mencakup persatuan, keadilan, dan kemanusiaan. Oleh karena itu, praktik demokrasi Indonesia seharusnya menghormati dan menerapkan nilai-nilai Pancasila serta memastikan perlindungan hak asasi manusia bagi semua warga negara.


D.   Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Jawab : Mengenai kondisi di mana anggota parlemen mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat, sikap saya  adalah mengevaluasi dan mengkritisi tindakan tersebut. Sebagai warga negara yang sadar akan pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi, kita memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan dan memahami kepentingan masyarakat yang sebenarnya, serta untuk menuntut akuntabilitas dari para anggota parlemen. Melalui pengawasan, pengkritikan konstruktif, dan partisipasi aktif dalam proses politik, kita dapat berusaha memastikan bahwa para pemimpin kita benar-benar mewakili kepentingan rakyat dan bertindak sesuai dengan kepentingan tersebut.


E.    Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Jawab : 

Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanfaatkannya untuk menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat memiliki potensi untuk mengeksploitasi dan menyalahgunakan hak asasi manusia. Dalam era demokrasi dewasa saat ini, konsep hak asasi manusia harus dijunjung tinggi dan diintegrasikan dalam segala aspek kehidupan politik dan sosial. Tidak boleh ada alasan atau justifikasi untuk melanggar hak asasi manusia dengan dalih tradisi, agama, atau tujuan politik tertentu.

Penting bagi masyarakat untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang hak asasi manusia, serta mengedepankan prinsip-prinsip tersebut dalam segala aspek kehidupan. Pemimpin yang memiliki kekuasaan kharismatik harus dipertanggungjawabkan atas tindakan mereka, dan masyarakat harus memiliki kesadaran untuk mempertanyakan motif dan tujuan di balik kebijakan atau tindakan yang mereka ambil. Pendidikan dan kesadaran akan hak asasi manusia menjadi kunci dalam memastikan bahwa pihak-pihak yang memiliki kekuasaan tidak menyalahgunakan kepercayaan dan loyalitas rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau merugikan hak-hak individu dan kelompok.