Posts made by M Hafidz Rahmanata Wafa 2211011060

Nama: M. Hafidz Rahmanata Wafa
NPM: 2211011060
Kelas: Manajemen A

Pancasila sangat penting dalam mendukung perkembangan IPTEK, ketika dampak globalisasi merajarela diakibatkan dari berkembangnya IPTEK, disitulah pancasila memiliki peran yang penting untuk mengingatkan akan jati diri kita sebagai rakyat Indonesia. perkembangan IPTEK memiliki sisi positif yaitu, untuk menunjang kegiatan ekonomi, politik, sosial, san budaya. Namun disisi lain, berkembangnya IPTEK juga memiliki dampak negatif yaitu, hilangnya rasa bangga terhadap budaya lokal, kurangnya interaksi sosial akibat munculnya gadget, dll.
Nama: M. Hafidz Rahmanata Wafa
NPM: 2211011060
Kelas: S1 Manajemen A

PENGARUH MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN PANCASILA DALAM MENYIKAPI IPTEK

Pendidikan pancasila adalah suatu mata kuliah wajib untuk dipelajari karena untuk membentuk generasi yang memiliki pola pikir yang berasas pancasila dan membentuk karakter kepribadian yang nasionalisme. dalam pelaksanaannya, pendidikan Pancasila memiliki nilai dasar yaitu:

1.dasar filosofis
2.dasar sosiologis
3.dasar yuridis

dengan adanya pendidikan pancasila diharapkan mampu memberikan pemahaman yang berasas pancasila kepada generasi agar mampu menciptakan bangsa yang bermoral dan beradab serta tidak menyimpang dari nilai-nilai panncasila, juga untuk menjaga kesatuan NKRI dari problematika baik itu internal maupun eksternal.
IPTEK memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan suatu negara, pancasila dijadikan dasar dalam pengembangan IPTEK demi kesejahteraan masyarakat. Pengembangan IPTEK juga berguna untuk meningkatkan pengetahuan teknologi yang didasarkan pada nilai moralitas.

Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk menciptakan pemikiran yang dapat membedakan antara yang hak dan yang bathil

2. kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
memberikan pengetahuan tentang Hak Asasi Manusia serta membentuk manusia yang memiliki moralitas yang berkualitas

3. Persatuan Indonesia
pengetahuan digunakan untuk menciptakan rasa nasionalisme dan patriotisme terhadap tanah air

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
memanfaatkan IPTEK untuk menciptakan negara yang demokrasi dan terbuka terhadap saran dan kritik baik di dunia nyata maupun dunia maya

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
IPTEK digunakan untuk menciptakan sebuah keadilan tanpa memandang status sosial serta tidak tajam kebawah dan tumpul keatas
NAMA: M. Hafidz Rahmanata Wafa
NPM: 2211011060
Kelas: Pancasila A

A. Fenomena dunia politik Indonesia sepuluh tahun terakhir ini mengalami banyak perubahan. Perubahan perpolitikan di Indonesia tidak hanya mengubah watak dan perilaku para politisi, partai politik, elite politik, dan penguasa, tetapi juga mengubah persepsi dan paradigma berpikir masyarakat Indonesia tentang memaknai hakikat politik itu sendiri. Munculnya konflik antar lembaga negara, kasus korupsi hingga terseretnya pejabat negara karena narkoba dan asusila yang duduk di lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif menurut penilaian Kepala Pusat Studi Pancasila (PSP) UGM, Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si., sebagai cermin hilangnya tatanan etika dan moral yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila. “Banyak politisi dan pejabat negara yang sudah tidak ada rasa malu meskipun terindikasi terlibat kasus seolah tenang-tenang saja sambil menunggu proses hukum positif, mereka tidak memberikan tanggung jawab secara moral dan menunjukkan rendahnya etika politik,†kata Sudjito dalam seminar ‘Revitalisasi dan Aktualisasi Pancasila dan Penguatan Karakter Bangsa’ di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH), Kamis (16/5).

https://www.ugm.ac.id/id/berita/7756-penyelenggara-negara-cenderung-abaikan-moral-dan-etika-politik

B. Karakter dan Moralitas merukan sikap atau sifat yang harus di miliki generasi muda
dengan karakter dan moralitas yang baik maka akan menciptakan bangsa dan Negara
yang berkualitas baik dan Negara yang memiliki kemajuan dalam berbagai
aspek.Kesuksesan yang di raih oleh bangsa dan Negara tidak dapat di pisahkan dari
partisipasi masyarakat terutama generasi muda.Sehingga generasi muda harus membekali
diri dengan karakter dan moralitas dan dapat menanamkan nilai nilai pancasila dalam
kehidupan sehari hari , agar dapat menjaga kebudayaan yang dimiliki dalam globlalisasi
berkembangan zaman. Pancasila harus menjadi pandangan hidup generasi muda.
Pandangan hidup mengandung konsep dasar kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa,
termurat pikiran-pikiran terdalam dan gagasan sesuatu bangsa mengenai wujud
kehidupan yang dianggap baik, yang akan membawa hidup dan kehidupan bangsa pada
tujuan bersama.

Kesimpulannya, Peran pemuda sangat penting dalam membangun peradaban dan kemajuan suatu
bangsa. Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa ini di masa
mendatang harus bisa mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional dengan memiliki modal
dasar. dalam masyarakat.
Beberapa peran yang dapat dilakukan oleh generasi muda dalam menanamkan
nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara adalah
mewariskan nilai-nilai ideal Pancasila kepada generasi di bawahnya, membekali diri
dengan pendidikan yang berlandaskan Pancasila yang menekankan pada nilai-nilai untuk
menumbuhkan warga negara yang baik dan patriotik, memperkuat jati diri, dan
berperan untuk mengentaskan Indonesia dari kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan,
ketertinggalan, dan berbagai hal lainnya. Selain itu generasi juga dapat menjaga kearifan
loka yang ada dengan mempelajari kebudayaan yang ada dan terus memperkenalan
kebudayaan sebagai warisan yang harus di kembangkan dan dilestarikan.

https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/10740/4%20Efi%20Rusdiyani.pdf?sequence=1