Kiriman dibuat oleh Theresia Maharani Sitorus

Pkn Mipa kimia 2025 -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Theresia Maharani Sitorus -
Nama : Theresia Maharani Sitorus

NPM : 2257011004

Jurnal ini membahas mengenai pentingnya kearifan budaya lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di era globalisasi. Hal yang menjadi sorotan adalah perubahan sosial, ekonomi, dan politik pasca-reformasi menyebabkan tantangan besar bagi keutuhan bangsa. Tuntutan globalisasi sering kali mengikis nilai-nilai budaya lokal, sehingga ada kekhawatiran bahwa identitas nasional bisa semakin melemah. Oleh karena itu, perlunya revitalisasi nilai-nilai budaya lokal agar tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Selain itu, Indonesia sebagai negara multikultural memiliki tantangan dalam menjaga integrasi nasional. Berbagai suku bangsa dengan keanekaragaman budaya memiliki potensi konflik jika tidak dikelola dengan baik. Namun, melalui pemahaman terhadap kearifan lokal, seperti gotong royong dan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika," Indonesia dapat memperkuat persatuan dan identitasnya. Dengan pendekatan multikulturalisme yang menekankan saling menghormati dan memahami perbedaan, kearifan lokal dapat berfungsi sebagai jembatan dalam menciptakan keharmonisan sosial serta membangun karakter bangsa yang kuat.

Globalisasi membawa tantangan besar terhadap keberlanjutan budaya lokal. Fenomena seperti homogenisasi budaya akibat perkembangan teknologi, perdagangan, dan pariwisata dapat menyebabkan masyarakat kehilangan jati diri budayanya. Namun, meskipun budaya asing masuk dan berkembang, masyarakat tetap dapat mempertahankan identitasnya dengan mengadaptasi unsur-unsur luar tanpa menghilangkan nilai-nilai asli yang telah diwariskan. Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret dalam pendidikan dan kebijakan pemerintah untuk memastikan bahwa kearifan lokal tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari serta diwariskan kepada generasi mendatang.

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> FORUM DISKUSI

oleh Theresia Maharani Sitorus -
Setelah saya mendengar penjelasan dari video yang diberikan tentang mata kuliah Pendidikan Pancasila, dapat saya simpulkan bahwa pendidikan Pancasila merupakan mata kuliah yang sangat penting karena bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan Pancasila sebagai dasar filsafat negara dan ideologi bangsa melalui instalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Terdapat 3 capaian pembelajaran Pendidikan Pancasila yaitu pertama, dengan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menunjukkan sikap religius dengan penerapan untuk menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangannya. Kedua, menjunjung tinggi nilai - nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika. Ketiga, menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif.

Selain itu, dengan memahami Pancasila kita bisa menganalisis berbagai aspek Pancasila seperti visi, misi, sistem nilai, ideologi negara, dan Undang-Undang Dasar 1945. Secara keseluruhan, mata kuliah Pendidikan Pancasila memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian mahasiswa sebagai warga negara yang berkompeten, berintegritas, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.Pancasila juga kita banyak mempelajari tentang nilai-nilai dasar sebagai acuan kita dalam pergaulan bermasyarakat berbangsa dan bernegara karena kalau kita tidak punya acuan dalam bernegara tentu negara kita akan dicegah lagi oleh negara lain.

Kimia C MKU Pancasila 2024 -> Forum Diskusi ke 2

oleh Theresia Maharani Sitorus -

Dinamika dan tantangan Pancasila saat ini menjadi permasalahan di negara Indonesia karena beberapa alasan. Globalisasi, misalnya, membawa dampak positif dan negatif. Sisi negatifnya adalah potensi kehilangan identitas nasional, tergantung pada negara lain, dan terpapar oleh budaya asing. Hal ini dapat mengancam kedaulatan dan keutuhan negara Indonesia. Selain itu, munculnya paham-paham radikal dan alternatif seperti liberalisme, kapitalisme, dan komunisme dapat merusak mental dan nilai moral Pancasila. Ini memerlukan upaya untuk menjaga ketahanan mental-ideologi bangsa Indonesia.

Untuk menjaga keutuhan NKRI, beberapa hal yang harus diperbaiki dan dijaga adalah. Pertama, pendidikan Pancasila harus lebih intensif dan efektif untuk mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda. Fokus pada pembangunan karakter yang berintegritas, memiliki etika, berjiwa demokratis, dan mampu berkolaborasi dalam memecahkan masalah kompleks. Kedua, gerakan untuk mengembalikan eksistensi Pancasila melalui seminar dan kongres dapat membantu mengembangkan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Ketiga, upaya untuk mengatasi radikalisme dan paham lain harus dilakukan dengan memperkuat mental-ideologi bangsa Indonesia. Pancasila harus menjadi benteng moral dalam menjawab tantangan-tantangan terhadap unsur-unsur kehidupan bernegara.

Dengan demikian, perbaikan dan peningkatan dalam pendidikan, pengembalian eksistensi, dan peningkatan ketahanan mental-ideologi bangsa Indonesia dapat membantu menjaga keutuhan NKRI. Dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi yang kuat bagi negara Indonesia, membantu menjaga identitas nasional dan mempertahankan kedaulatan bangsa.