གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Wahyu Daffa Saputra

Nama : Wahyu Daffa Saputra
Kelas : A
NPM : 2217051160
PRODI : S1 Ilmu Komputer

A. Isi artikel tersebut adalah pada tahun 2019 dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam; banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. Hal ini ditunjukkan lewat beberapa hal, antara lain tidak ada proses keadilan dan akuntabilitas atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan, kegagalan pemerintah dalam menghadirkan keadilan, pengungkapan kebenaran, dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Hal positif yang dapat diambil dari artikel tersebut adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penegakan HAM dapat memastikan kebebasan individu untuk memperjuangkan hak-haknya, seperti hak atas pendidikan, kesehatan, lingkungan yang sehat, dan hak-hak sipil dan politik lainnya.

B. Demokrasi Indonesia memiliki nilai-nilai budaya asli masyarakat Indonesia yang turut mempengaruhi prinsip-prinsip demokrasi yang dianut. Beberapa nilai-nilai budaya yang menjadi landasan demokrasi Indonesia antara lain kebaikan, kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Demokrasi akan lebih efektif jika nilai-nilai demokrasi tersebut berbaur dengan nilai-nilai budaya lokal. Analisis saya mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa adalah demokrasi Indonesia berke-Tuhanan yang Maha Esa, yang artinya penerapan demokrasi di Indonesia dijiwai oleh tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini dapat melahirkan sikap dan perilaku yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keadilan dalam pengambilan keputusan bagi kepentingan umum.

C. Praktik demokrasi di Indonesia saat ini masih memiliki beberapa tantangan dan perlu terus diperbaiki agar sesuai dengan Pancasila, UUD NRI 1945, dan nilai-nilai hak asasi manusia. Meskipun demikian, ada langkah-langkah yang telah diambil untuk memperkuat demokrasi dan menghormati hak asasi manusia. Untuk memastikan bahwa praktik demokrasi Indonesia saat ini sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia, diperlukan pengawasan dan pemantauan yang ketat dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil, media, dan lembaga pemerintah yang independen. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi juga sangat penting untuk memastikan bahwa suara rakyat didengar dan diwakili dalam kebijakan publik.

D. Menurut saya sikapnya kita bisa menggunakan media sosial atau platform online lainnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mengungkap perilaku buruk anggota parlemen. Dalam hal ini, kita harus tetap memperhatikan etika dan kejujuran dalam menggunakan media sosial untuk menghindari konflik atau masalah sosial lainnya.

E. Menurut saya, hak asasi manusia sangat penting di era demokrasi ini bagi sebuah negara yang memenuhi tanggung jawabnya untuk melindungi hak-hak warga negaranya. Konsep HAM harus dilihat dalam konteks perspektif kekuasaan yang benar. Jika demikian, berarti mereka yang berkuasa telah menyalahgunakan arti dan makna hak asasi manusia secara keseluruhan
Nama : Wahyu Daffa Saputra
NPM : 2217051160
KELAS : A
PRODI : S1 Ilmu Komputer

Setiap warga negara seharusnya memahami Indonesia dengan baik sebagai bentuk cinta terhadap negara. Untuk mencapai pemahaman tersebut, masyarakat Indonesia dapat mempelajari wawasan nusantara. Melalui pembelajaran wawasan nusantara, jiwa nasionalisme akan tumbuh dalam setiap warga negara Indonesia. Kata "wawasan" berasal dari Bahasa Jawa yang berarti pandangan, tinjauan, atau penglihatan indrawi, dan kata "mawas" berarti memandang, meninjau, atau melihat.
wawasan nusantara dan peran pentingnya dalam membangun nasionalisme di Indonesia. Wawasan nusantara adalah pandangan bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah negara Indonesia yang meliputi berbagai aspek kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Dengan mempelajari wawasan nusantara, diharapkan jiwa nasionalisme dapat tumbuh pada setiap warga negara Indonesia. ujuan utama Wawasan Nusantara adalah untuk memperkuat rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan masyarakat Indonesia. Ini juga bertujuan untuk mempromosikan rasa saling menghormati dan kerja sama antar negara dan mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan. Penyelenggaraan Wawasan Nusantara melibatkan berbagai aspek, antara lain pendidikan, kebudayaan, diplomasi, pertahanan, dan keamanan.