Kiriman dibuat oleh Anindya Salsabila

NAMA : ANINDYA SALSABILA
NPM : 2217051113


1. Sementara menunggu temannya di ruang seminar, Eka membaca koran Radar yang sangat digemarinya.

2. Kustiami selalu membawa banyak oleh-oleh ketika kembali dari rumah anak perempuannya.

3. Dengan ini, saya kirimkan sebuah kamus Bahasa Lampung kepada saudara Iqbal.

4. Tolong beritahu saya kapan dia kembali dari Rumah Sakit Umum Abdul Muluk.

5. Mahasiswa/i yang ingin menonton pertunjukan tersebut diminta untuk menghubungi Pak Fuad, yang merupakan dosen senior matakuliah Seni Pertunjukan di Kampus Hijau.

6. Mahasiswa yang berkeinginan untuk menonton pertunjukan konser tersebut diminta untuk menghubungi Ibu Prof.Dr.Sakhira,M.Si.

7. Jika harga bensin naik lagi, banyak rakyat miskin yang akan merasa kesulitan dan dirugikan, terutama mahasiswa yang tinggal kos.

8. Saya akan mempertimbangkan saran yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

9. Masalah ini muncul disebabkan oleh perilakunya yang kurang sopan terhadap orang tua atau orang yang lebih tua.

10. Terima kasih yang tak terhingga atas perhatian dan kerja sama yang baik selama ini.
Nama : anindya salsabila
Npm : 2217051113
Kelas : b

Hakekat dan pentingnya pkn di perguruan tinggi

1. Pengertian pendidikan kewarganegaraan
- Warga negara
- Usaha sadar menyiapkan peserta didik yang cinta, setia, berani berkorban membela bangsa dan negara
- Melatih peserta didik yang kritis, analitis, demokratis berdasarkan pancasila.

2. Landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan
- Pancasila
- Pembukaan UUD 1945
- Batang Tubuh UUD 1945
- UU Nomor 20 Tahun 1982
- UU Nomor 20 Tahun 2003
- SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

3. Sumber Historis, Sosiologis & Politik PKn
- Historis
Substansi: dimulai sebelum Indonesia merdeka
- Sosiologis
Diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-bangsa
- Politik
Dokumen Kurikulum: Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan Negara (1968), dst.
4. Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKn
PKn perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan perkembangan iptek untuk membangun negara. Masa depan PKn sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia

Jadi, menurut saya hakikat pendidikan kewarganegaraan yaitu sebuah hakikat yang berguna untuk memberi wawasan kepada setiap mahasiswa/i ataupun masyarakat guna meciptakan rasa cinta tanah air.Juga untuk melatih masyarakat agar berpikir kritis, analitis dan demokratis berdasarkan nilai-nilai Pancasila.