Posts made by Jessen Ramadeksa Allen

NAMA : JESSEN RAMADEKSA ALLEN
NPM : 2217051070
KELAS : C

Analisis Jurnal :
Berdasarkan judul jurnal "Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia" yang ditulis oleh Galih Puji Mulyono dan Rizal Fatoni, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berfokus pada bagaimana demokrasi dapat diimplementasikan sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia.

Dalam jurnal ini, penulis menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan berdemokrasi, salah satunya adalah nilai sila keempat yaitu "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan". Dalam konteks pemilihan umum daerah, nilai sila keempat ini dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam memilih wakilnya dan melalui proses pemilihan umum yang transparan, adil, dan demokratis.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pemilihan umum daerah di Indonesia, demokrasi telah diimplementasikan sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila melalui beberapa aspek, seperti partisipasi aktif masyarakat, transparansi dalam proses pemilihan, keadilan dalam perlakuan dan kesempatan, serta penggunaan teknologi informasi yang semakin meningkat.

Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala dalam implementasi nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah, seperti politik uang, praktik korupsi, dan kekerasan politik yang dapat mempengaruhi proses demokrasi di Indonesia.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana demokrasi dapat diimplementasikan sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum daerah di Indonesia. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk mengatasi kendala yang masih dihadapi dalam membangun demokrasi yang lebih baik di Indonesia.
NAMA : JESSEN RAMADEKSA ALLEN
NPM : 2217051070
KELAS : C

analisis dari video :
Perkembangan demokrasi di Indonesia dapat disimpulkan sebagai sebuah proses yang terus berlangsung sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945. Indonesia telah mengalami beberapa masa transisi dari pemerintahan otoriter ke pemerintahan demokratis, dimulai dari demokrasi parlementer pada masa Orde Lama, pemerintahan otoriter pada masa Orde Baru, dan masa reformasi yang berusaha membangun pemerintahan demokratis yang lebih baik.

Perkembangan demokrasi di Indonesia telah mengalami banyak perubahan sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945. Sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia telah mengalami beberapa masa transisi dari pemerintahan otoriter ke pemerintahan demokratis. Berikut adalah beberapa tahapan perkembangan demokrasi di Indonesia:

  1. Masa Orde Lama (1945-1966) Pada masa ini, Indonesia mempraktikkan demokrasi parlementer. Namun, demokrasi ini belum berkembang karena partai politik tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk membentuk pemerintahan yang stabil. Pada tahun 1957, Indonesia mengadopsi sistem Demokrasi Terpimpin yang dijalankan oleh Presiden Soekarno.

  2. Masa Orde Baru (1966-1998) Pada masa ini, Indonesia mempraktikkan pemerintahan otoriter di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Pada awalnya, Soeharto dianggap sebagai pemimpin yang mampu mengembangkan Indonesia secara ekonomi, namun pada akhirnya pemerintahannya ditandai dengan pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi.

  3. Reformasi (1998-sekarang) Setelah jatuhnya Soeharto pada tahun 1998, Indonesia mengalami masa transisi menuju pemerintahan demokratis. Pada tahun 1999, Indonesia mengadopsi sistem presidensial dan pemilihan umum langsung. Reformasi ini diikuti dengan perkembangan partai politik dan media yang lebih bebas.



Meskipun demokrasi di Indonesia telah memasuki masa reformasi, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti korupsi, politik identitas, dan intoleransi. Pengawasan dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi sangat penting untuk memastikan perkembangan demokrasi yang berkelanjutan di Indonesia.

Kesimpulannya, meskipun demokrasi di Indonesia telah berkembang secara signifikan, masih banyak hal yang harus ditingkatkan dalam membangun sebuah demokrasi yang lebih baik dan berkelanjutan di Indonesia. Namun, dengan pengawasan dan partisipasi masyarakat yang baik, Indonesia dapat terus bergerak maju menuju sebuah pemerintahan yang lebih baik dan demokratis.