Kiriman dibuat oleh M.RIFQI AL ARDABILI

NAMA : MUHAMAD RIFQI AL ARDABILI
NPM : 2217051128
KELAS : D
PRODI : S1 ILMU KOMPUTER

Ketahanan Nasional

Ketahanan Nasional adalah Keuletan,Keterampilan,Ketangguhan, dan Kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang.

Ancaman ada beberapa sumber biasanya bersifat :

• Langsung : Invasi atau agresi militer dari negara lain yang bertujuan untuk menguasai wilayah atau mengancam kedaulatan suatu negara.
• Luar : Aktivitas intelijen oleh negara lain untuk mendapatkan informasi rahasia atau strategis negara, seperti rahasia militer, teknologi terbaru, atau rencana politik.
• Dalam : Gerakan bersenjata atau politik oleh kelompok dalam negeri yang ingin memisahkan diri atau mendapatkan otonomi yang lebih besar dari pemerintah pusat.
• Tidak langsung : Penyebaran wabah penyakit seperti pandemi COVID-19 yang dapat mengganggu sektor kesehatan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat secara luas.

Dan ibaratnya negara kita ini dilindungi sebuah dinding yaitu

• Integritas: Integritas mengacu pada keutuhan dan kesatuan negara. Ini mencakup kedaulatan, wilayah yang utuh, dan keberadaan pemerintahan yang stabil. Integritas negara melibatkan perlindungan terhadap upaya-upaya yang mengancam kesatuan dan kedaulatan negara, baik dari dalam maupun dari luar, seperti separatisme, serangan militer, atau ancaman teroris.
• Identitas: Identitas merujuk pada nilai-nilai, budaya, dan jati diri nasional suatu negara. Ini melibatkan pemeliharaan dan pelestarian identitas nasional, termasuk bahasa, agama, adat istiadat, warisan budaya, dan simbol-simbol nasional. Identitas nasional menjadi dasar bagi identifikasi dan persatuan warga negara serta memperkuat rasa kebangsaan dan kesatuan.
• Kelangsungan hidup: Kelangsungan hidup mengacu pada keberlanjutan dan keberlangsungan negara secara fisik, ekonomi, dan sosial. Ini mencakup upaya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam, lingkungan hidup yang sehat, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perlindungan terhadap ancaman seperti perubahan iklim, krisis lingkungan, atau kemiskinan juga menjadi bagian dari kelangsungan hidup negara.
• Perjuangan mencapai tujuan nasional: Perjuangan mencapai tujuan nasional melibatkan upaya untuk mencapai cita-cita dan tujuan yang telah ditetapkan oleh negara. Ini mencakup upaya dalam berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, sosial, dan pertahanan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mencapai kemajuan ekonomi, dan menjaga kedaulatan serta kepentingan nasional. Perjuangan ini melibatkan partisipasi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa.

Ancaman unsur TRIGATRA

• Lokasi dan posisi strategis: Jika suatu negara memiliki lokasi dan posisi strategis, hal ini dapat menjadi ancaman karena negara tersebut mungkin menjadi sasaran strategis bagi negara-negara lain yang ingin menguasai wilayahnya. Contohnya, negara dengan lokasi pantai yang strategis dapat rentan terhadap ancaman invasi dari laut.
• Keadaan dan kekayaan alam: Keadaan dan kekayaan alam suatu negara, seperti sumber daya alam yang melimpah, dapat menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan baik. Negara-negara lain mungkin tertarik untuk mengeksploitasi kekayaan alam tersebut atau terjadi persaingan yang meningkat dalam mengakses dan mengendalikan sumber daya alam yang berharga.
• Kemampuan penduduk: Jika suatu negara memiliki populasi yang besar dan berkemampuan, hal ini dapat dianggap sebagai ancaman oleh negara-negara lain. Kemampuan penduduk dalam hal ekonomi, teknologi, militer, atau kekuatan manusia dapat menjadi faktor yang menarik perhatian dan mungkin memicu persaingan atau ketegangan.

Ancaman unsur PANCA GATRA

• Ideologi: Ancaman ideologi terkait dengan penyebaran atau pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai nasional atau yang dapat merongrong stabilitas politik dan sosial. Misalnya, ideologi ekstremisme atau radikalisme yang dapat mempengaruhi stabilitas keamanan negara.
• Politik: Ancaman politik melibatkan persaingan politik yang intens, perbedaan pendapat yang mendalam, konflik kepentingan politik, atau ketidakstabilan politik dalam negeri. Ketegangan politik dapat mengganggu proses pengambilan keputusan, stabilitas pemerintahan, atau integritas sistem politik.
• Ekonomi: Ancaman ekonomi dapat meliputi perlambatan ekonomi, resesi, inflasi tinggi, atau ketergantungan yang berlebihan pada sektor ekonomi tertentu. Ketidakstabilan ekonomi dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, ketidakpuasan sosial, dan bahkan mengganggu stabilitas politik.
• Sosial budaya: Ancaman sosial budaya terkait dengan perbedaan sosial, etnis, agama, atau budaya yang dapat memicu konflik antarkelompok atau ketidakharmonisan sosial. Pertentangan sosial budaya dapat menghambat integrasi nasional dan menciptakan ketegangan antar komunitas.
• Pertahanan dan keamanan: Ancaman pertahanan dan keamanan meliputi ancaman terhadap kekuatan militer, gangguan keamanan dalam negeri seperti kejahatan terorganisir, terorisme, atau kegiatan subversif yang dapat mengancam kedaulatan dan keamanan negara.

Perwujudan Aspek alamiah TRIGATRA

• Lokasi dan posisi geografis : peningkatan potensi laut dan darat dan Posisi dengan negara asing
• Keadaan dan kekayaan alam : keadaan nasional dan kekayaan alam
• Kemampuan penduduk dan keadaan : pendidikan

Perwujudan Aspek sosial PANCA GATRA

• Ideologi : Rangkaian nilai mampu mengandung aspirasi
• Politik : Demokrasi keseimbangan input dan output
• Ekonomi : sarana,modal,tenaga kerja,teknologi
• Sosial budaya : tradisi,pendidikan,kepemimpinan
• Pertahanan dan keamanan : partisipasi dan kesadaran masyarakat
NAMA : MUHAMAD RIFQI AL ARDABILI
NPM : 2217051128
KELAS : D
PRODI : S1 ILMU KOMPUTER

Menurut saya jurnal ini membahas tentang semangat bela negara yang muncul di tengah pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak besar pada kehidupan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Jurnal ini menyoroti pentingnya semangat bela negara dalam menghadapi dan mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi ini. Dalam analisisnya, jurnal ini menjelaskan bahwa semangat bela negara melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya penanggulangan pandemi. Hal ini mencakup kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dukungan terhadap program vaksinasi, serta kontribusi dalam membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan sosial akibat pandemi. Jurnal ini menekankan pentingnya peran pemerintah dalam membangkitkan semangat bela negara melalui penyediaan informasi yang akurat, transparansi kebijakan, serta koordinasi yang efektif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait. Selain itu, partisipasi sektor swasta, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil juga dianggap penting dalam memperkuat semangat bela negara.

Analisis jurnal ini menunjukkan bahwa semangat bela negara tidak hanya terkait dengan aspek pertahanan dan keamanan nasional, tetapi juga dengan upaya kolektif dalam menjaga kesejahteraan dan keberlanjutan bangsa dalam situasi darurat seperti pandemi. Jurnal ini menyajikan pandangan yang positif tentang semangat bela negara sebagai landasan untuk bersatu dan saling membantu dalam menghadapi krisis global seperti pandemi COVID-19. Dalam konteks pandemi COVID-19 di Indonesia, semangat bela negara menjadi penting dalam memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan, serta mendukung upaya pemerintah dalam menangani pandemi. Jurnal ini memberikan pemahaman yang baik tentang peran dan makna semangat bela negara dalam konteks krisis kesehatan dan membahas bagaimana semangat ini dapat memperkuat ketahanan nasional di tengah pandemi.
NAMA: M.RIFQI AL ARDABILI
NPM: 2217051128
KELAS: D
PRODI: S1 ILMU KOMPUTER

Geopolitik adalah ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa

Macam-Macam Teori Geopolitik
1. Teori Geopolitik Frederich Ratzel
2. Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
3. Teori Geopolitik Karl Haushofer
4. Teori Geopolitik Halford Mackinder
5. Teori Geopolitik ALfred Thayer Mahan
6. Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

Teori geopolitik
diperkenalkan pertama kali oleh Ir.Soekarno pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945

Konsep Geopolitik Indonesia
Teori geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan politik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia

Prinsip Geopolitik Indonesia
Prinsip geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah

Konsep wawasan Nusantara
sebagai Geopolitik Indonesia wawasan nusantara adalah wawasan nasional yang bersumber dari pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia. Hakikat dari Wawasan nusantara adalah kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah indonesia

Cara Pandang Bangsa Indonesia
A. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik
B. Perwujudan KepulauanNusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
C. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
D. Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan

Konsep NKRI
dicantumkan dalam Pasal 1 ayat 1 UUD Negara RI 1945 yang isinya :
"Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk republik"

Sebagai Negara kesatuan Republik
Indonesia, Kesatuan wilayah Indonesia mencakup:
1. Kesatuan Politik
2. Kesatuan Hukum
3. Kesatuan Sosial-Budaya
4. Kesatuan Pertahanan dan Keamanan

Keunggulan bangsa Indonesia
adalah:
1. Jumlah dan potensi penduduknya cukup besar
2. Memiliki keanekaragaman dalam berbagai aspek kehidupan sosial budaya
3. Letak wilayah yang strategis, dan masih banyak lagi

KESIMPULAN:
Negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan puau yang terletak diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta diantara Benua Asia dan Australia