Kiriman dibuat oleh Awalinda Pangestuti

Nama : Awalinda Pangestuti
Npm : 2217051088
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut menggambarkan kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019 yang masih buruk, dengan catatan pelanggaran HAM berat di masa lalu, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi gender, dan kegagalan dalam menghadirkan keadilan dan pemulihan bagi korban pelanggaran HAM.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia memiliki potensi untuk mendukung demokrasi dengan prinsip ke-Tuhanan yang Maha Esa. Prinsip ini dapat mendorong toleransi, saling menghormati, dan kerukunan antarumat beragama di dalam demokrasi Indonesia. Namun, penting untuk memastikan bahwa prinsip ini tidak digunakan sebagai justifikasi untuk melanggar hak asasi manusia atau membatasi kebebasan individu.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi Indonesia saat ini masih memiliki tantangan dalam mewujudkan sepenuhnya nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai HAM. Meskipun demokrasi telah memberikan ruang partisipasi politik bagi masyarakat, masih terdapat kasus pelanggaran HAM, penyalahgunaan kekuasaan, dan kepentingan politik yang tidak selalu sejalan dengan kepentingan masyarakat luas. Perlu upaya yang lebih besar untuk memastikan bahwa demokrasi dijalankan dengan integritas, keadilan, dan menghormati hak asasi manusia.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap saya terhadap kondisi di mana anggota parlemen mengabaikan kepentingan nyata masyarakat dan melaksanakan agenda politik mereka sendiri adalah sangat kritis. Sebagai wakil rakyat, mereka seharusnya memprioritaskan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili. Kekuasaan politik yang mereka miliki seharusnya digunakan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama harus bertanggung jawab dalam menggunakan kekuasaan mereka. Mereka tidak boleh mengeksploitasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau melanggar hak asasi manusia. Pemimpin yang memiliki kekuasaan kharismatik harus mengutamakan prinsip-prinsip demokrasi, supremasi hukum, dan menghormati hak asasi manusia, serta memastikan transparansi, pertanggungjawaban, dan partisipasi publik yang sehat dalam pengambilan keputusan politik.
Nama : Awalinda Pangestuti
Npm : 2217051088
Kelas: B
Prodi : Ilmu Komputer

Wawasan Nusantara
Jika dijabarkan kata wawas menurut bahasa Jawa berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi dan mawas berarti memandang, meninjau atau melihat.

Wawasan Nusantara ialah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia NKRI.

Wawasan Nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman, motivasi,dorongan serta rambu rambu dalam menentukan kebijaksanaan, keputusan, tindakan.

Wawasan Nusantara memiliki tujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dibanding individu, kelompok dan rombongan suku bangsa dan daerah, sehingga wawasan Nusantara memiliki peran penting untuk mewujudkan bersama bagi seluruh warga Indonesia.

Perbedaan tentang apapun di anggap dah sah saja, hal tersebut justru diharapkan dapat menghasilkan masyarakat yang dinamis dan kreatif,sinergis.

Untuk mewujudkan persatuan bangsa dibutuhkan semangat kebangsaan secara terus menerus.
Nama : Awalinda Pangestuti
Npm : 2217051088
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas konflik tersebut dan memberikan informasi yang penting bagi pembaca yang ingin memahami situasi perbatasan tersebut. Hal positif yang dapat diambil setelah membaca artikel ini adalah kesadaran akan pentingnya penyelesaian perbatasan yang tuntas antara Indonesia dan Timor Leste. Artikel ini juga menyoroti pentingnya dialog, diplomasi, dan kerjasama antarnegara dalam mengatasi perbedaan interpretasi dan ketegangan yang muncul di perbatasan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidakmemiliki konsepsi wawasan nusantara?
Tanpa memiliki konsepsi wawasan nusantara, wilayah dan bangsa Indonesia mungkin akan menghadapi lebih banyak konflik dan ketegangan di perbatasan dengan negara tetangga. Konsepsi wawasan nusantara merupakan prinsip yang menekankan persatuan, kesatuan, dan keutuhan wilayah Indonesia serta pengelolaan yang bijaksana terhadap sumber daya alam dan potensi nasional. Dengan adanya konsepsi ini, Indonesia dapat memperkuat identitas nasional, memelihara stabilitas wilayah perbatasan, dan mencegah konflik yang mungkin timbul akibat ketidaksepakatan dalam hal batas-batas wilayah.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Beberapa langkah yang dapat diambil dalam kerangka konsepsi wawasan nusantara untuk mencegah konflik perbatasan antara Indonesia dan negara tetangga meliputi:

-Penyelesaian delimitasi dan demarkasi batas yang tuntas: Upaya yang serius harus dilakukan untuk menyelesaikan sisa persengketaan batas yang ada antara Indonesia dan Timor Leste. Hal ini akan membantu mengurangi ketegangan dan ketidakpastian di perbatasan.

-Diplomasi dan dialog yang intensif: Komunikasi yang baik antara pemerintah Indonesia dan negara tetangga perlu ditingkatkan. Dialog yang intensif dan diplomasi yang efektif dapat membantu mengatasi perbedaan interpretasi dan mencegah eskalasi konflik.

-Peningkatan pemahaman antarwarga: Edukasi dan peningkatan pemahaman antarwarga di wilayah perbatasan tentang sejarah, hubungan kekerabatan, dan pentingnya kerjasama dapat membantu mengurangi sentimen negatif dan memperkuat kerjasama lintas batas.
Nama : Awalinda Pangestuti
Npm : 2217051088
Kelas : B
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Vidio diatas ialah berisikan pembahasan Geopolitik Indonesia.

Disana dijelaskan tentang Hakikat Konsep Geopolitik
Geopolitik merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannua dikaitkan dengan masalah masalah geografi wilayah, Terdapat macam macam teori geopolitik contohnya seperti
-Teori Geopolitik Fredirich Ratzel
-Teori Geopolitik Rudolf Kjelen
dan beberapa lainnya.

Konsep geopolitik Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar, teori geopolitik diperkenalkan pertama kali oleh Ir Soekarno pada sidang BPUPKI 1Juni 1945, Prinsip Geopolitik di Indonesia tidak mementingkan dalam hal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah.

Konsep wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia adalah wawasan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia.

Disana juga dijelaskan Kehidupan bernegara dalam konsep NKRI, konsep NKRI dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD negara RI 1945 yang isinya : " Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk Republik" dan sebagai negara kesatuan Republik Indonesia, kesatuan wilayah Indonesia mencakup kesatuan politik, kesatuan hukum, kesatuan sosial budaya dan kesatuan pertahanan dan keamanan.