Kiriman dibuat oleh Armi Yusnita

Nama : Armi Yusnita
Npm : 2217051156
Kelas : C

Analisis Video:
"Perkembangan demokrasi di Indonesia"
- Masa revolusi kemerdekaan
Demokrasi pada masa pemerintahan revolusi kemerdekaan sangat terbatas.
- Perkembangan demokrasi parlementer (1945-1959). Pada masa ini adalah masa kejayaan demokrasi di Indonesia, karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudan kehidupan politik di Indonesia.
- Perkembangan demokrasi terpimpinterpimpin (1959-1965). Politik pada masa ini di warnai oleh tolak ukur yang sangat kuat antara ketiga kekuatan politik yang utama pada waktu itu yaitu ABRI vs Soekarno vs PKI.
- Perkembangan demokrasi dalam pemerintahan orde Baru. Demokrasi pancasila (orba) 3 tahun awal kekuasaan seolah olah akan didistribusikan kepada kekuatan masyarakat. Setelah 3 tahun dominannya peranan ABRI, birokratisasi dan sentralisasi, pengambilan keputusan politik, pembatasan peran dan fungsi partai politik, campur tangan pemerintah dalam persoalan partai politik dan publik, masa mengambang, monolitisasi, ideologi negara, dan inkorporasi lembaga non-pemerintah.
- Demokrasi masa Reformasi (1998- sekarang) demokrasi yang diterapkan pada era reformasi ini adalah demokrasi pancasila, tentu saja dengan karakteristik yang berbeda dengan orde Baru dan sedikit mirip dengan demokrasi parlementer tahun 1950-1959.
Nama : Armi Yusnita
Npm : 2217051156
Kelas : C

Analisis Jurnal:
Tulisan ini membahas tentang tantangan konsolidasi demokrasi dalam pemilu presiden (pilpres) 2019. Pembangunan demokrasi Indonesia sebagaimana tercermin dari pilpres masih mengalami banyak masalah. Pendalaman demokrasi belum terwujud dengan baik karena pilar-pilar demokrasi yang menjadi faktor penguat konsolidasi demokrasi belum efektif. Pilpres 2019 belum mampu menghasilkan suksesi kepemimpinan yang baik dan belum mampu pula membangun kepercayaan publik. Hal tersebut bisa dilihat dari munculnya kerusuhan sosial setelah pengumuman hasil rekapitulasi pilpres oleh komisi pemilihan umum (KPU). Satu kandidat menolak hasil pemilu. Adalah jenis pilpres belum selesai. Sekarang Mahkamah Konstitusi (mk) menjadi penentu akhir hasil pilpres karena dua kandidat mengklaim sebagai pemenang pilpres.

Tulisan ini mencoba melihat demokrasi Indonesia melalui fenomena pilpres 2019 yang merupakan salah satu sarana untuk memilih pemimpin secara demokratis. Ritual politik lima tahunan tersebut menarik untuk dilihat ditengah tingginya pro-kontra terkait kinerja pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan terobosan penting yang dimaksudkan sebagai upaya pendalaman demokrasi, yakni suatu upaya untuk mengatasi kelemahan praktek demokrasi substantif. Khususnya dalam merespon tuntutan-tuntutan masyarakat lokal.
Nama : Armi Yusnita
Npm : 2217051156
Kelas : C

Menurut saya dari hasil analisis yang telah saya lakukan dalam video tersebut beberapa analisis mengatakan bahwa demokrasi berada dalam fase kritis. Pada 2019 skor rata-rata indeks Demokrasi di 165 negara mengalami kemerosotan dari 5,48 ke 5,44. Itu menjadi skor terburuk sejak tahun 2006. Ada beberapa alasan yang mengemukakan mengapa demokrasi dilanda krisis, mulai dari rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus, penurunan jumlah keanggotaan partai politik, hingga regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan.