Kiriman dibuat oleh Dela Sylviayani

Nama : Dela Sylviayani
NPM : 2217051048
Kelas : D
Prodi : Ilmu Komputer

Berdasarkan video tersebut, dapat disimpulkan bahwa geopolitik adalah ilmu yang berkaitan dengan organisasi negara yang melibatkan kondisi geografis wilayah negara tersebut. Geopolitik menimbulkan pertanyaan tentang kedudukan dan kondisi suatu negara, serta hubungannya dengan politik. Indonesia juga memiliki konsep geopolitik yang tercantum dalam teori geopolitik bangsa Indonesia. Konsep ini menyatakan bahwa ideologi nasional Pancasila dapat digunakan dalam pertimbangan politik nasional dengan mempertimbangkan kedudukan dan kondisi geografis Indonesia. Prinsip geopolitik Indonesia adalah membangun wilayah yang menjadi kesatuan bangsa.

Dalam geopolitik Indonesia, terdapat wawasan nusantara. Wawasan nusantara adalah pandangan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD 1945 yang menekankan kesatuan dan integritas wilayah bangsa Indonesia. Dalam wawasan nusantara, terbentuk kehidupan bernegara dalam konsep NKRI. UUD 1945 Pasal 1 Ayat 1 menyatakan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan, sehingga kedudukan bangsa Indonesia sudah jelas. Kesatuan bangsa Indonesia dapat diwujudkan dalam berbagai aspek, seperti kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Sebagai negara kesatuan, Indonesia memiliki keunggulan dalam keberagaman aspek sosial budaya, letak geografis yang strategis, jumlah penduduk yang besar, dan lain sebagainya.
Nama : Dela Sylviayani
NPM : 2217051048
Kelas : D
Prodi :Ilmu Komputer

Geopolitik merupakan kajian tentang hubungan antara faktor geografi, politik, dan kekuatan dalam menentukan dinamika dan kepentingan negara-negara di dunia. Hal ini melibatkan analisis terhadap posisi geografis, sumber daya alam, letak geopolitis, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kebijakan luar negeri dan strategi kekuasaan suatu negara. Terdapat beberapa teori geopolitik yang dikembangkan oleh para ahli seperti Frederich Ratzel, Rudolf Kjellen, Karl Haushofer, Halford Mackinder, Alfred Thayer Mahan, Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller.

Di tingkat nasional, Indonesia memiliki konsep geopolitik yang diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. Konsep geopolitik Indonesia menekankan pentingnya letak geografis Indonesia sebagai negara maritim dengan ribuan pulau yang terbentang di antara dua samudra dan jalur strategis seperti Selat Malaka. Prinsip-prinsip geopolitik Indonesia mencakup keutuhan wilayah, nonblok, politik luar negeri yang aktif dan mandiri, serta keberadaan identitas nasional yang kuat.

Salah satu konsep penting dalam geopolitik Indonesia adalah wawasan nusantara. Konsep ini menekankan pentingnya menjaga dan memanfaatkan kekayaan alam, sumber daya laut, serta posisi geografis Indonesia sebagai jembatan maritim antara Asia Tenggara, Asia Timur, dan Pasifik. Wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia melihat laut sebagai sumber daya strategis dan jalur perdagangan yang vital, serta mendorong kerja sama regional dan stabilitas di kawasan.

Prinsip-prinsip geopolitik Indonesia tercermin dalam kehidupan negara NKRI. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki keunggulan dalam sumber daya alam, keragaman budaya, dan posisi geografis yang strategis. Hal ini memberikan peluang dan tantangan dalam pengelolaan kekayaan alam, pemeliharaan persatuan dan keberagaman, serta pemanfaatan posisi geopolitis untuk memperkuat peran Indonesia dalam konteks global. Dengan memegang teguh nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, dan kerja sama regional, Indonesia dapat menjadi pelaku aktif dalam geopolitik dunia dan mencapai kepentingan nasional yang berkelanjutan.