གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ivan Aditya

IVAN ADITYA
2217051147 // Kelas B

assalamualaikum wr wb.

Menurut pendapat saya,video tersebut membahas tentang fenomena demokrasi yang masih bertahan dan dianut oleh banyak negara meskipun kerap kali menghadapi ketidakstabilan dan konflik dalam prosesnya.
Berikut adalah analisis perinci dari video tersebut:
1. Pengenalan topik: Video dimulai dengan pengenalan tentang demokrasi sebagai sistem politik yang dianut oleh banyak negara, namun juga memiliki kelemahan dan kekurangan yang tidak dapat diabaikan.
2. Sejarah demokrasi: Video memberikan penjelasan singkat tentang sejarah demokrasi dan bagaimana ia berkembang dari zaman Yunani kuno hingga saat ini. Ini memberikan pemahaman tentang evolusi sistem politik ini.
3. Kelebihan dan kekurangan demokrasi: Dalam video, pembicara membahas kelebihan dan kekurangan dari sistem demokrasi, seperti kebebasan berbicara, hak asasi manusia, transparansi dan akuntabilitas, namun juga kelemahan seperti proses pemilihan yang mahal dan panjang, konflik politik, dan kurangnya partisipasi masyarakat.
4. Perbedaan antara demokrasi dan otoriterisme: Video juga membahas perbedaan antara demokrasi dan otoriterisme, serta mencatat bahwa demokrasi tidak selalu mudah dan dapat memakan waktu untuk dicapai.
5. Pengaruh sosial media pada demokrasi: Salah satu topik yang dibahas dalam video adalah bagaimana sosial media mempengaruhi proses demokrasi. Pembicara menyoroti bahwa meskipun sosial media dapat memfasilitasi partisipasi publik, namun juga dapat menyebarluaskan informasi yang salah atau memicu konflik.
6. Mengapa demokrasi masih bertahan: Video menunjukkan alasan mengapa demokrasi masih bertahan dan dianut oleh banyak negara. Hal ini disebabkan oleh keinginan masyarakat untuk memiliki suara dalam proses politik, meskipun proses ini tidak sempurna.
7. Akhir dari video: Video diakhiri dengan catatan bahwa meskipun demokrasi tidak sempurna, namun masih menjadi sistem politik yang paling diminati dan dipercaya di seluruh dunia.
Kesimpulannya, video tersebut memberikan pemahaman yang baik tentang sistem politik demokrasi dan mengapa masih bertahan meskipun memiliki kelemahan dan kekurangan. Video juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh demokrasi, termasuk pengaruh sosial media dan kurangnya partisipasi publik, serta memberikan wawasan tentang bagaimana demokrasi dapat terus ditingkatkan untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan yang lebih besar bagi masyarakat.
Nama : Ivan Aditya
Kelas : B
NPM : 2217051147



1. Sementara menunggu temannya di ruang seminar, Eka membaca koran Radar yang sangat digemarinya.

2. Kustiami selalu membawa banyak oleh-oleh ketika kembali dari rumah anak perempuannya.

3. Dengan ini saya mengirimkan sebuah kamus Bahasa Lampung kepada Saudara Iqbal.

4. Mahasiswa/i yang ingin menonton pertunjukan diminta menghubungi Pak Fuad karena beliau adalah dosen senior matakuliah Seni Pertunjukan di Kampus Hijau.

5. Tolong beritahu saya kapan dia kembali dari Rumah Sakit Umum Abdul Muluk.

6. Indonesia merupakan kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau kecil.

7. Marilah kita bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat Lampung kita.

8. Mahasiswa yang berkeinginan untuk menonton konser diminta menghubungi Ibu Prof. Dr. Sakhira, M.Si.

9. Mahasiswa harus jujur dalam mengutip pendapat berbagai pakar dengan cara mencantumkan kutipan secara lengkap.

10. Bunga-bunga anggrek, terompet, sedap malam, mawar, anyelir, dan melati tumbuh subur di depan rumah Reihana.
Nama :Ivan aditya
Npm :2217051147
Kelas :B

Analisis Video Materi Hakikat dan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi

- Pengertian PKN landasan idiil dan hukum sumber historis sumber sosiologis sumber politik dinamika esensi dan urgensi.
- Pendidikan Kewarganegaraan
kata kewarganegaraan berasal dari warga negara yang berarti adalah anggota dari suatu negara.
PKN berkaitan dengan warga negara. selain itu pendidikan kewarganegaraan adalah usaha sadar menyiapkan peserta didik agar cinta setiap berani berkorban membela bangsa dan negara , melatih peserta didik berpikir kritis analitis bersikap demokratis

Landasan hukum PKN antara lain:
- pembukaan undang-undang dasar 1945
-batang tubuh undang-undang dasar 1945 khususnya pada pasal 27 ayat 3 tentang bela negara
-pasal 30 ayat 1 tentang pertahanan dan keamanan
-pasal 31 ayat 1 tentang pendidikan -undang-undang nomor 20 tahun 1982 tentang pendidikan bela negara -undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang mata kuliah pengembangan kepribadian serta SK Dirjen DIKTI NO 43 tahun 2006 tentang pengembangan MATA KULIAH KEPRIBADIAN

SUMBER HISTORIS SOSIOLOGIS DAN POLITIK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

sumber historis substansi pendidikan kewarganegaraan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka sumber sosiologis masyarakat memerlukan pendidikan kewarganegaraan untuk menjaga memelihara dan mempertahankan eksistensi negara bangsa sumber politik

Dinamika Esensi dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara bangsa masa depan PKN sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia

kesimpulan analisis saya tentang video Materi hakikat dan pentingnya PKN di perguruan tinggi bahwasanya warga negara khususnya mahasiswa wajib dibekali dengan pengetahuan akan pedidikan bernegara karna, generasi saat ini adalah masa depan bangsa yang nantinya akan memegang bangsa, oleh karna itu perlu adanya orang yang memiliki ilmu pendidikan kewarganegaraan. saya yakin dan percaya bahwa eksistensi konstitusi negara akan maju
terimakasih...