གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nazwa Sophia Nadine Effendi

Nama : Nazwa Sophia Nadine Effendi
NPM : 2217051049
Kelas: A
Prodi : S1 Ilmu Komputer

A. Artikel tersebut masih membahas tentang banyaknya tugas kita sebagai rakyat dan juga tugas pemerintah dalam hal penegakkan HAM di indonesia yang masih buruk. Menurut saya masalah yang paling utama dalam penegakkan HAM adalah kesadaran yang masih rendah terkait penegakkannya. Padahal kita ketahui bahwa negeri ini adalah negeri demokrasi tapi malah semakin ke seni demokrasi seolah dibawa mundur jauh. Selain masalah kesadaran yang lemah, proses pengadilan yang tak adil dan juga kuatnya pembatasan berekpresi menjadi faktor dari turunnya penegakkan HAM di Indonesia. Banyak sekali contoh Pelanggaran HAM yang tertera pada artikel tersebut, yang menjadi perhatian saya adalah semakin tajamnya pelanggaran HAM di PAPUA dan juga sering terjadinya rasisme adalah masalah yang tak ada ujungnya dari dulu hingga sekarang, sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan masalah ini lebih serius lagi.
Hal positif apa yang saya dapatkan dari membaca artikel ini adalah Indonesia melakukan beberapa langkah untuk melakukan penegakkan HAM yaitu reformasi untuk memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.

B. Praktik demokrasi jika diambil dari adat istiadat adalah musyawarah mufakat yang digunakan sebagai alat mencapai mufakat, kekeluargaan dan kerukunan juga tercermin dalam demokrasi yang dimana memeberikan wawasan terkait toleransi, keterbukaan dan tranparansi juga adalah nilai budaya yang juga tercermin dalam demokrasi yaitu keikutsertaan masyarakat dalam pemilu. Demokrasi dan juga nilai budaya yang saling terharmonisasi diharapkan akan terwujudnya sistem pemerintahan yang lebih dekat dengan kebutuhan rakyat.
Pendapat saya terkait berke-Tuhana yang Maha Esa di Indonesia bererti indonesia mecerminkan agama yang plurarisme di indonesia, tak bisa dipungkiri indonesia memiliki agama yang beragam dan negara pun mengaku bahwa tuhan yang maha esa dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, disini juga mengakui bahwa indonesia dibebaskan untuk beragama dan beribadah sesuai agamanaya.

C. Demokrasi saat ini pastinya akan mengalami perkembangan, meskipun masih banyak masalah. Demokrasi saat ini masih sekali kurang terhadap HAM nya dan menjadi sebuah tantangan yang besar yang harus dihadapi. Beberapa isu pelanggaran HAM , korupsi, dan ketimpangan sosial menjadikan demokrasi masih jauh dari pancasila dan UUD NRI 1945. Demokrasi yang sesuai dengan Pancasila Dan juga UUD NRI 1945 adalah demokrasi yang menghargai perbedaan , menjunjung kerukunan, mengedepankan prinsip moral, serta juga mengupayakan keadilan sosisal.

D. Sikap saya terkait hal tersebut pastinya saja marah, bagaimana bisa seorang parlemen yang dipercayakan rakyat yang seharusnya tugasnya sangat mementingkan kepentingan masyarakat malah melakukan kepentingannya sendiri. Hal ini pastinya menjadi sebuah masalaha yang kompleks menegenai keseimbangan kepentingan individu dan kepentingan masyarakat. Seaharusnya anggota parlementer menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, jujur dan juga jangan meemntingkan keepntingan dirinya karen ayang memeberikan sebuah jabatan itu adalah masyarakat. Dan untuk masyrakat harus lebih selektif lagi dalam memilih.

E. Menurut saya sangat menentang HAM terkait pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas. Era demokrasi saat ini, hak asasi manusia merupakan landasan penting yang melindungi martabat manusia, kebebasan dan keadilan semua orang. Konsep HAM harus dilihat dari aspek yang benar dan jelas, jika salah sedikit saja konsep HAM dapat menjadi pelangaran HAM.
Nama : Nazwa Sophia Nadine Effendi
NPM : 2217051049
Kelas: A
Prodi : S1 Ilmu Komputer


Sebagai bentuk rasa cinta kita terhadap bangsa indonesia sudah seharusnya setiap warga negara memahami negara sendiri dari beragam aspek untuk bisa memahaminya masyarakat indonesia bisa mempelajari wawasan nusantara. Dengan memahami wawasan nusantara akan tumbuh jiwa nasionalisme pada setiap warga negara Indonesia. Wawasan nusantara sendiri berarti cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah kesatuan NKRI. Pertahanan, keamanan wawasan nusantara memiliki peran yang sangat penting untuk dapat mewujudkan presepsi yang sama bagi seluruh rakyat indonesia. Karena Indonesia terdiri dari berbagai perbedaan suku, budaya, agama, bahasa, kebiasaan dan lain-lain wawasan nusantaralah yang menjadi rambu-rambu bangsa indonesia dalam mengambil keputusan. Wawasan nusantara sendiri memiliki tujuan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan bangsa.
Latar belakang historis wawasan nusantara yang diperjuangkan dalam Deklarasi Djuanda ke forum Internasional. Wawasan nusantara sebagai konsepsi wilayah bangsa mngusahakan dan memandang wilayah menjadi satu kesatuan, namun seiring berkembangnya tuntutan dan perkembangan konsepsi wawasan nusantara mencangkup pandangan akan satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan juga keamanan sebagai satu kesatuan. Dengan wawasan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan akan menumbuhkan kesadaran akan cinta terhadap tanah air dan membentuk sikap bela negara.
Nama : Nazwa Sophia Nadine Effendi
NPM : 2217051049
Kelas: A
Prodi : S1 Ilmu Komputer
1. Tanggapan saya terkait artikel tersebut adalah menggambarkan konflik komunal yang terjadi di perbatasan indonesia-Timor leste yang terjadi pada Oktober 2013 dimana menimbulkan ketegangan hubungan antarwarga. Konflik tersebut melibatkan serangan fisik antarwarga dan melibatkan juga anggota kepolisian perbatasan. Menanggapi hal tersebut perlulah setidaknya kita untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan sangat baik-baik dan berkepala dingin, jangan menggunakan fisik apalagi sampai ada korban.
Hal positif yang dapat diambil dari bacaan di atas adalah kesadaran bahwa konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste harus ditangapi dengan serius. Artikel ini menyatakan pentingnya memahami kronologi, faktor penyebab konflik, usaha penyelesaian dan langkah apa saja yang dapat diambil ke depan supaya hal seperti ini tidak terjadi kembali. Melalui pemecahan masalah yag adil dan komprehensif, serta dialog antarpihak yang terlibat dapat lah dibangun pemahaman yang saling menghomati antar keduanya.
2. Menurut pendapat saya terkait apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, pastinya akan banyak sekali konsekunsi yang terjadi karena konsepsi wawasan nusantara sendiri sangat berkaitan tentang kesatuan wilayah dan persatuan bangsa. Konsepsi ini juga berfokus pada kunikan atau kekhasan wilayah kepulauan indonesia yang mana jika konsepsi ini tidak ada maka kemungkinan adanya disintegrasi bangsa karena banyak sekali hal-hal yang dapat memicu ini terjadi, tidak adanya landasan visional bangsa indonesia terutama dalam melakukan pembangunan, pengolahan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan yaitu dengan eksploitasi berlebihan , dapat menyebabkan ketidakstabilan keamanan dan konflik regional, keragaman nasional tidak terolah dengan baik, rendahnya identitas nasionl. Konsepsi wawasan nusantara menjadi bagian penting dari pembangunan dan kebijakan Indonesia sejak lama, hal ini membantu memahami dan mengelola tantangan serta potensi yang unik yang dimiliki oleh wilayah Indonesia.
3. Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas adalah dengan cara yang pertama mendorong pemerintah dan masyarakat indonesia untuk menghormati batas wilayah yang disepakati, baik melalui kesepakatan bilateral maupun delimitasi perbatasan. Cara yang kedua dengan konsepsi wawasan nusantara ini pastinya akan mendorong diplomasi dan dialog dalam penyelesaian kasus perselisihan. Cara yang ketiga adalah mendorong masyarakat untuk memperkuat rasa nasionalisme dan juga persatuan bangsa yang dimana setiap elemen masyarakat akan saling bahu-membahu dalam menjaga keamanan dan kesatuan bangsa indonesia dari berbagai tantangan yang ada.