Nama : Cakrawangsa Praba Alkautsar
NPM : 2217051003
Kelas : C
Prodi : S1 Ilmu Komputer
Artikel tersebut melihat situasi HAM di Indonesia pada tahun 2019. Komnas HAM dan LBH Jakarta mencatat bahwa Indonesia masih memiliki problem dalam hal pelanggaran HAM dan konflik sumber daya alam di masa lalu. Dengan kelemahan proses hukum, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi gender, kegagalan pemerintah menghadirkan keadilan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu, dan pelanggaran HAM di Papua. Namun, ada perkembangan positif, seperti reformasi kunci Indonesia untuk melindungi hak asasi manusia, supremasi hukum dan keamanan publik, dan kembalinya gerakan mahasiswa ke kontrol sosial. Secara umum, lembaga dan pakar sepakat bahwa catatan HAM Indonesia pada 2019 masih buruk. Pelanggaran serius hak asasi manusia sebelumnya dan konflik atas sumber daya alam menjadi perhatian besar. Pembatasan kebebasan berbicara dan beragama, diskriminasi gender dan kegagalan pemerintah dalam memberikan keadilan bagi korban pelanggaran HAM juga menjadi sorotan. Pelanggaran hak asasi manusia dan eksekusi hukuman berat secara ilegal juga terus berlanjut di Papua. Namun, beberapa inisiatif reformasi yang diakui dilaksanakan, seperti ratifikasi perjanjian hak asasi manusia internasional dan kembalinya gerakan mahasiswa ke kontrol sosial. Meski masih banyak yang harus dilakukan, masih ada harapan untuk perbaikan di masa depan.
Analisis Soal
A. Menurut saya penegakan hak asasi manusia di indonesia masih jauh terutama pada tahun 2019 indonesia memiliki kemunduran dibidang penegakan HAM. Banyak kasus pelanggaran HAM tertutup oleh berita lain yang lebih menonjol sehingga pelanggaran ham kurang mendapat perhatian dari publik dan pelanggaran ham masih terus terjadi. Sementara itu hal positif yang bisa diambil adalah indonesia terus berupaya menegakkan HAM melalui ratifikasi semua perjanjian internasional tentang HAM. Hal ini diharapkan pada suatu saat indonesia akan benar benar merealisasikan penegakan HAM dengan sebaik baiknya tanpa diskriminasi.
B. Demokrasi indonesia yang diambil dari nilai adat istiadat asli masyarakat indonesia seperti gotong royong dan musyawarah mufakat. Hal ini diterapkan pada lembaga di indonesia seperti MPR dan DPR. Nilai adat asli masyarakat indonesia memberikan dampak positif bagi demokrasi indonesia.
Prinsip demokrasi indonesia yang berketuhanan yang maha esa menurut saya adalah hal yang benar karena kehidupan berdemokrasi dengan tidak melupakan Allah SWT yang terlibat dalam segala sendi kehidupan salah satunya adalah demokrasi. Nilai ketuhanan itu sejalan lurus dengan Nilai demokrasi karena demokrasi membuat keputusan dengan mempertimbangkan banyak hal dan pendapat dari berbagai macam orang sehingga keputusan yang diambil tidak gegabah dan merugikan salah satu pihak seperti nilai ketuhanan yang tidak menentang hati nurani manusia
C. Menurut saya praktik demokrasi indonesia saat ini masih kurang sesuai dengan pancasila dan UUD NRI 1945. jika kita melihat praktik demokrasi indonesia yang masih banyak kecurangan dalam pemilu dan partai mayoritas yang membungkam “mematikan mikrofon” ketika fraksi partai lainnya sedang menyampaikan kritiknya, hal ini tentu sangat tidak sesuai dengan sila ke 4 pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan”.
D. Saya sangat menentang sikap anggota parlemen tersebut yang selalu mengatasnamakan rakyat tetapi pada kenyataannya untuk melaksanakan perintah dari ketua umum partai. Kebanyakan kebijakan yang dibuat pada akhirnya merugikan rakyat kecil dan menguntungkan bisnis dari sang ketua partai. Contohnya adalah kebijakan Cipta kerja yang ditentang oleh kaum buruh karena menguntungkan bagi sang investor dan merugikan hak hak pekerja di indonesia.
E. Saya juga sangat menentang hal ini karena kekuasaan kharismatik “menyebut dirinya anak atau cucu dari sang proklamator” menggerakan emosi rakyat kecil dengan membawa “Kebangsaan dan hak rakyat kecil” untuk merealisasikan tujuan yang ingin dicapai oleh segelintir orang. Kekuasaan seperti ini tentunya sangat diskriminatif pada kaum yang lemah hal ini tentu merugikan Hak asasi manusia dari kaum yang lemah tersebut di bidang demokrasi karena tidak bisa berbuat apapun untuk menyuarakan suaranya. Walaupun kaum yang lemah tersebut bersuara tetapi tidak akan didengar oleh mereka yang memiliki kekuasaan tersebut
NPM : 2217051003
Kelas : C
Prodi : S1 Ilmu Komputer
Artikel tersebut melihat situasi HAM di Indonesia pada tahun 2019. Komnas HAM dan LBH Jakarta mencatat bahwa Indonesia masih memiliki problem dalam hal pelanggaran HAM dan konflik sumber daya alam di masa lalu. Dengan kelemahan proses hukum, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi gender, kegagalan pemerintah menghadirkan keadilan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu, dan pelanggaran HAM di Papua. Namun, ada perkembangan positif, seperti reformasi kunci Indonesia untuk melindungi hak asasi manusia, supremasi hukum dan keamanan publik, dan kembalinya gerakan mahasiswa ke kontrol sosial. Secara umum, lembaga dan pakar sepakat bahwa catatan HAM Indonesia pada 2019 masih buruk. Pelanggaran serius hak asasi manusia sebelumnya dan konflik atas sumber daya alam menjadi perhatian besar. Pembatasan kebebasan berbicara dan beragama, diskriminasi gender dan kegagalan pemerintah dalam memberikan keadilan bagi korban pelanggaran HAM juga menjadi sorotan. Pelanggaran hak asasi manusia dan eksekusi hukuman berat secara ilegal juga terus berlanjut di Papua. Namun, beberapa inisiatif reformasi yang diakui dilaksanakan, seperti ratifikasi perjanjian hak asasi manusia internasional dan kembalinya gerakan mahasiswa ke kontrol sosial. Meski masih banyak yang harus dilakukan, masih ada harapan untuk perbaikan di masa depan.
Analisis Soal
A. Menurut saya penegakan hak asasi manusia di indonesia masih jauh terutama pada tahun 2019 indonesia memiliki kemunduran dibidang penegakan HAM. Banyak kasus pelanggaran HAM tertutup oleh berita lain yang lebih menonjol sehingga pelanggaran ham kurang mendapat perhatian dari publik dan pelanggaran ham masih terus terjadi. Sementara itu hal positif yang bisa diambil adalah indonesia terus berupaya menegakkan HAM melalui ratifikasi semua perjanjian internasional tentang HAM. Hal ini diharapkan pada suatu saat indonesia akan benar benar merealisasikan penegakan HAM dengan sebaik baiknya tanpa diskriminasi.
B. Demokrasi indonesia yang diambil dari nilai adat istiadat asli masyarakat indonesia seperti gotong royong dan musyawarah mufakat. Hal ini diterapkan pada lembaga di indonesia seperti MPR dan DPR. Nilai adat asli masyarakat indonesia memberikan dampak positif bagi demokrasi indonesia.
Prinsip demokrasi indonesia yang berketuhanan yang maha esa menurut saya adalah hal yang benar karena kehidupan berdemokrasi dengan tidak melupakan Allah SWT yang terlibat dalam segala sendi kehidupan salah satunya adalah demokrasi. Nilai ketuhanan itu sejalan lurus dengan Nilai demokrasi karena demokrasi membuat keputusan dengan mempertimbangkan banyak hal dan pendapat dari berbagai macam orang sehingga keputusan yang diambil tidak gegabah dan merugikan salah satu pihak seperti nilai ketuhanan yang tidak menentang hati nurani manusia
C. Menurut saya praktik demokrasi indonesia saat ini masih kurang sesuai dengan pancasila dan UUD NRI 1945. jika kita melihat praktik demokrasi indonesia yang masih banyak kecurangan dalam pemilu dan partai mayoritas yang membungkam “mematikan mikrofon” ketika fraksi partai lainnya sedang menyampaikan kritiknya, hal ini tentu sangat tidak sesuai dengan sila ke 4 pancasila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan”.
D. Saya sangat menentang sikap anggota parlemen tersebut yang selalu mengatasnamakan rakyat tetapi pada kenyataannya untuk melaksanakan perintah dari ketua umum partai. Kebanyakan kebijakan yang dibuat pada akhirnya merugikan rakyat kecil dan menguntungkan bisnis dari sang ketua partai. Contohnya adalah kebijakan Cipta kerja yang ditentang oleh kaum buruh karena menguntungkan bagi sang investor dan merugikan hak hak pekerja di indonesia.
E. Saya juga sangat menentang hal ini karena kekuasaan kharismatik “menyebut dirinya anak atau cucu dari sang proklamator” menggerakan emosi rakyat kecil dengan membawa “Kebangsaan dan hak rakyat kecil” untuk merealisasikan tujuan yang ingin dicapai oleh segelintir orang. Kekuasaan seperti ini tentunya sangat diskriminatif pada kaum yang lemah hal ini tentu merugikan Hak asasi manusia dari kaum yang lemah tersebut di bidang demokrasi karena tidak bisa berbuat apapun untuk menyuarakan suaranya. Walaupun kaum yang lemah tersebut bersuara tetapi tidak akan didengar oleh mereka yang memiliki kekuasaan tersebut