Kiriman dibuat oleh Fernanda Pranata

NAMA : Fernanda Pranata
NPM : 2217051146
KELAS : A

Negara Republik Indonesia menganut sistem demokrasi yaitu bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya atau dapat artikan sebagai pemerintahan rakyat. Negara yang berupaya untuk mewujudkan demokrasi yang dinginkan maka perlu adanya perkembangan dinamika pemilihan umum. Pemilihan umum merupakan cerminan dari sistem demokrasi, demokrasi hakikatnya mengizinkan warga Negara berpartisipasi dalam menjalankan roda pemerintahan. Pemilihan umum ini merupakan jembatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdikari, karena pemimpin yang diseleksi dengan begitu ketat dan mempunyai harapan untuk Indonesia.

Kegiatan pemilihan umum ini telah tertuang didalam Pancasila pada sila ke-empat yaitu "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan". Oleh karena itu, nilai-nilai dalam sila keempat Pancasila merupakan bentuk dari demokrasi. Penerapan nilai-nilai pancasila sila keempat untuk kehidupan demokrasi dalam pemilihan umum di Indonesia dapat digunakan dengan mengutamakan musyawarah dan mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. Musyawarah untuk mencapai mufakat dilakukan secara kekeluargaan dan selalu menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
NAMA : Fernanda Pranata
NPM : 2217051146
KELAS : A

Berdasarkan analisis, demokrasi dikatakan berada dalam fase krisis. Kenapa demikian?, karena banyaknya alasan yang membuat demokrasi dilanda krisis, salah satunya yaitu rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus, penurunan jumlah keanggotaan partai politik, hingga regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan.

Demokrasi merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan secara prinsip komitmen seluruh lapisan masyarakat pada aturan main demokrasi. Demokrasi memfasilitasi masyarakat untuk beropini atau berpendapat dan demokrasi juga dipandang sebagai alat efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik. Demokrasi itu memang tempat orang berisik, selagi konteksnya masih dalam porsi demokrasi yang prosedural itu tidak menjadi permasalahan tetapi masih banyak negara yang menganut sistem ini. Dengan alasan, negara dengan sistem demokrasi yang baik dapat mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang.