Kiriman dibuat oleh Muhammad Heru

NAMA : Muhammad Heru

NPM : 2217051071

KELAS : D

PRODI : S1 Ilmu Komputer

Analisis :
Artikel tersebut membahas tantangan yang dihadapi dalam penegakan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019. Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa meskipun terdapat beberapa kemajuan dalam perlindungan HAM, namun masih terdapat banyak masalah yang perlu diatasi seperti pembatasan kebebasan berekspresi, diskriminasi terhadap kelompok minoritas, serta peningkatan kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan.

Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa adanya revisi UU KPK dan UU ITE yang dinilai dapat mengancam kebebasan berekspresi dan hak asasi manusia. Selain itu, juga disebutkan bahwa pemilihan umum seringkali diwarnai dengan politik uang dan kekerasan yang merugikan hak rakyat untuk memilih secara bebas dan adil.

Analisis Soal:

A. Isi artikel tersebut membahas kondisi hak asasi manusia di Indonesia yang buruk pada tahun 2019, dengan banyak pelanggaran dan kurangnya akuntabilitas. Namun, terdapat perkembangan positif seperti komitmen Indonesia untuk meratifikasi konvensi hak asasi manusia internasional dan aktivisme kelompok masyarakat sipil. Hal ini menunjukkan adanya harapan untuk memperbaiki kondisi hak asasi manusia di Indonesia.

B. Demokrasi Indonesia memiliki akar budaya kuat dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia, seperti gotong royong dan musyawarah untuk mufakat. Prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa mencerminkan nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat. Namun, prinsip ini harus diimbangi dengan prinsip kebebasan beragama dan kebebasan berpikir.

C. Praktik demokrasi Indonesia saat ini masih memiliki tantangan dalam memenuhi prinsip-prinsip Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Masih terjadi pelanggaran hak asasi manusia, praktik diskriminatif, dan masalah akuntabilitas pemerintah. Namun, terdapat juga perkembangan positif seperti kebebasan pers dan partisipasi aktif masyarakat.

D. Kondisi di mana anggota parlemen melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat adalah masalah serius dalam demokrasi. Anggota parlemen seharusnya memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjalankan tugas dengan integritas dan akuntabilitas.

E. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik harus bertanggung jawab dan tidak mengeksploitasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas. Dalam era demokrasi dewasa saat ini, pemerintah harus menjalankan tanggung jawab dengan integritas, menghindari penggunaan kekuasaan yang tidak jelas, dan memastikan hak asasi manusia dihormati dan dilindungi.

menurut saya,kondisi hak asasi manusia di Indonesia masih memerlukan perbaikan, terutama dalam hal penegakan hukum dan akuntabilitas untuk pelanggaran masa lalu. Demokrasi Indonesia juga masih perlu terus diperkuat dengan meningkatkan transparansi, partisipasi masyarakat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kesetaraan. Penting untuk memastikan bahwa kekuasaan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, dan bahwa keputusan yang diambil selalu berdasarkan pada aspirasi dan kebutuhan nyata masyarakat. Hak asasi manusia harus menjadi pijakan utama dalam pembentukan kebijakan dan tindakan pemerintah.
NAMA : Muhammad Heru

NPM : 2217051071

KELAS : D

PRODI : S1 Ilmu Komputer

Geopolitik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara kebijakan negara dengan faktor geografi dan wilayah. Dalam konteks Indonesia, konsep geopolitik mengedepankan kesatuan bangsa dalam suatu wilayah yang diatur berdasarkan Pancasila sebagai ideologi nasional. Konsep ini didasarkan pada prinsip wawasan Nusantara, yang merupakan pandangan nasional yang bersumber dari Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia.

Wawasan Nusantara merupakan konsep yang mengutamakan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah Indonesia. Konsep ini meliputi beberapa cara pandang terhadap kepulauan Nusantara, yaitu sebagai kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Dalam hal politik, wawasan Nusantara menekankan pentingnya menjaga kesatuan politik negara Indonesia di seluruh wilayahnya.

Dalam aspek ekonomi, wawasan Nusantara mengakui potensi ekonomi yang dimiliki oleh setiap pulau di Indonesia, serta pentingnya membangun koneksi dan kerja sama ekonomi antarwilayah. Selain itu, wawasan Nusantara juga mengakui keanekaragaman sosial budaya di Indonesia, yang menjadi kekayaan dan identitas bangsa. Prinsip ini mengajarkan pentingnya menghormati dan memelihara keragaman budaya dalam upaya membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

Aspek pertahanan dan keamanan juga menjadi bagian penting dari wawasan Nusantara. Mengingat letak geografis Indonesia yang strategis dan memiliki perairan luas, menjaga keamanan dan pertahanan wilayah laut dan udara sangat penting. Konsep ini mendorong pembangunan kekuatan pertahanan yang tangguh dan menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, Indonesia memiliki beberapa keunggulan yang mempengaruhi geopolitiknya. Pertama, jumlah penduduk yang besar menjadi potensi besar dalam hal sumber daya manusia dan pasar domestik yang luas. Kedua, keanekaragaman sosial budaya di Indonesia menciptakan keragaman ide, inovasi, dan kreativitas dalam berbagai sektor kehidupan. Hal ini dapat menjadi kekuatan dalam membangun bangsa yang majemuk. Ketiga, letak geografis Indonesia yang strategis memberikan keuntungan dalam hal hubungan ekonomi dan politik dengan negara-negara tetangga dan jalur perdagangan internasional.

Secara keseluruhan, geopolitik Indonesia didasarkan pada konsep wawasan Nusantara yang mengutamakan kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah, serta mempertimbangkan faktor geografis dan keanekaragaman sosial budaya. Prinsip ini diatur dalam UUD Negara RI 1945 dan mencakup aspek politik, hukum, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Keunggulan Indonesia seperti jumlah penduduk yang besar, keanekaragaman sosial budaya, dan letak geografis yang strategis menjadi faktor yang mempengaruhi geopolitik Indonesia