Posts made by Kerina Bakarudin

Nama: Kerina Bakarudin
NPM: 2217051027
Kelas: B

1. Eka membaca koran Radar kegemarannya, sementara menunggu temannya di ruang seminar.
2. Kustiami selalu membawa banyak oleh-oleh saat kembali dari rumah anak perempuannya.
3. Saya mengirimkan sebuah kamus bahasa Lampung kepada Iqbal.
4. Pak Fuad meminta mahasiswa yang ingin menonton pertunjukan menghubungi beliau yang merupakan dosen senior matakuliah seni pertunjukan di kampus hijau.
5. Indonesia merupakan kepulauan yang terdiri atas beribu-ribu pulau kecil.
6. Marilah kita bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat Lampung.
7. Ibu Prof. Dr. Sakhira, M.Si, meminta para mahasiswa yang ingin menonton pertunjukan konser menghubungi beliau.
8. Masalah ini muncul karena perilakunya yang kurang sopan pada orang tua dan orang yang lebih tua.
9. Penulis menghaturkan terima kasih kepada Prof. Dr. Nadya Amalia karena atas bimbingannya, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
10. Saran yang diberikan akan saya pertimbangkan dengan baik.
Nama: Kerina Bakarudin
NPM: 2217051027
Kelas: B

Pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya bertujuan menjadikan warga negara yang cerdas
dan baik serta mampu mendukung
keberlangsungan bangsa dan negara. Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter bangsa Indonesia yang partisipatif, bertanggung jawab, kritis, demokratis, dan berintegritas. Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan agar
dapat menerapkan demokrasi, hak asasi
manusia (HAM) dan masyarakat madani.

Demokrasi secara terminologi berarti pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi dapat digolongkan menjadi
dua macam yaitu demokrasi langsung dan tidak
langsung.Pemahaman mengenai demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya dimengerti. Demi terciptanya proses demokrasi,
setelah terbentuknya sebuah pemerintahan
demokratis lewat mekanisme pemilu
demokratis, negara berkewajiban untuk
membuka saluran-saluran demokrasi baik
secara formal melalui Dewan Perwakilan
Rakyat (DPR) dan partai politik, dan juga saluran-saluran non formal seperti fasilitas-fasilitas umum, dan media sosial sebagai saran komunikasi. Sarana ini dapat digunakan oleh semua warga
negara untuk menyalurkan pendapatnya secara
bebas dan aman.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) pertama kalinya dikemukakan oleh John Locke,
yang menjelaskan bahwa hak asasi manusia
adalah hak- hak yang diberikan langsung oleh
Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai sesuatu
yang bersifat kodrati. Karena sifatnya yang
demikian, maka tidak ada kekuasaan apapun
di dunia yang dapat mencabut hak asasi setiap
manusia. Di dalam HAM terdapat empat prinsip
dasar HAM yaitu; 1)kebebasan, 2)
kemerdekaan, 3) persamaan dan 4) keadilan.

Pendidikan kewarganegaraan diharapkan dapat menjadi wadah bagi prinsip-prinsip demokrasi yang bersumber dari
Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa yang diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia.
Nama: Kerina Bakarudin
NPM: 2217051027
Kelas: B

Berdasarkan video tersebut, topik yang dibahas adalah hakekat dan pentingnya PKn di Perguruan Tinggi yang mana memiliki poin-poin yaitu:
1. Pengertian PKn
Kata kewarganegaraan berasal dari kata warga negara yang berarti anggota dari suatu negara. Pelajaran PKn bertujuan untuk melatih diri kita untuk mencintai tanah air serta berani berkorban demi bangsa dan negara. Selain itu, PKn juga melatih kita untuk berpikir kritis, analitis, dan demokratis berdasarkan Pancasila.

2. Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan
a. Pancasila, sebagai dasar negara.
b. Pembukaan UUD 1945
c. Batang Tubuh UUD 1945 Khususnya pada Pasal 27 Ayat 3 tentang bela negara, Pasal 30 ayat 1 tentang pertahanan dan keamanan, dan Pasal 31 Ayat 1 tentang pendidikan.
d. UU Nomor 20 tahun 1982
e. UU Nomor 20 tahun 2003
f. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 tahun 2006

3. Sumber historis pendidikan kewarganegaraan Indonesia sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka. Sumber sosiologis memperlukan masyarakat untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan negara. Sedangkan sumber politik, yaitu dimuatnya dokumen kurikulum PKn sejak tahun 1957 sampai tahun 2013.

4. Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKn
PKn perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan perkembangan iptek untuk membangun negara. Masa depan PKn sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.

Berdasarkan video tersebut, dapat disimpulkan bahwa PKn di Perguruan Tinggi sangat penting untuk menciptakan rasa mencintai tanah air dan rela berkorban demi bangsa Indonesia. PKn juga sebagai pedoman kita dalam berkewarganegaraan dan membangun negara kita tercinta.