གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Reffa Hibatullah

Nama : Reffa Hibatullah
NPM : 2217051157
Kelas : B
Prodi : S1 Ilmu Komputer

A. Isi artikel tersebut dalam rangka penegakan HAM masih sangat tidak baik, contohnya adalah masih banyaknya pelanggaran HAM yang dilakukan aparat keamanan namun tidak diproses dengan adil, adanya pembatasan dalam kebebasan berekspresi dan beragama, masih banyaknya diskiriminasi gender, gagalnya pemerintah dalam memulihkan para korban pelanggaran HAM, banyak pelanggaran HAM di Papua, dan banyak hukuman kejam yang dijatuhkan baik melalui vonis mati maupun tindakan eksekusi hukum di luar pengadilan. Hal ini menandakan penegakan HAM di Indonesia sendiri belum bisa dikatakan baik, namun Indonesia tetap berusaha sebaik mungkin untuk meningkat penegakan HAM. Salah satunya adalah dengan meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan meratifikasi konvesi salah satunya perlindungan semua orang dari penghilangan paksa. Dan adanya pergerakan para mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara.

Hal positif yang dapat diambil adalah bahwa walaupun penegakan HAM di Indonesia belum dapat dikatakan baik secara kemanusiaan dan keadilan, namun Indonesia tetap berusaha untuk melakukan langkah-langkah reformasi yang berfungsi untuk memastikan perlindungan HAM menjadi lebih baik, menegakkan reformasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.

B. Analisis saya mengenai demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia adalah bahwa demokrasi nya menjadi memiliki keunikan dan kekhasan sendiri karena kaya akan keragaman budaya dan tradisi yang akhirnya diperlukannya untuk menghormati dan menerapkan nilai-nilai adat istiadat dalam sistem demokrasi. Dan dengan demokrasi mengambil nilai-nilai adat istiadat memungkinkan masyarakat untuk berpatisipasi secara inklusif dan memperhatikan kebutuhan beragam kelompok masyarakat dalam proses pengambilan keputusan agar keputusan tersebut sesuai kepentingan bersama.

Menurut saya mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa adalah sangat penting, karena ini menunjukkan bahwa adanya pengakuan terhadap pluralitas agama dan keberadaan Tuhan sebagai sumber nilai dan keadilan. Serta prinsip ini juga dapat menjadi landasan akan penghormatan terhadap HAM, kebebasam dalam beragama, dan pengakuan terhadap keberagaman agama yang ada di Indonesia.

C. Menurut saya praktik demokrasi Indonesia masih memiliki kekurangan untuk sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai HAM. Walau terdapat beberapa kemajuan dalam menerapkan prinsip-prinsip Pancasila dan UUD NRI 1945 namun masih terdapat permasalahan yang perlu diatasi. Contohnya adalah kebebasan berpendapat masyarakat yang selalu dibatasi dan diabaikan, masih banyaknya diskriminasi pada gender dan hak perempuan, serta pelanggaran hak-hak minoritas. Sehingga menandakan bahwa masih kurangnya penerapan prinsip Pancasila dan UUD NRI pada praktik di Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai HAM.

D. Sikap saya adalah dengan melakukan pelaporan akan hal yang telah dilakukan dan memantau kinerja mereka, berpartisipasi dalam pemilu dan teliti dalam memilih calon pemimpin kedepannya, serta membangun kesadaran pada masyarakat untuk dapat melihat pemimpin yang dapat menjunjung tinggi kepentingan masyarakat dalam proses politik dan tidak demi kepentingannya sendiri.

E. Menurut saya mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat bahkan menjadikannya tumbal untuk tujuan yang tidak jelas adalah hal yang sangat tidak berperikemanusaian dan memiliki kaitan dengan HAM di era demokrasi saat ini. Yang dimana saat ini banyak sekali pihak-pihak yang menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingannya sendiri dan merugikan serta mengabaikan HAM orang lain.

Saat ini sangat penting untuk memberikan perlindungan HAM kepada para masyarakat dan masyarakat pun harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk berperan aktif dalam demokrasi dengan memantau pihak-pihak yang berkuasa. Dan lembaga penegakan hukum pun perlu melindungi dan menegakkan HAM para masyarakat sehingga tidak akan terjadi pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat masyarakat.
Nama : Reffa Hibatullah
NPM : 2217051157
Kelas : B
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Berikut analisis saya dari video yang berjudul “Wawasan Nusantara Documentary” :

Wawasan berasal dari kata wawas yang berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi, dan mawas yang berarti memandang, meninjau atau melihat. Lalu wawasan nusantara sendiri adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi laut, darat, udara sebagai sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan Nusantara bertujuan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi dan kesatuan dalam segala aspek kehidupan masyarakat dalam mengambil keputusan.

Wawasan nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman atau motivasi dalam memnentukan segala kebijakan dan keputusan bagi penyelenggara negara baik dari pusat maupun daerah dan bagi seluruh rakyat Indonesia. Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk membuat persepsi yang sama bagi seluruh rakyat Indonesia. Perbedaan persepsi dan pendapat antar kelompok dalam konteks sosiologi, politis, dan demokrasi adalah hal yang wajar, bahkan diharapkan dengan adanya perbedaan tersebut dapat menghasilkan masyarakat yang dinamis, kreatif, dan sinergis untuk menciptakan integrasi.

Latar belakang historis wawasan nusantara diawali dengan bangsa Indonesia memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara berdasarkan Deklarasi Djuanda ke forum internasional agar mendapat pengakuan dari negara lain. Latar belakang sosiologis wawasan nusantara diawali dengan masyarakat Indonesia yang memandang wilayah satu kesatuan namun seiring tuntutan dan perkembangan, konsepsi wawasan nusantara mencakup akan satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.
Nama : Reffa Hibatullah
NPM : 2217051157
Kelas : B
Prodi : S1 Ilmu Komputer

1. Tanggapan saya terhadap berita pada artikel di atas adalah sangat sedih akan perseteruan yang terjadi antara Indonesia dan Timor Leste di perbatasan antar kedua negara. Keadaan yang diawali karena konflik antara warga Nelu, Indonesia dan warga Leolbatan, Timor Leste karena Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste membangun jalan di dekat perbatasan Indonesia-Timor Leste, yang dimana seharusnya jalan tersebut tidak boleh dikuasai secara sepihak oleh kedua pihak karena itu adalah zona bebas yang telah disepakati dengan nota kesepahaman diantara kedua negara.. Menurut saya hal tersebut sangatlah tidak baik dan bagi pemerintah Timor Leste sendiri yang telah membangun jalan yang hingga merusak fasilitas dari penjagaan perbatasan milik Indonesia bahkan sembilan kuburan orang-orang tua warga Nelu.
Hal positif yang dapat diambil dari artikel diatas adalah :
• Diperlukannya kesadaran di antara kedua negara baik pemerintahan maupun warga negaranya untuk dapat menghindari hal-hal yang dapat memicu konflik.
• Kedua negara perlu mengantisipasinya dengan menganalisis langkah-langkah yang tepat untuk mencegah terjadinya konflik kedepannya.
• Membangun diplomasi dan dialog yang kuat antara Indonesia dan Timor Leste untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dan memperkuat hubungan bilateral.

2. Menurut saya jika negara Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, maka negara Indonesia tidak akan memiliki pandangan akan wilayah-wilayah kepulauan di Indonesia, dan hal ini tidak hanya mencakup wilayah nya saja namun mencakup juga aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, keamanan, lingkungan, dan pertahanan negara.
Yang akan terjadi bila negara Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara adalah :
• Tidak memiliki kepahaman akan seluruh wilayah yang ada di Indonesia baik batas-batasnya, sumber daya alam, dan karakteristik geografisnya.
• Berpotensi adanya sengketa di perbatasan karena konsepsi wawasan nusantara sendiri membantu dalam menentukan dan menjaga batas-batas negara dengan negara tetangga.
• Memiliki kelemahan dalam pertahanan dan keamanan dikarenankan tanpa pemahaman yang kuat akan wilayah dan ancaman potensial, negara mungkin akan mengalami kelambatan dalam merencanakan dan melaksanakan kebijakan pertahanan, pengawasasn perbatasan, dan pengendalian terhadap ancaman.

3. Konsepsi wawasan nusantara memiliki peran penting dalam mencegah konflik karena dengan konsepsi wawasan nusantara dapat menyelesaikan permasalahan delimitasi dan demrkasi batas wilayah dengan negara tetangga. Dan dengan konsepsi wawasan nusantara dapat mendorong diplomasi dan kerjasama dengan negara tetangga, sehingga upaya bersama ini dapat mengatasi permasalahan yang muncul di perbatasan dan mencegah konflik yang berkepanjangan. Serta konsepsi wawasan nusantara juga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian, kerjasama, dan menghargai terhadap keragaman budaya antar kedua negara,